CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Catra Budaya

Mbah Leginah, ‘Aktris’ Kondang di Media Sosial Meninggal Dunia

Penulis: Mutia 3 Okt 2026 2 menit baca
Mbah leginah meninggal dunia
Mbah Leginah meninggal dunia. (Sumber: dok. instagram @refidoo).
Bagikan:
0

catrawarta.com - Kabar duka mendalam datang dari dunia maya Tanah Air. Sosok nenek yang viral dan kerap mengundang tawa berkat kepolosan serta aksi jenakanya di media sosial, Mbah Leginah, dikabarkan telah meninggal dunia.

Kabar kepulangan Mbah Leginah pertama kali diumumkan oleh sang cucu melalui akun Instagram pribadinya, @refidoo, pada Sabtu (3/10/2026).

Unggahan tersebut sontak mengejutkan sekaligus merundung duka bagi para warganet yang selama ini mengikuti keseharian mereka.

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

Dalam unggahan yang dibagikan, sang cucu menuliskan kalimat perpisahan yang sarat akan kesedihan dan rasa kehilangan yang mendalam.

“Mbahh, ya Allah. Kok aku mbok limpe to, kok cepet men to. Sepurane aku yo, mbah. Sugeng tindak, Mbah Leginah,” demikian dikutip dari keterangan unggahan akun Instagram @refidoo, Sabtu (3/10/2026). 

Man in a black t shirt and cap tending pink flowers in a sunlit outdoor garden or cemetery reaching toward a stone planter
Mbah Leginah meninggal dunia. (Sumber: dok. instagram @refidoo).

Sosok Mbah Leginah

Nama Mbah Leginah sendiri mulai dikenal luas oleh publik berkat video-video pendek yang diunggah oleh sang cucu di media sosial. 

Tingkah laku yang apa adanya, respons polos, serta celetukan khas sang nenek berhasil menciptakan gelak tawa dan menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat di tengah penatnya rutinitas sehari-hari.

Kehadiran Mbah Leginah di dunia maya tidak hanya sekadar konten hiburan semata, melainkan juga simbol kehangatan hubungan antara cucu dan nenek yang sukses mencuri hati warganet lintas generasi.

Banyak netizen menilai bahwa ketulusan dan keluguan Mbah Leginah memancarkan aura positif yang membawa kedamaian bagi siapa saja yang menonton videonya.

Mbah Leginah Banjir Doa

Sejak berita duka ini ditayangkan, kolom komentar akun Instagram @refidoo dibanjiri oleh ucapan belasungkawa dan doa dari para pengikut serta rekan sesama kreator konten. 

Banyak warganet yang mengaku merasa kehilangan sosok “nenek online” yang selama ini selalu berhasil mewarnai hari-hari mereka lewat layar ponsel.

“Husnul khotimah, mbah onlineku,” tulis akun @tantrisyalindri. 

“Mbaaahhh. Innalillahi wainailaihi roijun. Nderek bela sungkawa mas,” tulis akun @citra_eviria. 

“Swargi langgeng, Mbah Leginah,” tulis akun @fransyesaok. 

“Selamat jalan, mbah. Terima kasih sudah jadi mbah online kami semua,” tulis akun icecream_universe.

Selamat jalan, Mbah Leginah. Segala kenangan, gelak tawa, dan kebaikan yang pernah dibagikan akan terus hidup dan dikenang oleh banyak orang.

Tags:
#kabar duka #mbah leginah
Smiling woman wearing a beige hijab, black jacket, striped shirt, and a watch, standing against a dark textured wall.
PenulisMutia
Penulis yang telah mendalami bidang jurnalistik sejak 2015. Sedang mendalami isu-isu di bidang sosial, budaya, dan kebijakan publik di Yogyakarta serta nasional.
Sketched-style portrait of a man with glasses, smiling, outdoors with palm trees in the background.
EditorWicaksana
Jurnalis senior, tinggal di Yogyakarta.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Catra Budaya

Wayang Jogja Night Carnival 2026 Sedot Perhatian Ribuan Warga, Ini Target Kota Yogyakarta

Wiwit • 8 Okt 2026
Catra Budaya

Peringati Usia Ke-44, Bentara Budaya Teropong Masa Depan Yogyakarta Lewat Pameran ‘Mbesuuk’

Wiwit • 8 Okt 2026
Catra Budaya

Sosok Manu Jayaatmaja Widyaseputra, Pakar Sastra Jawa Kuno Penuh Dedikasi yang Telah Berpulang 

Mutia • 6 Okt 2026
Catra Budaya

Filolog Jawa Kuno Manu Jayaatmaja Widyaseputra Meninggal Dunia 

Mutia • 6 Okt 2026
Catra Budaya

Rumaket 2026: Ketika Warisan Budaya Yogyakarta Bertransformasi Tanpa Kehilangan Jati Diri 

Mutia • 5 Okt 2026
Catra Budaya

Sejarah Siak dan Perjuangan Mempertahankan Kepentingan Daerah

Siswantini Suryandari • 5 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Dancer in a gold white and silver costume stands center stage with arms wide a decorative circular backdrop above him and performers in blue outfits and props around him
Catra Budaya

Wayang Jogja Night Carnival 2026 Sedot Perhatian Ribuan Warga, Ini Target Kota Yogyakarta

Wiwit • 8 Okt 2026
Interior of an art gallery with a large colorful mural hanging above a wooden table displaying glassware and small sculptures on a white walled backdrop
Catra Budaya

Peringati Usia Ke-44, Bentara Budaya Teropong Masa Depan Yogyakarta Lewat Pameran ‘Mbesuuk’

Wiwit • 8 Okt 2026
Portrait of an older person wearing large glasses and a patterned high collar outfit looking to the left against a dark background
Catra Budaya

Sosok Manu Jayaatmaja Widyaseputra, Pakar Sastra Jawa Kuno Penuh Dedikasi yang Telah Berpulang 

Mutia • 6 Okt 2026
Filolog jawa kuno manu jayaatmaja widyaseputra
Catra Budaya

Filolog Jawa Kuno Manu Jayaatmaja Widyaseputra Meninggal Dunia 

Mutia • 6 Okt 2026
Rumaket 2026 oleh dinas kebudayaan kota yogyakarta
Catra Budaya

Rumaket 2026: Ketika Warisan Budaya Yogyakarta Bertransformasi Tanpa Kehilangan Jati Diri 

Mutia • 5 Okt 2026
Sejarah kabupaten siak tidak dapat dilepaskan dari kejayaan kesultanan siak sri indrapura kerajaan melayu islam yang pernah memiliki pengaruh kuat di pesisir timur sumatra dan kawasan selat malaka
Catra Budaya

Sejarah Siak dan Perjuangan Mempertahankan Kepentingan Daerah

Siswantini Suryandari • 5 Okt 2026
Regenerasi menjadi salah satu tantangan penting dalam menjaga keberlanjutan kebudayaan
Catra Budaya

Festival Dalang Anak Banten, Menjaga Regenerasi Wayang

Siswantini Suryandari • 5 Okt 2026
Catra Budaya

Ambarketawang, Jejak Kedhaton Hamengku Buwono I Sebelum Pindah ke Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat

Siswantini Suryandari • 5 Okt 2026
0
Follow us on
Up Next: Kepala badan narkotika nasional bnn komisaris jenderal polisi suyudi ario seto menjalani uji kelayakan dan kepatutan fit and proper test sebagai calon kepala kepolisian negara republik indonesia kapolri di komisi iii dpr ri kamis 1102026 Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Ganti Semua Kapolda Se-Pulau Jawa 
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network