CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Catra Wisata

Ada Rasa Nostalgia dalam Seporsi Sego Berkat Mbah Pawiro Ranti Gunungkidul

Penulis: Mutia 9 Jul 2026 3 menit baca
Sego berkat mbah pawiro ranti gunungkidul jajakan menu tradisional dengan bungkus daun jati
Sego Berkat Mbah Pawiro Ranti Gunungkidul Jajakan Menu Tradisional dengan Bungkus Daun Jati. (Google Maps: Ricky)
Bagikan:
0

catrawarta.com - Bagi sebagian orang, makanan bukan hanya soal rasa, tetapi juga kenangan yang tersimpan di dalamnya. Hal itu yang coba dihadirkan Mbah Pawiro Ranti di Gunungkidul melalui beragam menu tradisional yang membawa nuansa nostalgia lewat racikan khas dan suasana yang sederhana.

Di tengah perkembangan kuliner modern, Mbah Pawiro Ranti di Gunungkidul tetap mempertahankan pesona masakan tradisional dengan cita rasa yang mengingatkan pada suasana masa lalu. Warung ini dikenal lewat sajian khasnya yang sederhana, tetapi menghadirkan pengalaman makan penuh nostalgia lewat olahan rumahan yang kaya rasa.

Tak cuma warga lokal, sajian menu tradisional dari warung yang satu ini juga turut menyita perhatian pembeli dari luar kota. Misal Mira (45) dan keluarga asal Magelang, Jawa Tengah yang sedang berwisata di Gunungkidul ini.

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

Mira mengaku, dia beserta keluarga memang tengah menikmati waktu luang. Dia sengaja jauh-jauh datang ke warung andalan yang telah lama ada di bucket list.

“Sudah lama banget pengen ke sini. Kebetulan ini anak masih libur sekolah, jadi sekalian nyobain menu makanan tradisional yang kita (keluarga) memang cocok. Ke sini, dan beneran cocok di lidah,” ungkap Mira kepada wartawan catrawarta, Kamis (9/7).

Lebih lanjut, Mira berterus terang jika saat ini menemui makanan tradisional yang menggunakan alas berupa daun jati memang cukup langka. Di sini, dia bisa menikmati makanan yang punya aroma khas dari daun jati yang menambah sensasi nostalgia.

“Daun jatinya juga yang bikin paling beda dari lainnya. Ini di sini masih ada. Aromanya jadi beda aja,” tambahnya.

Sajikan Menu Andalan Bercita Rasa Manis

Memang benar, seporsi menu lengkap di warung unik satu ini menggunakan daun jati yang menjadi identitas khusus dari tanah Gunungkidul. Bungkus tradisional ini tidak hanya ramah lingkungan karena bebas sampah plastik, tetapi juga membuat makanan lebih awet, hangat lebih lama, dan memberikan aroma khas yang menggugah selera.

Bagi sebagian besar warga lokal, daun ini begitu dekat dengan keseharian. Di sana, pengunjung pun bakal bernostalgia lagi dengan nuansa warung yang cukup unik, bak kembali ke masa lampau.

Memasuki dapur Mbah Pawiro Ranti, aroma bumbu tradisional langsung menyeruak. Semua masih diolah secara manual, tanpa bantuan blender atau mesin. Tiap bahan yang hendak dimasak diperlakukan dengan begitu baik.

Satu porsinya, sego berkat dengan alas daun jati ini akan disajikan lengkap dengan lauk-pauk ala rumahan sederhana. Pengunjung bisa memilih beberapa lauk seperti telur, ayam bacam, iso, paru, babat, empal sapi, bihun, tempe oseng, hingga serundeng yang diolah dengan rasa manis dan gurih.

Soal resepnya, warung ini memilih menjaganya secara ketat melalui warisan turun-temurun. Kini sang pengelolanya disebut merupakan generasi keempat dari trah Mbah Pawiro Ranti sendniri.

Variasi harga yang ditawarkan pun macam-macam. Pengunjung bisa merogoh kocek mulai dari harga Rp8 ribu hingga Rp30 ribu tergantung dengan lauk apa saja yang dipilih.

Tak hanya berjualan menu khasnya yakni nasi berkat, warung yang berada di jantung kota Wonosari itu juga menawarkan makanan pendamping lainnya. Di antaranya ada apem, lemet, gethuk, kacang bawang, marning, abon sapi, hingga kerupuk tradisional yang siap menemani pengunjung mencicipi rasa manis nan gurih bercampur nostalgia di sini.

Bagi yang ingin mencicipi sajian rasa nostalgia, pengunjung bisa menemukan rumah bercat hijau dengan tulisan warung ‘Sego Berkat Mbah Pawiro Ranti’ di Jalan Pramuka No.41, Pandansari, Wonosari, Yogyakarta.

