CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Catra Cendekia

Selamat Datang Super Flu!

Penulis: Wicaksana 9 Jan 2026 2 menit baca
Diperbarui Januari 9, 2026
Flu 3
Super flu - varian lain dari virus influenza.
Bagikan:
0

catrawarta.com - Virus yang berasal dari keluarga influenza kembali mendatangi Indonesia. Kali ini mengusung nama baru, super flu. Masyarakat tentu was-was tetapi tak perlu panik. Varian tersebut tidak seperti Covid-19.”Kendati namanya super flu, sejatinya masih berasal dari keluarga influenza namun memiliki karakteristik varian baru,” ungkap Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Farindira Vesti Rahmasari PhD.

Ia menuturkan, istilah super flu merujuk pada varian baru virus influenza yang pertama kali teridentifikasi di Amerika Serikat. Hal itu berdasarkan laporan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pada Agustus 2025.

Super flu, jelas Farindira, sebenarnya merupakan varian lain dari virus influenza. Virus tersebut termasuk influenza tipe A dengan subtipe H3N2, tetapi yang membedakan adalah munculnya subklade baru, yakni K, yang sebelumnya belum banyak ditemukan.

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

Laporan Temuan Super Flu Kementerian Kesehatan menurutnya juga telah melaporkan temuan kasus super flu. Hingga Desember 2025, tercatat sebanyak 62 kasus terkonfirmasi, meski jumlah tersebut belum menunjukkan lonjakan seperti yang terjadi di negara lain. “Kemunculan varian baru influenza merupakan proses alamiah akibat mutasi virus. Mutasi dapat terjadi melalui perubahan genetik kecil atau antigenic drift, maupun melalui pertukaran materi genetik antarvirus yang berasal dari manusia dan hewan,” papar Farindira.

Dosen umy farindira vesti rahmasari phd
Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dr Farindira Vesti Rahmasari PhD. (Foto: dok UMY)

Kecuali faktor mutasi, kondisi pasca pandemi Covid-19 juga berkontribusi pada meningkatnya penyebaran influenza. Selama pandemi, paparan virus influenza relatif menurun. Pencabutan pembatasan mendorong penyebaran lebih luas dan cepat.

Secara klinis, super flu menunjukkan gejala mirip influenza pada umumnya, tetapi dengan tingkat keparahan lebih tinggi. Pasien dapat mengalami demam tinggi, nyeri otot hebat, kelelahan ekstrem, serta durasi sakit yang lebih panjang.

Kelompok Rentan Terpapar “Gejalanya hampir sama, tetapi cenderung lebih berat. Demam bisa tinggi, nyeri otot lebih terasa, tubuh sangat lemas, dan masa pemulihan bisa berlangsung lebih dari dua minggu. Risiko komplikasinya juga lebih besar,” kata dr. Farindira.Kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, serta individu dengan penyakit penyerta seperti diabetes, penyakit jantung, ginjal, dan gangguan paru-paru memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi berat akibat infeksi super flu.

Ia menekankan pentingnya vaksinasi influenza untuk menurunkan risiko sakit berat dan komplikasi. Selain itu, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat tetap menjadi kunci utama guna pencegahan.Seperti ketika pandemi Covid-19, ia menyarankan menggunakan masker saat sakit, rajin mencuci tangan, istirahat yang cukup, serta jaga daya tahan tubuh.

Tags:
#Dokter #Flu #Kesehatan #Muhammadiyah #Super
Sketched-style portrait of a man with glasses, smiling, outdoors with palm trees in the background.
PenulisWicaksana
Jurnalis senior, tinggal di Yogyakarta.
EditorYuliantoro
Alumni Sosiologi UGM (1995), jurnalis dan penulis yang menekuni isu sosial, budaya, dan kebijakan publik.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Catra Cendekia

Mengenal Syukur Mandar, Aktivis dan Akademisi Memimpin Gerakan Oposisi

Siswantini Suryandari • 26 Jul 2026
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Catra Cendekia

50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Catra Cendekia

JIS Menang di Bentley YII Awards 2026, Unggulkan Rekayasa Struktur Atap

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Catra Cendekia

Polemik Pendidikan Gibran, Bagaimana Sistem PEI di Singapura?

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Catra Cendekia

Singkong-APP, Inovasi BRIN untuk Tekan Bara Tersembunyi di Lahan Gambut

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Selama 15 tahun pilot berkostum bangau menggunakan pesawat ultraringan untuk mengajari anak anak bangau amerika whooping crane bermigrasi dari wisconsin menuju florida amerika serikat
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Sebanyak 2 762 perusahaan atau 504 persen dari total 5 476 perusahaan yang mengikuti program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup proper 20242025 masih memperoleh peringkat merah
Catra Cendekia

50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Jakarta international stadium jis meraih penghargaan internasional kategori structural engineering dalam ajang bentley year in infrastructure yii awards 2026 di singapura rabu 7102026
Catra Cendekia

JIS Menang di Bentley YII Awards 2026, Unggulkan Rekayasa Struktur Atap

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Man in a white shirt speaking into a microphone with red and white flags in the background
Catra Cendekia

Polemik Pendidikan Gibran, Bagaimana Sistem PEI di Singapura?

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Brin mengembangkan singkong app formulasi retardan api berbahan pati singkong dan amonium polifosfat app yang ditujukan untuk membantu menangani kebakaran lahan gambut
Catra Cendekia

Singkong-APP, Inovasi BRIN untuk Tekan Bara Tersembunyi di Lahan Gambut

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Classroom scene with a teacher in a hijab addressing attentive students in white uniforms at wooden desks Posters line the turquoise wall in a bright room
Catra Cendekia

Pemerintah Kaji Kembali Aturan Siswa Tidak Naik Kelas, Berlaku Mulai 2027

Siswantini Suryandari • 7 Okt 2026
Seorang perupa seni kriya junian akbar avero mengungkapkan kekecewaannya setelah mengetahui karya berjudul pencerah batin yang dipamerkan di museum tahir solo mengalami perubahan judul dan nama pencipta
Catra Cendekia

Karya Seni Junian Akbar Avero di Museum Tahir Solo Berganti Judul dan Nama Pencipta

Siswantini Suryandari • 1 Okt 2026
Temuan flora baru clerodendrum ismaili h Sant  sudarmono
Catra Cendekia

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Temukan Flora Baru, Tambah Kekayaan Hayati

Mutia • 30 Sep 2026
0
Follow us on
Up Next: Kondangan Boleh Diwakilkan, Beda dengan Pilkada
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network