CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Catra Cendekia

Sulap Air Wudhu untuk Sayur dan Ikan, Inovasi Hijau Bikin Masjid Jadi Produktif

Penulis: Wicaksana 7 Apr 2026 2 menit baca
INOVASI: Pemanfaatan air wudhu untuk tanaman dan kolam ikan.(Sumber: dok UMY)
Bagikan:
0

catrawarta.com - Sisa air wudhu yang biasanya langsung mengalir ke selokan ternyata bisa berubah membantu sumber pangan. Inovasi cerdas inilah yang dibawa oleh tim pengabdian masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) saat menyambangi Masjid Al Ittihad, Sleman.

Tim yang mengusung tajuk “Model Inovasi Hijau Budikdamber” mengajak warga untuk tidak lagi membuang percuma air bekas bersuci. Alih-alih terbuang, air tersebut dialirkan ke dalam sistem akuaponik yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman sayur sekaligus.

Hasilnya? Tanaman tumbuh subur dan ikan juga tidak mengalami kendala. Keduanya dapat berkembang normal seperti layaknya tanaman dan ikan di alam.

Baca Juga
5 artikel
  1. Catra Cendekia Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida →
  2. Catra Cendekia 50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah →
  3. Catra Cendekia JIS Menang di Bentley YII Awards 2026, Unggulkan Rekayasa Struktur Atap →
  4. Catra Cendekia Polemik Pendidikan Gibran, Bagaimana Sistem PEI di Singapura? →
  5. Catra Cendekia Singkong-APP, Inovasi BRIN untuk Tekan Bara Tersembunyi di Lahan Gambut →

Ketua tim pengabdian sekaligus dosen Fakultas Pertanian UMY, Ir Lestari Rahayu MP menghitung potensi besar dari aktivitas ibadah jamaah. Menurutnya, potensi limbah cair di rumah ibadah sangat melimpah jika dikelola dengan sentuhan teknologi tepat guna yang sederhana.

Hasilkan Belasan Liter Per Orang

“Secara rata-rata, setiap jamaah menghasilkan 10-15 liter air wudhu per hari. Melalui sistem sirkulasi akuaponik, limbah cair tersebut kini bermanfaat sebagai nutrisi bagi tanaman dan media budidaya ikan,” jelas Lestari dengan antusias.

Suasana dialog edukasi di masjid tersebut tampak hidup saat marbot, remaja masjid, hingga warga Karangwuni berkumpul. Mereka belajar langsung dari Muhammad Farhan SP, pemilik Karya Farm yang juga alumni UMY, tentang rahasia sukses memanen ikan dan sayur di lahan yang super sempit.

Menariknya, acara ini tak hanya menarik minat warga, tapi juga mencuri perhatian dunia industri. Bagas Adhiputro dari General Affair Warung Spesial Sambal (SS) turut hadir memantau potensi system tersebut untuk diterapkan pada rantai pasok bahan pangan mereka.

Program Kebun Produktif

Bagas mengakui dunia usaha kuliner sangat tertarik dengan konsep “Kebun Produktif”. Meski sempat mengalami pasang surut dalam mencoba budidaya mandiri, semangat untuk menghadirkan bahan pangan segar dan efisien tetap menjadi fokus utama perusahaan.

“Saat ini Warung SS memiliki program kebun produktif. Meskipun budidaya ikan sempat gagal panen, pemilik menyarankan kami tetap fokus pada budidaya tanaman terlebih dahulu,” ungkap Bagas menceritakan pengalamannya.

Sebagai langkah awal yang nyata, tim dosen UMY membagikan kit akuaponik secara simbolis kepada takmir Masjid Al Ittihad dan perwakilan Warung SS. Bantuan menjadi stimulan agar sistem sirkulasi air wudhu yang produktif bisa segera beroperasi dan dinikmati hasilnya.