Meski berdiri di tengah kota dan zaman serba cepat, Warung Sego Berkat Mbah Pawiro Ranti seolah tak pernah lelah memberikan ingatan manis dari masa kecil yang istimewa dengan nasi berlauk-pauk sederhana berbungkus daun jati.

Tags:
#gunungkidul #menu makanan tradisional #Wisata Kuliner #wisata kuliner gunungkidul #wonosari
Smiling woman wearing a beige hijab, black jacket, striped shirt, and a watch, standing against a dark textured wall.
PenulisMutia
Penulis yang telah mendalami bidang jurnalistik sejak 2015. Sedang mendalami isu-isu di bidang sosial, budaya, dan kebijakan publik di Yogyakarta serta nasional.
Male singer on stage, wearing a white robe and head wrap, holding a microphone and raising one arm.
EditorWahjudi Djaja
Budayawan Sleman, Ketua Umum Keluarga Alumni Sejarah Universitas Gadjah Mada (Kasagama), Dosen STIEPAR API Yogyakarta, Pokja Ketahanan Ekonomi Badan Kesbangpol DIY, Direktur Pusat Kebudayaan Saptohoedojo
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Catra Wisata

Jagad Bambu Nusantara Lengkapi Paket Wisata Gerobak Sapi

Tim Liputan Catrawarta • 10 Okt 2026
Catra Wisata

Jaring Wisatawan, STARLUX Airlines Buka Rute Langsung Taipei-Bali

Siswantini Suryandari • 2 Okt 2026
Catra Wisata

Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya 

Mutia • 10 Okt 2026
Catra Wisata

Tren Positif Pariwisata, Kemenpar Klaim RI Catat Pertumbuhan Wisatawan di Tengah Dinamika Geopolitik 

Mutia • 10 Okt 2026
Catra Wisata

Dari Erupsi Anak Krakatau hingga Kebakaran Sade, Kemenpar Perkuat Mitigasi Pariwisata

Siswantini Suryandari • 9 Okt 2026
Catra Wisata

Desa Wisata Krebet Jadi Destinasi Edutrip Unggulan Kemenpar

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Gunungkidul night carnival 2026
Catra Wisata

Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya 

Mutia • 10 Okt 2026
Ilustrasi destinasi wisata
Catra Wisata

Tren Positif Pariwisata, Kemenpar Klaim RI Catat Pertumbuhan Wisatawan di Tengah Dinamika Geopolitik 

Mutia • 10 Okt 2026
Ox drawn wooden wagon with a thatched canopy carrying passengers along a rural road
Catra Wisata

Jagad Bambu Nusantara Lengkapi Paket Wisata Gerobak Sapi

Tim Liputan Catrawarta • 10 Okt 2026
Speaker at podium presenting tourism gdp data on a large screen indonesian flag and audience at round tables in a formal conference hall
Catra Wisata

Dari Erupsi Anak Krakatau hingga Kebakaran Sade, Kemenpar Perkuat Mitigasi Pariwisata

Siswantini Suryandari • 9 Okt 2026
Desa wisata krebet kabupaten bantul daerah istimewa yogyakarta diy dipilih kementerian pariwisata kemenpar sebagai salah satu dari enam desa wisata yang diperkenalkan sebagai destinasi wisata edukasi atau edutrip unggulan
Catra Wisata

Desa Wisata Krebet Jadi Destinasi Edutrip Unggulan Kemenpar

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Pawai ekosistem malioboro dalam rangkaian road to wayang jogja night carnival wjnc ke 10
Catra Wisata

Tujuh Agenda HUT ke-270 Kota Yogyakarta 2026, Catat Daftar hingga Tanggalnya!

Mutia • 7 Okt 2026
Wayang jogja night carnival wjnc 2026
Catra Wisata

Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 Digelar Hari Ini 7 Oktober 2026 di Malioboro, Semarak HUT ke-270 Kota Jogja

Mutia • 7 Okt 2026
Wonderful indonesia gastronomy wig talks 2026 resmi digelar di grand hotel de djokja dengan menghadirkan 22 pembicara dari unsur pemerintah industri pegiat seni hingga akademisi sabtu 3102026
Catra Wisata

GKR Bendara: Gastronomi Yogyakarta Harus Punya Cerita

Siswantini Suryandari • 4 Okt 2026
0
Follow us on
Up Next: Nighttime street scene with a crowd gathered on the sidewalk including several uniformed officers or security personnel and cars parked along the curb Dugaan Korupsi Menyeret Febrie Adriansyah, TNI Bantah Datangi Polda Metro Jaya
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network