CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Catra Budaya

Libatkan Komunitas, Dinas Kebudayaan Sleman Gelar Internalisasi Sejarah Industri Gula

Penulis: Tim Liputan Catrawarta 12 Agu 2026 3 menit baca
Group of people in white shirts standing in a shaded open air walkway listening to a speaker outdoors
SEJARAH: Peserta internalisasi nilai sejarah di bekas PG Tanjungtirto.(Sumber: Dok catrawarta.com)
Bagikan:
1

catrawarta.com - Setelah 150 tahun industri gula berkembang di Yogyakarta, tidak banyak sisa-sisa kemegahan bangunan pabrik gula yang bisa dilihat. Periode Agresi Militer Belanda II di Yogyakarta pada 1948 menjadi penyebab utama kenapa hal ini terjadi.

Bangunan besar pabrik gula menjadi salah satu hal yang terkena strategi bumi hangus yang dijalankan oleh tentara Indonesia.

Demikian disampaikan Achmad Sofyan selaku narasumber program Internalisasi Nilai-nilai Sejarah bagi Komunitas di bekas PG Beran, kompleks Pemkan Sleman, Rabu (12/8/2026) siang. Pesertanya meliputi anggota Komunitas Historia 24249, PPSKY, Komunitas Djogjakarta 45, MGMP IPS SMP, MGMP Sejarah SMA dan anggota Komunitas Sembada Muda Historia.

Baca Juga
5 artikel
  1. Catra Budaya Wayang Jogja Night Carnival 2026 Sedot Perhatian Ribuan Warga, Ini Target Kota Yogyakarta →
  2. Catra Budaya Peringati Usia Ke-44, Bentara Budaya Teropong Masa Depan Yogyakarta Lewat Pameran ‘Mbesuuk’ →
  3. Catra Budaya Sosok Manu Jayaatmaja Widyaseputra, Pakar Sastra Jawa Kuno Penuh Dedikasi yang Telah Berpulang  →
  4. Catra Budaya Filolog Jawa Kuno Manu Jayaatmaja Widyaseputra Meninggal Dunia  →
  5. Catra Budaya Rumaket 2026: Ketika Warisan Budaya Yogyakarta Bertransformasi Tanpa Kehilangan Jati Diri  →

Dulu Banyak Pabrik Gula

Dengan letak geografis dan topografi wilayah yang menunjang disertai teknologi dalam transportasi dan irigasi yang baik, lanjutnya, Sleman menjadi salah satu daerah yang banyak memiliki pabrik gula bersama dengan Bantul.

”Total terdapat sekitar sembilan pabrik gula di wilayah Sleman yang tersebar di enam kapanewon, yakni Sleman, Mlati, Godean, Gamping, Berbah, dan Kalasan,”jelas penulis buku ”Yang Tersisa dari Pabrik Gula di Sleman” ini.

Mengutip buku Three Crises: Management in The Colonial Java Industry 1880–1930s, karya Roger Wiseman, Sofyan menyampaikan pabrik gula Beran didirikan pada 1880 oleh WFB Semster dengan menyewa lahan Vorstenlanden.

”Untuk menjalankan aktivitas produksinya, Pabrik Gula Beran mendapatkan bantuan dana dari Nederlandsch Handel Matschappij (NHM) pada tahun 1807 bersama dengan 11 pabrik gula lain di wilayah Vorstenlanden,” jelasnya.

Kenalkan Sejarah Perjalanan Bangsa

Menanggapi program tersebut, Herdono SPd, guru SMP Negeri 1 Depok menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap ada kelanjutannya.

”Program ini sangat bagus sebagai salah satu usaha untuk mengenalkan proses perjalanan sejarah bangsa di tingkat lokal. Semoga ini berlanjut dengan melibatkan lebih banyak komunitas dan syukur-syukur lintas generasi,” ungkap Ketua MGMP IPS Kabupaten Sleman tersebut.

Group of people holding a banner reading internalisasi sejarah 1 in front of a white building with red tiled roof sunny day outdoor group photo
GULA: Internalisasi nilai sejarah industri gula di bekas PG Beran.(Sumber: Dok catrawarta.com)

Sedangkan Wahjudi Djaja selaku pembina Sembada Muda Historia mengapresiasi upaya Dinas Kebudayaan Sleman dalam menginternalisasi sejarah.

”Rekam jejak Sleman itu panjang dan lintas periode. Jejaknya masih bisa kita temukan. Internalisasi ini menjadi penting manakala kita kaitkan dengan Pendidikan Khas Kejogjaan. Generasi penerus Sleman harus paham dengan sejarahnya karena itu bagian dari pendidikan karakter,” tandas Ketua Umum Keluarga Alumni Sejarah Universitas Gadjah Mada (Kasagama) ini.

