BMKG Tetapkan DIY Status Awas Kekeringan, Dampak El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027
Kondisi cuaca ekstrem yang membakar wilayah Yogyakarta dipicu oleh tingginya aktivitas fenomena El Nino yang melintasi samudra.
Kondisi cuaca ekstrem yang membakar wilayah Yogyakarta dipicu oleh tingginya aktivitas fenomena El Nino yang melintasi samudra.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan ringan turun di sejumlah daerah di Tanah Air pada Senin (31/08/2026).
BMKG catat 7.492 gempa susulan di Flores, NTT per 26 Agustus 2026. Sebagian besar terjadi di laut utara Flores.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), TNI Angkatan Udara (TNI AU), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC)
BMKG resmi menetapkan seluruh wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masuk ke dalam status ‘Awas’ terhadap karhutla.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap empat provinsi yang menjadi prioritas karena memiliki jumlah titik panas (hotspot) signifikan di tengah meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan rangkaian gempa susulan atau aftershock diperkirakan masih akan berlangsung selama tiga hingga empat minggu ke depan.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi kemarau membutuhkan komunikasi cepat dan kerja bersama tanpa terhambat batas-batas kewenangan.
Pascagempa bumi M 7,7, Provinsi NTT dan sekitarnya tercatat BMKG mengalami 2.768 gempa susulan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengakhiri peringatan dini tsunami pada pukul 07.30 WIB, Sabtu (15/8/2026), setelah gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).