CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Catra Cendekia

BRIN Kenalkan Sistem SWx AI, Prediksi Cuaca Antariksa Cepat & Akurat

Penulis: dhiya 12 Mei 2026 3 menit baca
Diperbarui Mei 12, 2026
White weather vaneanemometer apparatus mounted on a pole against a clear blue sky with trees in the background
Ilustrasi BRIN Kenalkan SWx AI, Prediksi Cuaca Antariksa Kini Lebih Cepat dan Akurat. Sumber: pexels.com
Bagikan:
0

catrawarta.com - Badan Riset san Inovasi Nasional (BRIN) memperkenalkan sistem Space Weather Intelligent Forecasting System (SWx AI), sebuah platform berbasis AI yang dirancang untuk mempercepat dan meningkatkan akurasi prediksi cuaca antariksa. 

Inovasi tersebut diperkenalkan dalam kegiatan LINEAR – Kolokium Mingguan Pusat Riset Antariksa bertema “Automating Space Weather Services with Agentic AI” yang digelar secara daring melalui zoom meeting. 

Layanan cuaca antariksa selama ini masih dilakukan secara manual. Para peneliti harus memeriksa data numerik, membaca hasil simulasi komputer, hingga menganalisis citra Matahari dan grafik pengamatan yang kompleks. Selain memakan waktu, metode tersebut juga membuka kemungkinan terjadinya perbedaan interpretasi antarpeneliti. 

Baca Juga
5 artikel
  1. Catra Cendekia Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida →
  2. Catra Cendekia 50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah →
  3. Catra Cendekia JIS Menang di Bentley YII Awards 2026, Unggulkan Rekayasa Struktur Atap →
  4. Catra Cendekia Polemik Pendidikan Gibran, Bagaimana Sistem PEI di Singapura? →
  5. Catra Cendekia Singkong-APP, Inovasi BRIN untuk Tekan Bara Tersembunyi di Lahan Gambut →

Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Antariksa BRIN, Tiar Dani, sebagaimana siaran pers yang dikeluarkan BRIN di Bandung, Selasa (12/5/26) menjelaskan SWx AI dikembangkan berdasarkan kerangka kerja Space Weather Information and Forecast Services (SWIFtS). Sistem ini memanfaatkan teknologi large language model (LLM) yang bekerja layaknya asisten pintar dalam membantu analisis cuaca antariksa.

“SWx AI dapat secara otomatis mengambil data terbaru dari berbagai sumber, membaca hasil prediksi komputer, hingga menganalisis gambar pengamatan Matahari tanpa harus diperiksa manual oleh manusia,” ujar Tiar.

Dikatakannya, salah satu tantangan terbesar penggunaan AI dalam dunia riset adalah potensi munculnya “halusinasi AI” atau kesalahan analisis akibat model menghasilkan informasi yang tidak sesuai fakta. Karena itu, BRIN merancang SWx AI dengan sistem pengamanan khusus.

“SWx AI dirancang agar lebih aman dari kesalahan informasi dengan membatasi data yang dianalisis hanya pada rentang waktu tertentu, misalnya 24 hingga 72 jam terakhir, serta menggunakan aturan-aturan yang sudah ditentukan secara pasti dalam memprediksi kondisi antariksa di Indonesia,” jelasnya.

Kepala Pusat Riset Antariksa BRIN, Emanuel Sungging Mumpuni, berharap pengembangan SWx AI dapat memperkuat sistem layanan cuaca antariksa nasional agar lebih responsif dan efisien.

Sungging mengatakan, kehadiran SWx AI tidak hanya penting bagi kalangan peneliti, tetapi juga memiliki manfaat luas bagi akademisi, dunia industri, hingga masyarakat umum yang bergantung pada sistem komunikasi dan navigasi berbasis satelit.

“Melalui webinar ini, kami berharap SWx AI yang terhubung pada platform layanan cuaca antariksa SWIFtS dapat digunakan sebagai sistem peringatan dini secara cepat dan efisien serta bermanfaat bagi berbagai pihak,” katanya.

