catrawarta.com - Selain tiga buah helikopter berjenis CH-47 Chinook, Jepang dilaporkan bakal menerjunkan langsung sejumlah 180 personel militer untuk membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Hal ini seperti yang diungkap Kementerian Pertahanan (Kemhan) dalam siaran persnya yang dirilis pada Selasa (8/9/2026) lalu.
”Jepang turut mengerahkan sekitar 180 personel yang terdiri atas kru operasi dan unsur pendukung lainnya,” ungkap Kemenhan dalam siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, dikutip Rabu (9/9/2026).
Turut diinformasikan dalam siaran pers, sejumlah 180 personel militer Jepang ini terungkap kini telah berada di Pontianak. Para personel ini memang disiagakan terlebih dahulu di Kalimantan sebelum datangnya helikopter untuk mempersiapkan fasilitas pendukung bagi pangkalan CH-47 Chinook.
Jepang Kirim Tiga Helikopter H-47 Chinook
Sebelumnya diketahui, tiga helikopter bantuan Pemerintah Jepang bakal mengudara di Kalimantan guna memadamkan api kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Diungkap Kementerian Pertahanan RI dalam keterangannya, helikopter ini nantinya akan dapat beroperasi mulai tanggal 12-19 September 2026.
Dalam operasinya nanti, Jepang dilaporkan mengerahkan tiga helikopter berjenis CH-47 Chinook untuk terbang di atas Kalimantan.
”Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai dengan rencana, dukungan heikopter Jepang tersebut direncanakan dapat digunakan dalam operasi pemadaman pada periode 12 sampai dengan 19 September 2026,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letjen TNI Tri Budi Utomo dalam siaran persnya, dikutip Rabu (9/9/2026).
Kini, ketiganya dikabarkan tengah dalam perjalanan menuju ke Tanah Air menggunakan kapal JS Kunisaki. Nantinya, ketiga helikopter ini akan dijadwalkan tiba di Pelabuhan Kijing, Kalimantan Barat pada Rabu (9/9/2026) mendatang.
Bantuan Jepang Diapresiasi
Adapun seluruh perhatian Pemerintah Jepang dalam berbagai bentuk dukungan terhadap penanganan karhutla di Kalimantan secara langsung diapresiasi Kemhan. Helikopter hingga ratusan personel diharapkan bisa mempercepat pemadaman karhutla.
”Atas nama pemerintah Indonesia, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah Jepang atas dukungan dan solidaritas yang diberikan. Kami berharap tambahan tiga helikopter H-47 Chinook dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan,” tegas Kemhan.
Sebagai catatan, bantuan ini tercatat memang menjadi bagian dari bentuk kerja sama pertahanan dari kedua negara yang berjuluk Defence Cooperation Arrangement (DCA) yang pernah disahkan pada 4 Mei 2026 lalu.
Perjanjian ini pun turut berisi soal penanganan bencana. Sehingga, Jepang yang ikut turun tangan dalam perkara karhutla ini murni sebagai kerangka diplomasi yang telah disepakati kedua negara sebelumnya.









