CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Warta

Berbagi Cahaya Ramadan dari Madusari

Penulis: dhiya 7 Mar 2026 4 menit baca
Penyerahan kacamata plus gratis dari Lions Club Wonosobo-Dieng dan Pemuda Prima di Madusari Maduretno Wonosobo. Foto : Muharno Zarka
Bagikan:
0

catrawarta.com - Di sebuah sudut lereng pegunungan Wonosobo, suasana Madrasah Roudlotu Shobina di Dusun Madusari, Desa Maduretno, Kecamatan Kalikajar, tampak lebih hidup dari biasanya pada Jumat sore (6/3/2026). Anak-anak berlarian kecil di halaman madrasah, para lansia duduk menunggu giliran menerima bantuan, sementara para relawan sibuk menata nasi kotak untuk berbuka puasa.

Di tengah suasana Ramadan yang penuh kehangatan itu, kolaborasi sosial terjalin antara Lions Club Wonosobo-Dieng, Pemuda Prima Wonosobo, dan Garda Prima Madusari. Mereka menggelar bakti sosial dengan satu tujuan sederhana namun bermakna: menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.

Kegiatan tersebut menyalurkan berbagai bantuan kepada warga sekitar, mulai dari santunan anak yatim, pembagian nasi kotak untuk buka puasa bersama, hingga pembagian kacamata plus gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

Presiden Lions Club Wonosobo-Dieng, Cecilia Rini, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen organisasi untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui aksi sosial yang nyata.

“Pada kegiatan hari ini kami mengadakan bakti sosial bersama Garda Prima Madusari dan Pemuda Prima Wonosobo. Kami membagikan 105 nasi kotak untuk buka bersama, santunan bagi 50 anak yatim dan janda, serta 100 unit kacamata plus gratis untuk warga,” ujarnya.

Bagi sebagian warga, bantuan kacamata itu bukan sekadar benda kecil, tetapi sangat berarti dalam kehidupan sehari-hari. Terutama bagi para lansia yang mulai mengalami gangguan penglihatan.

Menurut Cecilia, pembagian kacamata tersebut diprioritaskan bagi warga berusia di atas 50 tahun yang mengalami kesulitan membaca.

“Kacamata plus ini diharapkan bisa membantu para lansia untuk membaca, termasuk saat tadarus Alquran selama Ramadan,” katanya.

Namun tidak hanya lansia yang berkesempatan mendapatkan bantuan tersebut. Jika persediaan masih tersedia, kacamata juga diberikan kepada para pelajar dari tingkat SD/MI hingga SMA/SMK yang membutuhkan untuk menunjang kegiatan belajar.

Ia menambahkan, kegiatan sosial seperti ini bukan kali pertama dilakukan oleh Lions Club Wonosobo-Dieng. Selama ini mereka secara rutin menggelar aksi sosial dan buka puasa bersama masyarakat. Bahkan, kegiatan serupa telah memasuki tahun keempat penyelenggaraan.

Lebih dari sekadar bantuan material, kegiatan ini juga membawa pesan penting tentang kebersamaan dan toleransi.

“Anggota Lions Club berasal dari berbagai latar belakang agama. Melalui kegiatan ini kami ingin menjalin silaturahmi sekaligus menunjukkan bahwa semangat berbagi bisa dilakukan bersama-sama,” ujarnya.

Semangat kolaborasi tersebut juga dirasakan oleh para pemuda lokal. Ketua Garda Prima Madusari, Andi Nugroho, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti bahwa organisasi kepemudaan dapat berperan aktif dalam membantu masyarakat.

“Kami berkolaborasi dengan Lions Club Wonosobo-Dieng dan Pemuda Prima Wonosobo untuk mengadakan bakti sosial berupa santunan anak yatim, pembagian nasi kotak, dan kacamata gratis bagi warga,” katanya.

Garda Prima sendiri merupakan organisasi kepemudaan yang berbasis di Dusun Madusari. Berdiri sekitar lima tahun lalu, organisasi ini berfokus pada kegiatan sosial serta pengamanan lingkungan.

