catrawarta.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa penanganan kasus temuan fasilitas sel mewah atau klaster mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong tidak akan berhenti sekadar pada penjatuhan sanksi administratif.
Yusril membuka lebar pintu bagi aparat penegak hukum, mulai dari Kepolisian, Kejaksaan, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk turut serta menyelidiki potensi tindak pidana korupsi yang melatarbelakangi fasilitas mewah tersebut.
“Silakan pihak kepolisian mengambil ataupun KPK, sekiranya ada korupsi atau kejaksaan juga punya kewenangan menyidik di bidang korupsi, mengambil langkah hukum seperti itu,” ujar Yusril dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Kumhamimipas, Jakarta, pada Jumat, 9 Oktober 2026.
Beri Dukungan Penuh
Ia juga memastikan bahwa pemerintah siap memberikan dukungan penuh serta apresiasi atas setiap langkah hukum yang diambil oleh lembaga penegak hukum terkait.
“Kami akan mengapresiasi langkah-langkah hukum yang ditempuh oleh aparat penegak hukum,” imbuhnya.
Langkah tegas ini diambil menyusul pencopotan Kalapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, serta penjatuhan sanksi terhadap 16 Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya di lingkungan lapas tersebut.
Menurut Yusril, sanksi administratif dan pencopotan jabatan tidak serta-merta menghapuskan potensi jerat hukum pidana bagi pihak-pihak yang terbukti terlibat.
Terbuka untuk Investigasi
“Begitu pun terhadap Kalapas sendiri yang sudah diberhentikan, itu tidak menutup sama sekali kemungkinan untuk dilakukan investigasi secara pidana kalau memang ada bukti-bukti permulaan yang cukup,” lanjutnya.
Skandal fasilitas klaster mewah di Lapas Cibinong ini turut menyeret nama influencer Indra Kesuma alias Indra Kenz.
Baru saja menikmati kebebasan bersyarat sejak 24 September 2026 lalu, terpidana kasus investasi bodong Binomo itu harus kembali mendekam di balik jeruji besi setelah hasil investigasi kementerian mendapatinya terlibat dalam fasilitas eksklusif tersebut.









