CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Warta

Tiongkok: Nepal Banyak Gletser, Risiko Bahaya Masih Ada!

Penulis: Mutia 30 Agu 2026 3 menit baca
A rugged mountain valley with a turquoise lake at the bottom labeled landslide dam  barrier lake with orange arrows showing the downstream path and avalanche debris route
GLETSER: Ilustrasi gletser yang mencair dan memicu banjir dahsyat di Nepal. (Sumber: Dok Instagram @zainncoffee).
Bagikan:
0

catrawarta.com - Pemerintah Tiongkok memperingatkan jika Nepal masih berisiko mengalami bencana susulan pasca banjir bandang yang berasal dari luapan Sungai Bhote Koshi, Rabu (26/08/2026) lalu.

Hal ini seperti yang diungkap Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian dalam konferensi persnya di Beijing, Jumat (28/08/2026) lalu usai berkunjung di lokasi bencana pada Kamis (27/08/2026) sebelumnya.

Lin Jian menyebut, hal ini lantaran gletser di sekitar lokasi pemicu masih cukup banyak dan masih berpotensi untuk mencair hingga memicu luapan danau baru yang terbentuk. Risiko berbahaya ini diungkapnya mengintai tim penyelamat dan penanganan bencana setiap saat.

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

Banyak Gletser dan Danau Glasial

”Di kawasan sekitarnya masih terdapat banyak gletser dan danau glasial dengan risiko bahaya geologis yang cukup besar, sehingga menimbulkan kesulitan yang sangat besar bagi operasi penyelamatan dan penanganan bencana,” jelas Lin Jian, dikutip dari Antara, Minggu (30/08/2026).

Lebih jauh, dia menegaskan jika operasi penyelamatan di lokasi berisiko tinggi harus sesuai dengan rencana yang matang.

”Rencana penyelamatan yang matang harus disusun dan segala upaya harus dikerahkan untuk mencari dan menyelamatkan orang-orang yang masih hilang, baik warga China maupun warga negara asing,” imbuhnya.

Gletser Jadi Perhatian sejak Awal

Perhatian disebutnya harus diberikan secara optimal kepada tim penyelamat hingga pemantauan terhadap kondisi geografis di lokasi terdampak.

Lin Jian dan China yang memperingatkan soal bahaya susulan ini bukan tanpa sebab. Dia menyebut, gletser bahkan telah disebut para ahli dan lembaga terkait lantaran diduga menjadi pemicu utama dari air bah yang meluap hingga menyebabkan kematian ratusan jiwa.

”Kami mencatat bahwa para ahli dan lembaga resmi Tiongkok serta Nepal telah melakukan penilaian awal mengenai penyebab bencana tersebut. Berdasarkan analisis mereka, bencana ini dipicu oleh runtuhnya gletser di kawasan dataran tinggi di Nepal,” tegas Lin Jian.

Man in a dark suit and glasses speaking with a red flag and blue background behind him
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lin Jian. (Sumber: Dok CGTN).

Banjir Bandang Mematikan Terjang Nepal

Banjir bandang dahsyat dilaporkan melanda wilayah utara Nepal yang berbatasan langsung dengan Tiongkok pada Rabu (26/8/2026). Gelombang air bah setinggi 5 hingga 6 meter terpantau berasal dari luapan Sungai Bhote Koshi hingga menyapu bersih wilayah sekitar lokasi yang menjadi fokus pariwisata.

Selain lokasi tersebut, banjir bandang turut merusak pemukiman warga di sepanjang aliran sungai, membuat sejumlah fasilitas mengalami kerusakan parah, hingga melumpuhkan jaringan pembangkit listrik setempat. Di samping itu, puluhan desa di Distrik Rasuwa hanyut dan memicu operasi penyelamatan secara masif oleh militer Nepal.

Bencana mematikan ini dilaporkan telah menyebabkan sedikitnya 682 orang meninggal dunia akibat terjangan keras air bah yang melanda. Berdasarkan informasi yang dihimpun, puluhan korban tewas tersebut dikonfirmasi telah berhasil dievakuasi dari lokasi bencana.

Selain itu, banjir juga menyebabkan lebih dari 1.100 orang masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan wisatawan di sekitar lokasi yang juga belum kunjung ditemukan. Menurut catatan otoritas setempat, wisatawan yang berkunjung dan dilaporkan menghilang yakni berkisar di angka 384 orang yang terdiri dari 291 WNA dan 93 warga Nepal sendiri.

Tags:
#banjir bandang nepal #banjir nepal #china #gletser #gletser nepal #Nepal
Smiling woman wearing a beige hijab, black jacket, striped shirt, and a watch, standing against a dark textured wall.
PenulisMutia
Penulis yang telah mendalami bidang jurnalistik sejak 2015. Sedang mendalami isu-isu di bidang sosial, budaya, dan kebijakan publik di Yogyakarta serta nasional.
Sketched-style portrait of a man with glasses, smiling, outdoors with palm trees in the background.
EditorWicaksana
Jurnalis senior, tinggal di Yogyakarta.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Warta

Prabowo Lantik Pratikno sebagai Kepala Wantimpres, Rocky Gerung Jadi Anggota

Siswantini Suryandari • 2 Okt 2026
Warta

Jokowi Hormati Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Warta

Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Warta

Denny Indrayana: KPU Korbankan Independensi demi Loloskan Gibran

Siswantini Suryandari • 6 Okt 2026
Warta

Bupati Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Izin dan TPPU

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Warta

Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak

Wiwit • 10 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Two men balance on a pile of branches in a smoke filled forest one wearing a uniform and face mask the other in a brown shirt nearby
Warta

Palangka Raya Perpanjang Status Darurat, Warga Luapkan Keluh Kesah Hadapi Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Two story brick house with white and blue accents turquoise balcony railing and arched windows
Warta

BGN Tegaskan Bangunan Tempat Penemuan Mayat Terborgol di Kendal Bukan Dapur MBG

Wiwit • 10 Okt 2026
Kebakaran hutan dan lahan
Warta

Bendung Api Karhutla, BNPB Uji Material Realiza Anti Chamas 

Mutia • 10 Okt 2026
Ilustrasi orangutan
Warta

Orangutan Korban Karhutla di Kalbar Dipulangkan ke Habitat Alami di Batu Nyambu

Mutia • 10 Okt 2026
Gunungkidul night carnival 2026
Catra Wisata

Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya 

Mutia • 10 Okt 2026
Untuk mencegah bertambahnya angka perceraian kantor urusan agama kua kecamatan kaliori bekerja sama dengan takmir masjid menghadirkan inovasi kurma
Warta

KUA Kaliori Buka Konsultasi Keluarga di Masjid, Tekan Angka Perceraian

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Selama 15 tahun pilot berkostum bangau menggunakan pesawat ultraringan untuk mengajari anak anak bangau amerika whooping crane bermigrasi dari wisconsin menuju florida amerika serikat
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Sebanyak 2 762 perusahaan atau 504 persen dari total 5 476 perusahaan yang mengikuti program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup proper 20242025 masih memperoleh peringkat merah
Catra Cendekia

50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
0
Follow us on
Up Next: Band rock ntrl menggandeng slr sukses lancar rejeki menggelar tur bertajuk ntrl x slr tour bapak anak NTRL dan SLR Gelar ‘Tour Bapak Anak’, Galang Dana untuk Guru Honorer
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network