Saat ini Garda Prima memiliki sekitar 250 anggota yang berasal dari berbagai wilayah di sekitar Madusari. Selain aktif dalam kegiatan sosial, mereka juga terlibat dalam pengamanan lingkungan serta menjadi relawan saat terjadi bencana alam.

“Kami selalu berkoordinasi dengan Polsek dan Koramil Kalikajar agar kegiatan pengamanan lingkungan dan sosial yang kami lakukan berjalan sinergis dan mampu menjaga kondusivitas wilayah,” jelas Andi.

Kolaborasi sosial tersebut semakin kuat dengan dukungan Pemuda Prima Wonosobo, sebuah organisasi pemuda yang anggotanya tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Wonosobo.

Ketua Pemuda Prima Wonosobo, Umar Yusuf, menilai kegiatan seperti ini penting untuk menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan generasi muda.

Menurutnya, Ramadan bukan hanya momentum ibadah secara personal, tetapi juga kesempatan memperkuat solidaritas sosial.

“Kegiatan sosial seperti ini menjadi agenda rutin organisasi kami untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menjelang waktu berbuka, suasana di madrasah semakin ramai. Anak-anak yatim menerima santunan dengan wajah berbinar, para lansia mencoba kacamata baru mereka, sementara para relawan mulai membagikan nasi kotak.

Di tengah sederhana­nya acara itu, tersimpan pesan besar: bahwa kepedulian, gotong royong, dan kebersamaan masih hidup di tengah masyarakat.

Dan di Madusari sore itu, Ramadan benar-benar terasa sebagai bulan yang menghadirkan cahaya—bukan hanya bagi mata yang kembali bisa membaca, tetapi juga bagi hati yang merasakan hangatnya berbagi.

Tags:
#Lion club #ramadhan #wonosobo
Penulisdhiya
Jurnalis lulusan Sosiologi UIN Sunan Kalijaga 2025.
EditorYuliantoro
Alumni Sosiologi UGM (1995), jurnalis dan penulis yang menekuni isu sosial, budaya, dan kebijakan publik.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Warta

Prabowo Lantik Pratikno sebagai Kepala Wantimpres, Rocky Gerung Jadi Anggota

Siswantini Suryandari • 2 Okt 2026
Warta

Jokowi Hormati Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Warta

Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Warta

Denny Indrayana: KPU Korbankan Independensi demi Loloskan Gibran

Siswantini Suryandari • 6 Okt 2026
Warta

Bupati Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Izin dan TPPU

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Warta

Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak

Wiwit • 10 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Two men balance on a pile of branches in a smoke filled forest one wearing a uniform and face mask the other in a brown shirt nearby
Warta

Palangka Raya Perpanjang Status Darurat, Warga Luapkan Keluh Kesah Hadapi Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Two story brick house with white and blue accents turquoise balcony railing and arched windows
Warta

BGN Tegaskan Bangunan Tempat Penemuan Mayat Terborgol di Kendal Bukan Dapur MBG

Wiwit • 10 Okt 2026
Kebakaran hutan dan lahan
Warta

Bendung Api Karhutla, BNPB Uji Material Realiza Anti Chamas 

Mutia • 10 Okt 2026
Ilustrasi orangutan
Warta

Orangutan Korban Karhutla di Kalbar Dipulangkan ke Habitat Alami di Batu Nyambu

Mutia • 10 Okt 2026
Gunungkidul night carnival 2026
Catra Wisata

Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya 

Mutia • 10 Okt 2026
Untuk mencegah bertambahnya angka perceraian kantor urusan agama kua kecamatan kaliori bekerja sama dengan takmir masjid menghadirkan inovasi kurma
Warta

KUA Kaliori Buka Konsultasi Keluarga di Masjid, Tekan Angka Perceraian

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Selama 15 tahun pilot berkostum bangau menggunakan pesawat ultraringan untuk mengajari anak anak bangau amerika whooping crane bermigrasi dari wisconsin menuju florida amerika serikat
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Sebanyak 2 762 perusahaan atau 504 persen dari total 5 476 perusahaan yang mengikuti program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup proper 20242025 masih memperoleh peringkat merah
Catra Cendekia

50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
0
Follow us on
Up Next: Muhammadiyah: Kripto Gagal Menenuhi Syarat Utama sebagai Mata Uang
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network