CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Catra Wisata

Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 di Yogyakarta, Angkat Kuliner sebagai Daya Tarik Wisata

Penulis: Siswantini Suryandari 3 Okt 2026 4 menit baca
Keragaman kuliner indonesia menjadi salah satu kekuatan dalam pengembangan pariwisata Potensi tersebut kembali diangkat kementerian pariwisata melalui program wonderful indonesia gastronomy wig 2026
PEMBUKAAN: Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana membuka WIG Talks 2026 di Grand Hotel De Djokja, Yogyakarta, Jumat (2/10/2026). (Sumber: Dok Kementerian Pariwisata)
Bagikan:
0

catrawarta.com - Keragaman kuliner Indonesia menjadi salah satu kekuatan dalam pengembangan pariwisata. Potensi tersebut kembali diangkat Kementerian Pariwisata melalui program Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) 2026.

Agenda tersebut digelar secara safari di sejumlah daerah. Setelah sebelumnya berlangsung di Pura Mangkunegaran, Solo, rangkaian program tersebut berlanjut ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat (2/10/2026).

Di Yogyakarta, WIG menghadirkan WIG Talks, Artisan Market, serta berbagai kegiatan yang mempertemukan kekayaan gastronomi Indonesia dengan pelaku industri dan pasar.

Baca Juga
5 artikel
  1. Catra Wisata Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya  →
  2. Catra Wisata Tren Positif Pariwisata, Kemenpar Klaim RI Catat Pertumbuhan Wisatawan di Tengah Dinamika Geopolitik  →
  3. Catra Wisata Jagad Bambu Nusantara Lengkapi Paket Wisata Gerobak Sapi →
  4. Catra Wisata Dari Erupsi Anak Krakatau hingga Kebakaran Sade, Kemenpar Perkuat Mitigasi Pariwisata →
  5. Catra Wisata Desa Wisata Krebet Jadi Destinasi Edutrip Unggulan Kemenpar →

Bertemunya Berbagai Komunitas

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana membuka WIG Talks 2026 di Grand Hotel De Djokja, Yogyakarta, Jumat (2/10/2026).

Forum tersebut menghadirkan 22 pembicara dalam lima sesi diskusi dan satu sesi ulasan buku. Antusiasme peserta disebut cukup tinggi hingga jumlah kehadiran melampaui target 300 orang.

”Kita mempertemukan pemerintah, pelaku industri, chef, praktisi, akademisi, dan komunitas untuk membicarakan gastronomi dari berbagai sisi, sebagai identitas dan penggerak sosial-ekonomi, bagaimana warisan kuliner dapat berkembang menjadi bisnis, potensi wisata gastronomi, hingga bagaimana rasa dan cerita Indonesia dapat dibangun menjadi narasi global,” kata Widiyanti.

Menurut Widiyanti, wisata gastronomi tidak sekadar menghadirkan pengalaman mencicipi makanan. Kekayaan kuliner Indonesia perlu dikembangkan menjadi daya tarik wisata yang mampu mendorong perjalanan wisata sekaligus memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat.

Group of four women around a dessert buffet one in white blouse pointing at pastries on a wooden table
BISNIS KULINER: Pertemuan antara kekayaan kuliner dengan peluang bisnis juga diwujudkan melalui Artisan Market yang berlangsung pada 2-4 Oktober 2026 di Grand Hotel De Djokja, Yogyakarta. (Sumber: Dok Kementerian Pariwisata)

Artisan Market Hadirkan Produk Gastronomi Lokal

Semangat mempertemukan kekayaan kuliner dengan peluang bisnis juga diwujudkan melalui Artisan Market yang berlangsung pada 2-4 Oktober 2026 di Grand Hotel De Djokja.

Sebanyak 21 tenant dari kawasan Joglosemar dan Jakarta berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Selain itu, terdapat 13 kolaborator yang menghadirkan berbagai lokakarya, sesi berbagi pengalaman, serta live cooking demo.

Selama tiga hari penyelenggaraan, Artisan Market ditargetkan menarik hingga 1.300 pengunjung.

Beragam produk berbahan baku lokal ditampilkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras dengan aroma khas, rempah pilihan, keju artisan berstandar internasional, teh dan kopi Nusantara, hingga jamu tradisional yang dikembangkan dengan sentuhan modern.

Produk lainnya antara lain madu murni, gula kelapa organik, tempe, kue kering artisanal, serta minuman fermentasi seperti kombucha dan soda artisan.

Keragaman produk tersebut menunjukkan potensi bahan baku lokal sekaligus kreativitas pelaku gastronomi dalam mengolahnya menjadi produk bernilai tambah.

Menurut Widiyanti, ruang temu antara produsen, UMKM, industri, dan konsumen menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem gastronomi yang berkelanjutan.

Wisatawan Diajak Melihat Produksi Keju Artisan

Pengalaman gastronomi secara lebih utuh juga ditawarkan melalui Tastemaker Gastronomy Trip. Salah satu tujuan dalam program tersebut adalah Mazaraat Artisan Cheese, produsen keju artisan yang didirikan Jamie Najmi dan Nieta Pricillia.

Di lokasi tersebut, wisatawan dapat melihat langsung proses produksi berbagai jenis keju, mengikuti pengalaman membuat keju, hingga menikmati kudapan cheese spread di tengah lanskap persawahan Yogyakarta.