Langkah BRIN mengembangkan SWx AI menunjukkan bahwa pemanfaatan AI di Indonesia mulai bergerak ke sektor strategis berbasis sains dan mitigasi risiko teknologi. Di tengah meningkatnya aktivitas Matahari dalam siklusnya beberapa tahun terakhir, kebutuhan terhadap sistem deteksi dan prediksi gangguan antariksa menjadi semakin mendesak.

Ke depan, pengembangan teknologi seperti SWx AI bukan hanya soal kecanggihan digital, melainkan bagian dari upaya menjaga ketahanan infrastruktur teknologi nasional di era modern yang semakin bergantung pada ruang angkasa.

Tags:
#ai #Antariksa #bandung #Brin #Cuaca
Penulisdhiya
Jurnalis lulusan Sosiologi UIN Sunan Kalijaga 2025.
EditorYuliantoro
Alumni Sosiologi UGM (1995), jurnalis dan penulis yang menekuni isu sosial, budaya, dan kebijakan publik.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Catra Cendekia

Mengenal Syukur Mandar, Aktivis dan Akademisi Memimpin Gerakan Oposisi

Siswantini Suryandari • 26 Jul 2026
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Catra Cendekia

50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Catra Cendekia

JIS Menang di Bentley YII Awards 2026, Unggulkan Rekayasa Struktur Atap

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Catra Cendekia

Polemik Pendidikan Gibran, Bagaimana Sistem PEI di Singapura?

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Catra Cendekia

Singkong-APP, Inovasi BRIN untuk Tekan Bara Tersembunyi di Lahan Gambut

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Classroom scene with a teacher in a hijab addressing attentive students in white uniforms at wooden desks Posters line the turquoise wall in a bright room
Catra Cendekia

Pemerintah Kaji Kembali Aturan Siswa Tidak Naik Kelas, Berlaku Mulai 2027

Siswantini Suryandari • 7 Okt 2026
Seorang perupa seni kriya junian akbar avero mengungkapkan kekecewaannya setelah mengetahui karya berjudul pencerah batin yang dipamerkan di museum tahir solo mengalami perubahan judul dan nama pencipta
Catra Cendekia

Karya Seni Junian Akbar Avero di Museum Tahir Solo Berganti Judul dan Nama Pencipta

Siswantini Suryandari • 1 Okt 2026
Temuan flora baru clerodendrum ismaili h Sant  sudarmono
Catra Cendekia

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Temukan Flora Baru, Tambah Kekayaan Hayati

Mutia • 30 Sep 2026
Kemenkes ri menurunkan syarat kecukupan satuan kredit profesi skp bagi dokter dan dokter spesialis dari 250 menjadi 160 skp dalam periode lima tahun
Catra Cendekia

Syarat SKP Dokter Turun dari 250 Jadi 160, Ini Penjelasan Kemenkes

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Peristiwa 30 september 1965 menjadi salah satu bab paling kelam dalam sejarah indonesia
Catra Cendekia

Buku-Buku tentang 1965 Kini Bebas Dibaca

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Kemenag mendorong percepatan pemilihan rektor universitas islam negeri sunan ampel uinsa surabaya agar aktivitas akademik dan kelembagaan kampus segera kembali normal
Catra Cendekia

Kemenag Percepat Pemilihan Rektor UINSA, Tahapan Seleksi Tetap Sesuai Regulasi

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Tim peneliti internasional yang terdiri atas arkeolog geolog ilmuwan tanah dan tenaga ahli teknis mulai melakukan pengeboran inti core drilling di formasi durupınar dekat gunung ararat turki
Catra Cendekia

Peneliti Mulai Mengebor Formasi Durupınar di Turki, Diduga Lokasi Bahtera Nuh

Siswantini Suryandari • 29 Sep 2026
Penguatan fenomena el nino yang diperkirakan mencapai intensitas sangat kuat pada akhir 2026 berpotensi mengancam ketahanan pangan di indonesia
Catra Cendekia

Ancaman El Nino Menguat, UGM Dorong Pertanian Hemat Air

Siswantini Suryandari • 28 Sep 2026
0
Follow us on
Up Next: Young woman with short black hair speaks into a microphone at a conference wearing a colorful patterned shirt and red lanyard Siswi SMA Kritik Juri Cerdas Cermat Tuai Pujian
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network