CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Catra Wisata

Kampung Hanacaraka Semanu, Ruang Hidup Tradisi Jawa di Gunungkidul

Penulis: Mutia 9 Agu 2026 3 menit baca
Kampung hanacaraka di semanu gunungkidul
SEMANU: Kampung Hanacaraka di Semanu, Gunungkidul. (Sumber: Dok Instagram @ngeposari).
Bagikan:
0

catrawarta.com - Surga bagi pecinta wisata budaya, khususnya aksara Jawa ada di Padukuhan Semuluh Lor, Kalurahan Ngeposasi, Kapanewon Semanu, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ada sebuah tempat wisata yang rasanya bisa dikunjungi bersama keluarga dan juga anak-anak.

Tempat itu yakni Kampung Hanacaraka. Area perkampungan ini bukan tempat singgah biasa yang bisa didatangi pengunjung, melainkan merupakan manifestasi kecintaan warga lokal terhadap warisan nenek moyang mereka sendiri di Tanah Gunungkidul.

Berdiri dan diresmikan pada April 2024 oleh eks Bupati Gunungkidul Sunaryanta, lokasi ini menjadi tempat lahirnya semangat gotong royong sekaligus usaha masyarakat lokal yang telah dimulai dengan penuh kesabaran selama beberapa tahun sebelumnya.

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

Tata Ruang Berbasis Budaya

Kampung ini secara tampilan visual mengadopsi kerapian sekaligus keasrian tata ruang berbasis budaya dari Desa Panglipuran Bali.

Sehingga, Kampung Hanacaraka ini rasanya tepat dikunjungi untuk wisatawan yang ingin menyaksikan perkampungan cantik dengan budaya khas Jawa, khususnya Gunungkidul yang cukup kental.

Sejak berdirinya, Kampung Hanacaraka menjelma menjadi tempat menyelami kebudayaan berbasis edukasi yang begitu hidup di tengah perbukitan kapur karst Gunungkidul.

Group of people sitting on the floor processing nuts or seeds with women in hijabs and a man assisting
AKTIVITAS: Pengunjung yang menikmati suasana dan kegiatan masyarakat lokal di Kampung Hanacaraka Gunungkidul. (Sumber: Dok Instagram @ngeposari).

Bangunan dan Alam Selaras

Saat pengunjung memasuki kawasan ini, mereka bakal langsung disambut dengan bangunan kampung yang teratur dan cukup selaras dengan alam.

Udara yang masih asri juga menjadi pelengkap saat para pengunjung melewati jalan-jalan kecil di antara perkampungan berarsitektur tradisional Jawa.

Perkampungan ini rasanya menangkap esensi filosofi Jawa di setiap sudutnya. Ada cara hidup masyarakat Jawa di masa lampau yang masih diteruskan hingga saat ini oleh masyarakatnya dan bisa disaksikan langsung oleh para pengunjung.

Beragam Daya Tarik Menyenangkan

Di sini, pengunjung bisa mengikuti berbagai aktivitas menyenangkan berbasis edukasi dan budaya. Salah satunya soal workshop interaktif aksara Jawa yang bisa diikuti oleh semua kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa serta turis mancanegara.

Beberapa kali, tour guide akan membawa pengunjung untuk merasakan menulis aksara Jawa dengan canting batik, kuas Lukis, hingga daun lontar. Belajar aksara Jawa menjadi pengalaman yang menyenangkan.

Ada juga kesempatan bagi para pengunjung untuk menjelajahi sudut hijau kampung di tanamani aneka tanaman obat keluarga (TOGA). Di sini, pengunjung juga bisa menyaksikan langsung proses pengolahan bahan alami menjadi jamu herbal dan tradisional yang diracik dengan tepat oleh warga lokal.

Group of people in blue shirts standing around a large pile of uprooted roots or branches on the ground at an outdoor workshop or event
ALAMI: Pengunjung yang menikmati suasana alam dan kegiatan masyarakat lokal di Kampung Hanacaraka Gunungkidul. (Sumber: dok. Instagram @ngeposari).

Bagi pecinta nostalgia juga tak perlu khawatir. Sebab, Kampung Hanacaraka ini juga tersedia area khusus untuk permainan tradisional. Di antaranya ada egrang bambu, pelataran gobak sodor, hingga dakon serta permaiann bakiak panjang.

Semua ini bisa dinikmati oleh kalangan orang dewasa. Selain menghadirkan gelak tawa, permainan ini juga bakal mengembalikan ingatan para pengunjung terhadap kenangan masa kecil yang membahagiakan lewat permainan tradisional.

