Sultan

Sowan Lurah, Suksesi Keraton, & Masa Depan Demokrasi Yogyakarta

Gelombang ribuan lurah dan pamong se-Daerah Istimewa Yogyakarta yang sowan dalam momentum HUT ke-80 Sri Sultan Hamengku Buwono X bukan sekadar peristiwa kultural. Gerakan pamong desa itu telah bertransformasi menjadi peristiwa politik sarat makna. Terlebih jika dibaca dalam lanskap suksesi kekuasaan Keraton Yogyakarta dan tenggat 10 Oktober 2027—dimana masa jabatan Sultan sebagai Gubernur DIY berakhir. […]

Sri Sultan Hamengku Buwono X Kembalikan ‘Glodhong Pangareng-areng’

Sri Sultan HB X secara simbolis mengembalikan ribuan ‘glodhong pangareng-areng’ (hasil bumi/produk lokal) yang dihaturkan oleh utusan kelurahan/desa se-DIY kepada para bupati dan walikota. Sultan menekankan esensi acara bukan pada persembahan, melainkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat luas, di mana hasil bumi tersebut dibagikan kembali agar bermanfaat. Pembagian itu dilakukan dalam puncak perayaan Hari Ulang […]

16 Ribu Nasi Angkringan Gratis di Mangayubagya 80 Tahun Yuswa Sri Sultan HB X

Perayaan Mangayubagya 80 Tahun Yuswa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X tidak hanya berlangsung dalam balutan seremoni. Ribuan sajian angkringan gratis disiapkan untuk masyarakat di kawasan Jalan Malioboro sebagai bagian dari perayaan tersebut. Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi, menjelaskan, rangkaian kegiatan Mangayubagya dibagi dalam dua bagian utama. Kegiatan ini dirancang untuk mengakomodasi peserta dari […]

Mengenang Hantu Laut, Sultan Mahmud Riayat Syah – Sang Penakluk Imperium

Di perairan Selat Malaka yang riuh oleh lalu lintas dagang dan perebutan pengaruh kolonial, nama Sultan Mahmud Riayat Syah menjulang sebagai simbol perlawanan yang tak mudah dipatahkan. Ia bukan sekadar raja dalam struktur monarki Melayu, melainkan seorang ahli strategi maritim yang mengubah laut menjadi ruang gerilya—sebuah medan tempur yang membuat kekuatan kolonial seperti VOC tak […]

Sultan HB II Raja Tegas Penjaga Martabat Jawa

“Refleksi Kelahiran 7 Maret 2026 mempertahankan prinsip jauh lebih berharga daripada sekadar mempertahankan kekuasaan” Pada suatu masa ketika kekuatan kolonial Eropa mulai mencengkeram Nusantara, berdirilah seorang raja Jawa yang menolak tunduk. Ia bukan sekadar penguasa istana, melainkan simbol harga diri sebuah bangsa. Dialah Sri Sultan Hamengkubuwono II, raja Yogyakarta yang lahir pada 7 Maret 1750 […]

Sultan HB X Terima Anugerah Anggota Kehormatan PWI

Sebuah falsafah berbahasa Jawa disampaikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubowono X saat memberikan sambutan dalam rangkaian pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DIY masa bakti 2025-2030, Kamis (22/1/2026). Falsafah itu adalah ‘Undhaking Pawarta Sudaning Kiriman’. Menurut Sultan, menjaga kemerdekaan pers berkaitan dengan nilai-nilai kearifan lokal sebagai penuntun etika pers. Falsafah Jawa itu, jelas Sultan, menegaskan […]

Tingalan Jumenengan dan Ujian Keberpihakan

Setiap tanggal 29 Rejeb Keraton Yogyakarta menggelar Tingalan Jumenengan Dalem atau peringatan naik tahtanya Sri Sultan Hamengku Buwono X. Jika dihitung sejak naik tahta pada 1921 tahun Jawa maka  tahun 1959 ini adalah Tingalan Jumenengan Dalem HB X ke-38. Hampir empat dekade, rentang waktu yang cukup panjang untuk tidak sekadar merayakan kesinambungan, tetapi juga melakukan […]

Sultan HB X, Tokoh Reformasi dan Penjaga Warisan Budaya

Gubernur DIY yang juga Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X berjalan di tengah aksi massa yang sempat memanas di Polda DIY, Agustus 2025 lalu. Ia melangkah tenang dan menyapa para demonstran serta menenangkannya. Peristiwa serupa terjadi Ketika berlangsung aksi reformasi 1998 yang menumbangkan kekuasaan Orde Baru. Ia hadir di tengah massa yang ”panas” […]