Kegiatan tersebut menjadi contoh bagaimana produk pangan dapat dikembangkan menjadi bagian dari atraksi wisata yang tidak hanya menawarkan pengalaman, tetapi juga pengetahuan kepada wisatawan.

Group of people in a commercial kitchen observing a cook kneading dough in a large metal bowl A woman in a blue outfit and a man in a light shirt gesture while others watch in the background
KEJU: Mazaraat Artisan Cheese, produsen keju artisan yang didirikan Jamie Najmi dan Nieta Pricillia ambil bagian dalam
 Tastemaker Gastronomy Trip. (Sumber: Dok Kementerian Pariwisata)

WIG 2026 Berlanjut ke Sejumlah Kota

Rangkaian WIG 2026 tidak hanya menghadirkan WIG Talks and Forum serta Artisan Market. Kementerian Pariwisata juga menggelar Indonesia Restaurant Months bersama Priceless by Mastercard yang melibatkan 150 restoran di enam kota.

Selain itu, terdapat Chef Collaboration di sejumlah hotel dan restoran yang tersebar di tiga kota.

Kementerian Pariwisata juga berkolaborasi dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) untuk menghadirkan Culinary Festival pada 7 Oktober hingga 1 November 2026.

Festival tersebut melibatkan 32 pusat perbelanjaan di 14 kota. Setelah Solo dan Yogyakarta, rangkaian WIG akan berlanjut ke Sumatra Barat pada 2027.

Widiyanti menyebut Sumatra Barat sebagai salah satu daerah yang kekayaan rasa dan tradisi kulinernya telah lama menjadi bagian dari wajah kuliner Indonesia di dunia.

Tags:
#Kementerian Pariwisata #WIG 2026 #wisata gastronomi #Wisata Kuliner #Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 #yogyakarta
Siswantini Suryandari
PenulisSiswantini Suryandari
Jurnalis senior, alumi Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada
Sketched-style portrait of a man with glasses, smiling, outdoors with palm trees in the background.
EditorWicaksana
Jurnalis senior, tinggal di Yogyakarta.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Catra Wisata

Jagad Bambu Nusantara Lengkapi Paket Wisata Gerobak Sapi

Tim Liputan Catrawarta • 10 Okt 2026
Catra Wisata

Jaring Wisatawan, STARLUX Airlines Buka Rute Langsung Taipei-Bali

Siswantini Suryandari • 2 Okt 2026
Catra Wisata

Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya 

Mutia • 10 Okt 2026
Catra Wisata

Tren Positif Pariwisata, Kemenpar Klaim RI Catat Pertumbuhan Wisatawan di Tengah Dinamika Geopolitik 

Mutia • 10 Okt 2026
Catra Wisata

Dari Erupsi Anak Krakatau hingga Kebakaran Sade, Kemenpar Perkuat Mitigasi Pariwisata

Siswantini Suryandari • 9 Okt 2026
Catra Wisata

Desa Wisata Krebet Jadi Destinasi Edutrip Unggulan Kemenpar

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Pawai ekosistem malioboro dalam rangkaian road to wayang jogja night carnival wjnc ke 10
Catra Wisata

Tujuh Agenda HUT ke-270 Kota Yogyakarta 2026, Catat Daftar hingga Tanggalnya!

Mutia • 7 Okt 2026
Wayang jogja night carnival wjnc 2026
Catra Wisata

Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 Digelar Hari Ini 7 Oktober 2026 di Malioboro, Semarak HUT ke-270 Kota Jogja

Mutia • 7 Okt 2026
Wonderful indonesia gastronomy wig talks 2026 resmi digelar di grand hotel de djokja dengan menghadirkan 22 pembicara dari unsur pemerintah industri pegiat seni hingga akademisi sabtu 3102026
Catra Wisata

GKR Bendara: Gastronomi Yogyakarta Harus Punya Cerita

Siswantini Suryandari • 4 Okt 2026
Jalur pendakian senaru menuju gunung rinjani yang berlokasi di desa senaru kabupaten lombok utara
Catra Wisata

Usai Dilanda Karhutla, Jalur Pendakian Senaru Gunung Rinjani Kini Dibuka Kembali

Mutia • 4 Okt 2026
Ilustrasi membatik
Catra Wisata

Paket Layanan Wisata Batik Jadi Perhatian Kemenpar, Yogyakarta Masuk Pertimbangan 

Mutia • 2 Okt 2026
Starlux airlines resmi membuka penerbangan langsung rute taipeidenpasar mulai kamis 1102026
Catra Wisata

Jaring Wisatawan, STARLUX Airlines Buka Rute Langsung Taipei-Bali

Siswantini Suryandari • 2 Okt 2026
Kemenpar menyalurkan bantuan senilai rp1 miliar untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat dusun sade lombok tengah nusa tenggara barat ntb yang terdampak kebakaran pada 22 agustus 2026
Catra Wisata

Kemenpar Salurkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Pemulihan Usaha Warga Dusun Sade

Siswantini Suryandari • 1 Okt 2026
Museum kesaktian pancasila usai revitalisasi
Catra Wisata

Museum Kesaktian Pancasila Usai Revitalisasi, Ada Tampilan Baru di Bagian Diorama 

Mutia • 1 Okt 2026
0
Follow us on
Up Next: Group of people posing on a stage after an official contract signing ceremony with the garuda emblem above and indonesian flags on either side 19 Film Kepahlawanan Siap Diproduksi, Angkat Perjuangan Indonesia 1945-1950
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network