catrawarta.com - Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, meninggal dunia di tenda darurat RSUD Aeremo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 20.10 WITA.
Direktur RSUD Aeremo Chandrawati Saragih mengatakan Gonzalo tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sekitar pukul 19.32 WITA dalam kondisi tidak sadarkan diri. Sebelumnya, Gonzalo dirujuk dari Puskesmas Kota.
”Beliau sempat ditangani dokter anestesi dan dokter penyakit dalam. Kondisinya sudah tidak baik, sudah kritis. Tidak lama kemudian beliau dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 20.10 oleh Dokter Eric,” ujar Chandrawati, Minggu (4/10/2026).
Menurut Chandrawati, Gonzalo sempat mendapatkan penanganan medis selama sekitar 30 menit. Pihak rumah sakit belum dapat memastikan penyebab kematiannya. Namun, Chandrawati menyebut terdapat dugaan Gonzalo mengalami serangan jantung.
”Kemungkinan besar serangan jantung,” katanya.

Aktif Tangani Dampak Gempa
Gonzalo meninggal di tengah aktivitasnya menangani dampak gempa Flores yang turut melanda Kabupaten Nagekeo.
Sebagai Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo dipercaya memimpin Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Gempa Flores di Kabupaten Nagekeo. Ia diketahui rutin mengunjungi lokasi pengungsian dan memantau kondisi masyarakat yang terdampak gempa.
Kehadirannya membuat Gonzalo cukup dikenal oleh warga yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian. Ia juga aktif mengikuti rapat koordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di lokasi terdampak.
Sehari sebelum meninggal, Gonzalo masih mendampingi Pasha Ungu, anggota DPR RI dari Fraksi PAN yang datang ke Nagekeo untuk menjalankan misi kemanusiaan bagi warga terdampak gempa
Sebelumnya, pada 1 Oktober 2026, Gonzalo juga mendampingi Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti dalam kunjungan ke sejumlah fasilitas publik dan infrastruktur yang terdampak gempa di Kabupaten Nagekeo.
Profil Gonzalo Gratianus Muga Sada
Gonzalo Gratianus Muga Sada lahir di Doberako, NTT, 11 April 1968. Ia merupakan politikus yang pernah menempuh pendidikan di Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang.
Gonzalo mengawali kiprah politiknya bersama Partai Persatuan Indonesia (Perindo) pada 2018. Ia kemudian terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi NTT untuk periode 2019-2024.
Pada 2024, Gonzalo berpindah ke Partai Amanat Nasional (PAN). Gonzalo dilantik menjadi Wakil Bupati Nagekeo pada 20 Februari 2025 mendampingi Simplisius Donatus selaku Bupati Nagekeo, setelah menang pemilihan Bupati Nagekeo 2024.
Ia dipercaya mendampingi Bupati Nagekeo dalam memimpin pemerintahan Kabupaten Nagekeo sebagai wakil bupati hingga akhir hayatnya.