Kampung Hanacaraka adalah bukti nyata bahwa di tengah gempuran arus modernisasi dan digitalisasi, kearifan lokal tetap bisa berdiri teguh, beradaptasi, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakatnya. Lebih dari sekadar destinasi foto atau tempat berlibur akhir pekan, tempat ini adalah perjalanan spiritual dan edukatif yang mengajak siapa saja untuk merawat identitas bangsa.

Tags:
#Budaya #Budaya jawa #gunungkidul #kampung hanacaraka #wisata gunungkidul
Smiling woman wearing a beige hijab, black jacket, striped shirt, and a watch, standing against a dark textured wall.
PenulisMutia
Penulis yang telah mendalami bidang jurnalistik sejak 2015. Sedang mendalami isu-isu di bidang sosial, budaya, dan kebijakan publik di Yogyakarta serta nasional.
Sketched-style portrait of a man with glasses, smiling, outdoors with palm trees in the background.
EditorWicaksana
Jurnalis senior, tinggal di Yogyakarta.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Catra Wisata

Jagad Bambu Nusantara Lengkapi Paket Wisata Gerobak Sapi

Tim Liputan Catrawarta • 10 Okt 2026
Catra Wisata

Jaring Wisatawan, STARLUX Airlines Buka Rute Langsung Taipei-Bali

Siswantini Suryandari • 2 Okt 2026
Catra Wisata

Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya 

Mutia • 10 Okt 2026
Catra Wisata

Tren Positif Pariwisata, Kemenpar Klaim RI Catat Pertumbuhan Wisatawan di Tengah Dinamika Geopolitik 

Mutia • 10 Okt 2026
Catra Wisata

Dari Erupsi Anak Krakatau hingga Kebakaran Sade, Kemenpar Perkuat Mitigasi Pariwisata

Siswantini Suryandari • 9 Okt 2026
Catra Wisata

Desa Wisata Krebet Jadi Destinasi Edutrip Unggulan Kemenpar

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Gunungkidul night carnival 2026
Catra Wisata

Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya 

Mutia • 10 Okt 2026
Ilustrasi destinasi wisata
Catra Wisata

Tren Positif Pariwisata, Kemenpar Klaim RI Catat Pertumbuhan Wisatawan di Tengah Dinamika Geopolitik 

Mutia • 10 Okt 2026
Ox drawn wooden wagon with a thatched canopy carrying passengers along a rural road
Catra Wisata

Jagad Bambu Nusantara Lengkapi Paket Wisata Gerobak Sapi

Tim Liputan Catrawarta • 10 Okt 2026
Speaker at podium presenting tourism gdp data on a large screen indonesian flag and audience at round tables in a formal conference hall
Catra Wisata

Dari Erupsi Anak Krakatau hingga Kebakaran Sade, Kemenpar Perkuat Mitigasi Pariwisata

Siswantini Suryandari • 9 Okt 2026
Desa wisata krebet kabupaten bantul daerah istimewa yogyakarta diy dipilih kementerian pariwisata kemenpar sebagai salah satu dari enam desa wisata yang diperkenalkan sebagai destinasi wisata edukasi atau edutrip unggulan
Catra Wisata

Desa Wisata Krebet Jadi Destinasi Edutrip Unggulan Kemenpar

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Pawai ekosistem malioboro dalam rangkaian road to wayang jogja night carnival wjnc ke 10
Catra Wisata

Tujuh Agenda HUT ke-270 Kota Yogyakarta 2026, Catat Daftar hingga Tanggalnya!

Mutia • 7 Okt 2026
Wayang jogja night carnival wjnc 2026
Catra Wisata

Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 Digelar Hari Ini 7 Oktober 2026 di Malioboro, Semarak HUT ke-270 Kota Jogja

Mutia • 7 Okt 2026
Wonderful indonesia gastronomy wig talks 2026 resmi digelar di grand hotel de djokja dengan menghadirkan 22 pembicara dari unsur pemerintah industri pegiat seni hingga akademisi sabtu 3102026
Catra Wisata

GKR Bendara: Gastronomi Yogyakarta Harus Punya Cerita

Siswantini Suryandari • 4 Okt 2026
0
Follow us on
Up Next: Penembakan detik detik penembakan 2 warga sipil di festival budaya lembah baliem di papua pegunungan sumber Pelaku Penembakan Festival Lembah Baliem Terungkap, Terindikasi Anggota KKB
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network