Seniman

Cat air diatas kertas karya trilogi Yoes Wibowo

Ziarah Estetik Yoes Wibowo Memanggil Jiwa Nusantara

Perhelatan Mini Art Malang #7 yang berlangsung pada 17 hingga 30 Juli 2026 di Malang Creative Center (MCC), menjadi panggung pembuktian bagi dinamika seni rupa Jawa Timur. Ruang pameran kali ini menyuguhkan percikan estetika yang memikat melalui kehadiran Zona 3, sebuah bilik khusus yang dirancang sebagai Paviliun Kota. Tahun ini, kehormatan tersebut jatuh kepada Kota […]

Wahyu Nugroho bersama owner Hamur Artspace

Mengurai Badai Batin Hendung Tunggal Jati

Kalau kita amati dengan seksama, banyak pameran seni rupa kontemporer yang terjebak dalam selebrasi visual yang superfisial. Di tengah kecenderungan estetika yang serba rapi dan terkalkulasi, pameran tunggal Hendung Tunggal Jati bertajuk “Inside Out” yang berlangsung pada 12–20 Juli 2026 di Hamur Artspace, Malang, hadir bagai sebuah interupsi. Kolaborasi antara Studio Dinding Luar dan Hamur […]

Cak Nun Membaca Indonesia dari Desa

Tak banyak cendekiawan Indonesia yang bisa membahasakan semesta permasalahan yang dihadapi bangsa ini sehingga mudah dipahami dan dimengerti rakyat pedesaan. Dari yang sedikit itu, Emha Ainun Najib perlu diapresiasi. Selalu merasa bukan siapa-siapa, tetapi bagi orang lain yang melihatnya akan bilang, ” Uwong kok iso ngopo-ngopo!” Menjadi penyair, menulis beragam opini atau naskah, membuat dan […]

Ismail Marzuki (Sumber: idntimes.com)

Mengulik Cara Ismail Marzuki Mencintai Negeri Ini

Banyak cara bisa dilakukan untuk mengekspresikan rasa cintanya pada bangsa dan negaranya. Angkat senjata, mendidik anak-anak bangsa, menulis opini atau artikel, membuat puisi, atau menggubah lagu. Yang terakhir ini seperti dilakukan Ismail Marzuki. Bang Maing, sapaan khas anak Betawi yang lahir di Kwitang 11 Mei 1914 dan wafat 25 Mei 1958, Marzuki dikenal sebagai komponis […]

Karya “Catatan Perjalananan’, 115 cm X 150 cm, AOC, 2016 (Dok. Penulis)

Menakar Ulang Dikotomi Semu Karya Seni Rupa

Obrolan di antara publik seni, entah di pojok-pojok ruang pameran atau warung kopi pinggir jalan tempat para perupa berkumpul, masih saja dikerubuti oleh perdebatan yang berulang. Perbincangan terjebak pada dikotomi: pertarungan antara teknik yang rapi dan spontanitas yang dianggap “berjiwa”. Ada tendensi penyederhanaan, di mana karya yang digarap rapi dianggap dingin, sementara yang liar dan […]

Karya Hyperabstract-10102025 (Dok. Penulis)

Seniman Bukan Kuli Studio!

Di dalam dunia seni rupa ada aturan, tapi tidak tertulis. Entah bersumber dari mana, seniman tidak selayaknya memberi nama pada style atau gaya karyanya sendiri. Seolah-olah, hak untuk melabeli sebuah identitas artistik harus dari orang lain, bukan si pencipta. Misalnya ada perupa yang punya nyali mendeklarasikan nama style lukisannya secara mandiri, seketika opini dari publik […]

Red-toned abstract cross-section of a human head showing prominent blood vessels through the skull and brain area against a dark background.

Jiwa Pendekar di Atas Kanvas

Dunia seni rupa sesungguhnya adalah sebuah panggung persilatan yang seolah diam namun penuh gejolak. Di sana, para pencipta rupa bertarung bukan dengan pedang atau keris, melainkan dengan garis dan warna. Ada sebuah hukum alam yang berlaku secara alami, semakin matang jiwa seorang seniman, semakin sederhana pula penampakan lahiriah karyanya. Fenomena ini persis seperti gerak-gerik seorang […]

Two slender tree trunks stand side by side in a bed of textured fallen leaves, creating a vertical split in the scene.

Mempertanyakan Integritas Galeri

Sebutan penjaga gerbang bagi galeri seni terasa ironis. Istilah tersebut seharusnya mencerminkan upaya perlindungan terhadap martabat seni rupa. Namun, kenyataan di lapangan sering menunjukkan arah berlawanan dalam praktik keseharian. Bukannya menjadi penyaring, gerbang galeri justru sering dibuka lebar demi pasar. Seleksi karya menjadi sangat kompromistis. Hal ini dilakukan demi menjamin kelangsungan ekonomi institusi tersebut. Ekonomi […]

Obrolan Kecil di Yogyakarta, Mimpi Besar Merajut Indonesia

Di sebuah sudut Gallery Saptohoedojo, Minggu siang itu (12/4/2026), tak ada panggung megah atau seremoni yang berjarak. Yang ada justru lingkaran percakapan—hangat, setara, dan terbuka. Para seniman, akademisi, dan pegiat budaya duduk berdampingan, saling menyapa, saling mendengar. Dari ruang sederhana inilah, gagasan besar tentang Indonesia sebagai “rumah kebhinekaan” dirajut. Nama-nama seperti Yani Saptohoedojo, Sri Suryawidati, […]