Buta

Mendengar dengan Nurani – Refleksi Hari Tuli Nasional

Setiap 11 Januari, bangsa ini memperingati Hari Tuli Nasional, bertepatan dengan berdirinya Serikat Kaum Tuli-Bisu Indonesia (SEKATUBI) pada 11 Januari 1960. Peringatan ini bukan sekadar pengingat sejarah perjuangan komunitas tuli, melainkan ajakan untuk merenungkan satu pertanyaan mendasar, ”Apakah kita sungguh telah belajar mendengar dengan nurani?” Dalam kehidupan berbangsa, mendengar adalah fondasi keadilan. Mendengar berarti mengakui […]

Paradoks Kebahagiaan Indonesia

Presiden RI Prabowo Subianto terharu dengan  hasil survei internasional yang menempatkan Indonesia sebagai salah satu bangsa paling bahagia di dunia. Banyak pihak heran, bagaimana mungkin sebuah negara dengan tingkat ketimpangan sosial dan ekonomi yang masih nyata justru dinilai lebih bahagia dibanding bangsa-bangsa yang jauh lebih makmur secara materi? Prabowo menyadari bahwa kemakmuran di Indonesia belum […]

Matinya Nalar Publik

“Buta terburuk adalah buta politik.” Ungkapan ini adalah peringatan keras tentang bahaya sikap apatis dalam kehidupan bernegara. Kalimat ini kerap dikaitkan dengan Bertolt Brecht, penyair dan dramawan Jerman yang menyoroti ironi manusia modern. “Bangga tidak tahu politik, padahal hidupnya sepenuhnya ditentukan oleh keputusan politik. “Buta politik bukan soal tidak menjadi politisi atau tidak aktif berpartai. […]