Perkebunan Tebu dan Industri Gula

Internalisasi Nilai-nilai Sejarah bagi Komunitas etape pertama mengambil tema Jejak Perkebunan Tebu dan Industri Gula di Kabupaten Sleman.

Dimulai dengan menelusuri bekas kantor administrator PG Beran yang kini menjadi Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sleman. Dilanjutkan ke bekas PG Medari meliputi SMP Negeri 1 Sleman dan Kodim Sleman, dilanjutkan ke bekas PG Tanjungtirto di Kalitirto Berbah.

Hadir dalam program internalisasi sejarah antara lain Kepala Bidang Sejarah Bahasa Sastra dan Permuseuman, Kepala Seksi Sejarah dan Permuseuman, serta para staf Dinas Kebudayaan Sleman.

Tags:
#dinas kebudayaan #industri gula #pabrik gula #perkebunan tebu
PenulisTim Liputan Catrawarta
Sketched-style portrait of a man with glasses, smiling, outdoors with palm trees in the background.
EditorWicaksana
Jurnalis senior, tinggal di Yogyakarta.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Catra Budaya

Wayang Jogja Night Carnival 2026 Sedot Perhatian Ribuan Warga, Ini Target Kota Yogyakarta

Wiwit • 8 Okt 2026
Catra Budaya

Peringati Usia Ke-44, Bentara Budaya Teropong Masa Depan Yogyakarta Lewat Pameran ‘Mbesuuk’

Wiwit • 8 Okt 2026
Catra Budaya

Sosok Manu Jayaatmaja Widyaseputra, Pakar Sastra Jawa Kuno Penuh Dedikasi yang Telah Berpulang 

Mutia • 6 Okt 2026
Catra Budaya

Filolog Jawa Kuno Manu Jayaatmaja Widyaseputra Meninggal Dunia 

Mutia • 6 Okt 2026
Catra Budaya

Rumaket 2026: Ketika Warisan Budaya Yogyakarta Bertransformasi Tanpa Kehilangan Jati Diri 

Mutia • 5 Okt 2026
Catra Budaya

Sejarah Siak dan Perjuangan Mempertahankan Kepentingan Daerah

Siswantini Suryandari • 5 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Sejarah kabupaten siak tidak dapat dilepaskan dari kejayaan kesultanan siak sri indrapura kerajaan melayu islam yang pernah memiliki pengaruh kuat di pesisir timur sumatra dan kawasan selat malaka
Catra Budaya

Sejarah Siak dan Perjuangan Mempertahankan Kepentingan Daerah

Siswantini Suryandari • 5 Okt 2026
Regenerasi menjadi salah satu tantangan penting dalam menjaga keberlanjutan kebudayaan
Catra Budaya

Festival Dalang Anak Banten, Menjaga Regenerasi Wayang

Siswantini Suryandari • 5 Okt 2026
Catra Budaya

Ambarketawang, Jejak Kedhaton Hamengku Buwono I Sebelum Pindah ke Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat

Siswantini Suryandari • 5 Okt 2026
Four scene collage from a cultural festival flower garland exchange stacked fruit tower dancers in traditional dress and ceremonial procession with offerings kept in view
Catra Budaya

Gelar Budaya Garebeg Madurejo Gabungkan Atraksi Tradisi dan Peluncuran Wisata Bahari

Wiwit • 4 Okt 2026
Pameran there was something here before karya seniman sekaligus urbanis zahira asmal menelusuri hubungan sejarah indonesia dan cape town afrika selatan
Catra Budaya

There Was Something Here Before, Menelusuri Jejak Indonesia di Cape Town

Siswantini Suryandari • 4 Okt 2026
Mbah leginah meninggal dunia
Catra Budaya

Mbah Leginah, ‘Aktris’ Kondang di Media Sosial Meninggal Dunia

Mutia • 3 Okt 2026
Group of people posing on a stage after an official contract signing ceremony with the garuda emblem above and indonesian flags on either side
Catra Budaya

19 Film Kepahlawanan Siap Diproduksi, Angkat Perjuangan Indonesia 1945-1950

Siswantini Suryandari • 3 Okt 2026
Peringatan hari batik nasional hbn 2026 mengangkat batik tulungagung jawa timur sebagai tema utama
Catra Budaya

Hari Batik Nasional 2026 Angkat Tema Batik Tulungagung

Siswantini Suryandari • 2 Okt 2026
1
Follow us on
Up Next: Night scene of a large fire engulfing a building behind trees with orange flames lighting the area at night Pemicu Sebanyak 11 Kantor Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Dibakar Massa​
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network