Reformasi

A young man in black speaks into a microphone as a pile of tires burns on a street protest, with a large crowd gathered behind him.

Prihatin Kondisi Masyarakat, Mahasiswa Ancam Reformasi Jilid 2

Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indinesia (BEM SI) memberi ultimatum pada pemerintah untuk menyelesaikan berbagai persoalan utamanya ekonomi dan juga berbagai praktik penyimpangan bernegara. Mereka juga mengecam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang menjadi ajang praktik penyimpangan. Bahkan mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menyebut MBG […]

People line up to vote, a man inserts a ballot into a ballot box at a polling station, showing a diverse queue in the background.

7 Juni 1999, Pemilu Pertama Era Reformasi

Setelah enam kali pemilu dilaksanakan Orde Baru, sejak 1971-1997 dengan dominasi Golongan Karya, Indonesia melaksanakan pemilu multipartai pertama setelah reformasi pada 7 Juni 1999. Diikuti 48 kontestan, pemilu ini dianggap paling demokratis setelah pemilu 1955. Sebuah kerja politik yang mengesankan dijalankan oleh pemerintahan BJ. Habibie. Hanya dalam waktu 13 bulan sejak dilantik sebagai presiden, Habibie […]

Pengambilan sumpah BJ Habibie sebagai Presiden RI (Sumber: Republika, 22 Mei 1998)

28 Tahun Reformasi, Belajarlah Pada BJ Habibie

Ruang Sidang Istimewa MPR RI pada 14 Oktober 1999. Dengan penuh senyum BJ Habibie memasuki ruang sidang. Tak pernah dia tak percaya diri atas keputusan dan langkahnya. Dari dalam ruangan, anggota majelis yang terhormat menyoraki sambil teriak, “Huuuuuuuu!”. Legislator senior PAN, AM Fatwa, lalu interupsi sambil mengingatkan bahwa ini adalah forum kenegaraan dan yang hadir […]

Crowd of protesters fills a city street, with a burning tire pile and guards on a high wall overlooking the scene.

Masih Banyak Agenda, Reformasi Belum Final

Penggulingan kekuasaan oleh kekuatan reformasi yang sebagian besar merupakan mahasiswa menjadi titik balik perjalanan politik Orde Baru. Peristiwa 28 tahun tersebut memiliki banyak agenda yang sampai sekarang belum usai. Sampai kapan reformasi akan mencapai final? Agenda reformasi belum selesai tetapi tampaknya sudah bakal kembali ke era Orde Baru? Pertanyaan semacam itu muncul ketika melihat pergulatan […]

Group of men on a stage at a rally; one man speaks into a microphone while others cheer and raise hands.

Ketika Gedung Rakyat Diduduki Rakyat

Tak pernah dibayangkan Soeharto bahwa langkah sejarahnya harus meniru Bung Karno. Dipaksa sejarah untuk turun dari kursi kekuasaan yang telah lama didudukinya. Sejarah seperti berulang. Bermula krisis moneter 1997, merembet menjadi krisis politik dan akhirnya krisis kepercayaan. PHK menyebabkan pengangguran membengkak, rush terhadap mata uang, dan kota-kota mencekam suasananya setelah beberapa hari sebelumnya dilanda kerusuhan. […]

A speaker stands on a car roof addressing a large protest, with red and white flags raised above the crowd to the left and right.

Mengapa Kekuasaan Harus Dikritisi?

Dalam sistem pemerintahan demokratis, kekuasaan bukan tahayul yang disembah dan dikultuskan. Kekuasaan bersendikan publik dan, konsekuensi logisnya, tak boleh menegasikan hak-hak rakyat. Aspirasi warga menjadi keniscayaan untuk diberi ruang, didengar dan dipedulikan. Di mana kekuasaan menjadi semakin absolud, di sanalah suara kritis menjadi lumrah meletup dan membahana. Check and Balance adalah mekanisme demokrasi yang tak […]

Urban street scene during a storm: dark, heavy clouds, wet road reflections, and pedestrians walking with weary expressions as cars glow in the distance.

Refleksi Mei 98, Reformasi Terhenti di Pintu Gerbang Kekuasaan 

Mei tahun 1998, reformasi bergulir dibarengi kerusuhan. Orde Baru tumbang ditandai dengan turunnya Soeharto dari kursi kepresidenan yang telah dikuasai selama 30 tahun. Dua puluh delapan tahun berlalu, ekonomi terpuruk, stabilitas nasional melemah. Demokrasi hanya di permukaan.  Benarkah reformasi sukses membawa bangsa Indonesia meraih cita-cita keadilan sosial serta demokrasi sehat?   Suara rakyat kecewa mendominasi ruang […]

Group of young men standing in a line, paying respects at a memorial with framed photos and candles in the rain.

Refleksi 12 Mei, Martil Perubahan & Bangsa yang Kehilangan Martabat

Hari ini 28 tahun lalu, 12 Mei merupakan momen penanda luka sejarah bangsa. Saat itu tahun 1998, gugur mahasiswa Universitas Trisakti Jakarta. Empat aktivis, masing-masing: Elang Mulia Lesmana, Hafidin Royan, Heri Hertanto, dan Hendriawan Sie diterjang peluru ketika demontrasi menuntut reformasi. Keberanian moral para aktivis tersebut menjadi martil tumbangnya rezim otoriter militer Order Baru.  Gugurnya […]