Tak berhenti di masjid, inovasi “hijau” ini juga ditawarkan untuk masuk ke dapur-dapur rumah tangga warga. Tim pengabdian membuka pintu bagi peserta yang ingin mengadopsi sistem serupa di rumah, agar kemandirian pangan bisa dimulai dari halaman sendiri dengan cara yang mudah dan menyenangkan.

Tags:
#air wudhu #kolam ikan dan sayuran #Muhammadiyah #UMY
Sketched-style portrait of a man with glasses, smiling, outdoors with palm trees in the background.
PenulisWicaksana
Jurnalis senior, tinggal di Yogyakarta.
EditorYuliantoro
Alumni Sosiologi UGM (1995), jurnalis dan penulis yang menekuni isu sosial, budaya, dan kebijakan publik.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Catra Cendekia

Mengenal Syukur Mandar, Aktivis dan Akademisi Memimpin Gerakan Oposisi

Siswantini Suryandari • 26 Jul 2026
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Catra Cendekia

50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Catra Cendekia

JIS Menang di Bentley YII Awards 2026, Unggulkan Rekayasa Struktur Atap

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Catra Cendekia

Polemik Pendidikan Gibran, Bagaimana Sistem PEI di Singapura?

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Catra Cendekia

Singkong-APP, Inovasi BRIN untuk Tekan Bara Tersembunyi di Lahan Gambut

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Classroom scene with a teacher in a hijab addressing attentive students in white uniforms at wooden desks Posters line the turquoise wall in a bright room
Catra Cendekia

Pemerintah Kaji Kembali Aturan Siswa Tidak Naik Kelas, Berlaku Mulai 2027

Siswantini Suryandari • 7 Okt 2026
Seorang perupa seni kriya junian akbar avero mengungkapkan kekecewaannya setelah mengetahui karya berjudul pencerah batin yang dipamerkan di museum tahir solo mengalami perubahan judul dan nama pencipta
Catra Cendekia

Karya Seni Junian Akbar Avero di Museum Tahir Solo Berganti Judul dan Nama Pencipta

Siswantini Suryandari • 1 Okt 2026
Temuan flora baru clerodendrum ismaili h Sant  sudarmono
Catra Cendekia

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Temukan Flora Baru, Tambah Kekayaan Hayati

Mutia • 30 Sep 2026
Kemenkes ri menurunkan syarat kecukupan satuan kredit profesi skp bagi dokter dan dokter spesialis dari 250 menjadi 160 skp dalam periode lima tahun
Catra Cendekia

Syarat SKP Dokter Turun dari 250 Jadi 160, Ini Penjelasan Kemenkes

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Peristiwa 30 september 1965 menjadi salah satu bab paling kelam dalam sejarah indonesia
Catra Cendekia

Buku-Buku tentang 1965 Kini Bebas Dibaca

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Kemenag mendorong percepatan pemilihan rektor universitas islam negeri sunan ampel uinsa surabaya agar aktivitas akademik dan kelembagaan kampus segera kembali normal
Catra Cendekia

Kemenag Percepat Pemilihan Rektor UINSA, Tahapan Seleksi Tetap Sesuai Regulasi

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Tim peneliti internasional yang terdiri atas arkeolog geolog ilmuwan tanah dan tenaga ahli teknis mulai melakukan pengeboran inti core drilling di formasi durupınar dekat gunung ararat turki
Catra Cendekia

Peneliti Mulai Mengebor Formasi Durupınar di Turki, Diduga Lokasi Bahtera Nuh

Siswantini Suryandari • 29 Sep 2026
Penguatan fenomena el nino yang diperkirakan mencapai intensitas sangat kuat pada akhir 2026 berpotensi mengancam ketahanan pangan di indonesia
Catra Cendekia

Ancaman El Nino Menguat, UGM Dorong Pertanian Hemat Air

Siswantini Suryandari • 28 Sep 2026
0
Follow us on
Up Next: Setiap Empat Menit 1 Orang Meninggal Akibat Tuberkulosis
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network