CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Catra Cendekia

50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah

Penulis: Siswantini Suryandari 10 Okt 2026 2 menit baca
Diperbarui Oktober 10, 2026
Sebanyak 2 762 perusahaan atau 504 persen dari total 5 476 perusahaan yang mengikuti program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup proper 20242025 masih memperoleh peringkat merah
PENILAIAN: Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) sangat penting untuk menilai perusahaan bertanggungjawab terhadapl lingkungan. (Sumber: dok Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH)
Bagikan:
0

catrawarta.com - Sebanyak 2.762 perusahaan atau 50,4 persen dari total 5.476 perusahaan yang mengikuti Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2024/2025 masih memperoleh Peringkat Merah.

Hasil evaluasi tersebut menunjukkan masih besarnya tantangan untuk mendorong perusahaan meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan, dari sekadar memenuhi ketentuan dasar menjadi praktik yang melampaui standar yang diwajibkan.

Dari total perusahaan yang dinilai, sebanyak 2.265 perusahaan atau 41,4 persen memperoleh Peringkat Biru. Sementara itu, 253 perusahaan (4,6 persen) meraih Peringkat Hijau dan 39 perusahaan (0,7 persen) mendapatkan Peringkat Emas.

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

Mendorong Peningkatan Kinerja

Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Udara Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Edward Nixon Pakpahan, mengatakan PROPER tidak hanya berfungsi sebagai instrumen penilaian kepatuhan perusahaan terhadap regulasi lingkungan, tetapi juga mendorong peningkatan kinerja lingkungan secara berkelanjutan.

“PROPER tidak hanya digunakan untuk menilai ketaatan perusahaan, tetapi juga mendorong perusahaan menghasilkan kinerja lingkungan di atas standar yang diwajibkan. Melalui pendekatan beyond compliance, perusahaan didorong mengembangkan inovasi dalam pengurangan emisi, efisiensi penggunaan energi dan air, pengelolaan limbah, serta program yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Nixon, Jumat (9/10/2026).

Infographic showing shift from old pollution focused management to process and life cycle assessment lca what if lca viewed as future lens
LINGKUNGAN: PROPER sangat penting untuk menilai produk perusahaan terhadap masalah lingkungan. (Sumber: Dok Kementerian Kehutanan)

Ia juga mengingatkan bahwa ketentuan dalam penilaian PROPER semakin tegas. Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Nomor 7 Tahun 2025, peserta PROPER yang dikenai sanksi administratif selama proses pemeringkatan akan memperoleh Peringkat Merah, baik dalam penilaian ketaatan maupun kategori di atas ketaatan.

Di sisi lain, pelaksanaan PROPER juga mencatat hasil dalam pengurangan emisi dan efisiensi sumber daya. Pada pelaksanaan PROPER 2025, reduksi emisi gas rumah kaca tercatat mencapai 117,6 juta ton CO₂e, efisiensi energi sebesar 812,65 juta gigajoule (GJ), serta penghematan penggunaan air sebanyak 207,79 juta meter kubik.

Mengurangi Dampak Industri

Capaian tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan dapat berkontribusi terhadap efisiensi operasional perusahaan sekaligus mengurangi dampak aktivitas industri terhadap lingkungan.

Sejak pertama kali dilaksanakan pada 1997 dengan cakupan 85 industri, PROPER terus berkembang hingga mencakup 5.476 perusahaan. Pada 2026, jumlah peserta ditargetkan meningkat menjadi 6.070 perusahaan.

Aspek penilaian PROPER juga mencakup berbagai bidang, mulai dari pengendalian pencemaran air dan udara, pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), hingga pelaporan lingkungan secara elektronik melalui Sistem Informasi Pelaporan Elektronik Lingkungan Hidup (SIMPEL).

Melalui PROPER 2026, KLH/BPLH mendorong dunia usaha agar tidak memandang kepatuhan lingkungan semata-mata sebagai kewajiban administratif, melainkan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan bisnis yang mampu mengurangi dampak ekologis dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tags:
#isu lingkungan #kementerian lingkungan hidup #peringkat merah #perusahaan peserta proper #PROPER
Siswantini Suryandari
PenulisSiswantini Suryandari
Jurnalis senior, alumi Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada
Sketched-style portrait of a man with glasses, smiling, outdoors with palm trees in the background.
EditorWicaksana
Jurnalis senior, tinggal di Yogyakarta.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Catra Cendekia

Mengenal Syukur Mandar, Aktivis dan Akademisi Memimpin Gerakan Oposisi

Siswantini Suryandari • 26 Jul 2026
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Catra Cendekia

JIS Menang di Bentley YII Awards 2026, Unggulkan Rekayasa Struktur Atap

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Catra Cendekia

Polemik Pendidikan Gibran, Bagaimana Sistem PEI di Singapura?

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Catra Cendekia

Singkong-APP, Inovasi BRIN untuk Tekan Bara Tersembunyi di Lahan Gambut

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Catra Cendekia

Pemerintah Kaji Kembali Aturan Siswa Tidak Naik Kelas, Berlaku Mulai 2027

Siswantini Suryandari • 7 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Selama 15 tahun pilot berkostum bangau menggunakan pesawat ultraringan untuk mengajari anak anak bangau amerika whooping crane bermigrasi dari wisconsin menuju florida amerika serikat
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Jakarta international stadium jis meraih penghargaan internasional kategori structural engineering dalam ajang bentley year in infrastructure yii awards 2026 di singapura rabu 7102026
Catra Cendekia

JIS Menang di Bentley YII Awards 2026, Unggulkan Rekayasa Struktur Atap

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Man in a white shirt speaking into a microphone with red and white flags in the background
Catra Cendekia

Polemik Pendidikan Gibran, Bagaimana Sistem PEI di Singapura?

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Brin mengembangkan singkong app formulasi retardan api berbahan pati singkong dan amonium polifosfat app yang ditujukan untuk membantu menangani kebakaran lahan gambut
Catra Cendekia

Singkong-APP, Inovasi BRIN untuk Tekan Bara Tersembunyi di Lahan Gambut

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Classroom scene with a teacher in a hijab addressing attentive students in white uniforms at wooden desks Posters line the turquoise wall in a bright room
Catra Cendekia

Pemerintah Kaji Kembali Aturan Siswa Tidak Naik Kelas, Berlaku Mulai 2027

Siswantini Suryandari • 7 Okt 2026
Seorang perupa seni kriya junian akbar avero mengungkapkan kekecewaannya setelah mengetahui karya berjudul pencerah batin yang dipamerkan di museum tahir solo mengalami perubahan judul dan nama pencipta
Catra Cendekia

Karya Seni Junian Akbar Avero di Museum Tahir Solo Berganti Judul dan Nama Pencipta

Siswantini Suryandari • 1 Okt 2026
Temuan flora baru clerodendrum ismaili h Sant  sudarmono
Catra Cendekia

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Temukan Flora Baru, Tambah Kekayaan Hayati

Mutia • 30 Sep 2026
Kemenkes ri menurunkan syarat kecukupan satuan kredit profesi skp bagi dokter dan dokter spesialis dari 250 menjadi 160 skp dalam periode lima tahun
Catra Cendekia

Syarat SKP Dokter Turun dari 250 Jadi 160, Ini Penjelasan Kemenkes

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
0
Follow us on
Up Next: Ilustrasi destinasi wisata Tren Positif Pariwisata, Kemenpar Klaim RI Catat Pertumbuhan Wisatawan di Tengah Dinamika Geopolitik 
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network