catrawarta.com - Aktor papan atas Hollywood sekaligus aktivis lingkungan Leonardo DiCaprio mengunggah pernyataan terbuka mengenai peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan dan Sumatera.
Klaim lebih dari 800 ribu hektare hutan terbakar, pemeran dalam film Titanic ini mengungkap rasa prihatin mendalamnya ke dalam sebuah video singkat yang berisi pembahasan mengenai dampak karhutla terhadap satwa liar.
“Mendesak: Kalimantan sedang terbakar, dengan lebih dari separuh orangutan Kalimantan di dunia berada dalam bahaya,” tulis DiCaprio dalam unggahan pribadinya, dikutip Minggu (4/10).
“Lebih dari 2 juta acre (800 ribu hektare) hutan telah terbakar di seluruh Pulau Kalimantan dan Sumatera. Luasan tersebut lebih dari 10 kali ukuran New York City,” sambungnya.
Soroti Orangutan
Dalam video yang dirilis, DiCaprio turut mengungkap seekor orangutan yang tengah dievakuasi dari titik kebakaran. Diungkapnya, karhutla yang membuat orangutan mengalami kesulitan ini tengah ditangani oleh sejumlah pihak.
“Orangutan Kalimantan terlihat melarikan diri dari hutan yang terbakar ketika habitat mereka menghilang. Orangutan ini diselamatkan oleh BKSDA di Kalimantan Tengah, didukung oleh BOS Foundation, dan kini berada dalam perawatan dokter hewan,” lanjut dalam keterangannya.
Sebut Faktor Karhutla
Lebih lanjut, DiCaprio lalu mengungkap sejumlah faktor yang membuat karhutla kian terasa kering serta panas. Adapun alasannya yakni seputar perubahan iklim hingga ulah manusia yang mulai mempertimbangkan pembukaan hutan.
“Perubahan iklim membuat hutan Kalimantan menjadi lebih kering, lebih panas, dan lebih rentan terhadap kebakaran, yang sering kali dimulai oleh manusia untuk membuka hutan bagi pertanian,” sebutnya.
“Ketika lahan gambut yang kaya karbon seperti ini terbakar, lahan tersebut juga melepaskan sejumlah besar karbon yang tersimpan, yang semakin memperburuk krisis iklim dan keanekaragaman hayati,” imbuhnya.
Tak hanya menyoroti nasib satwa liar, karhutla yang terjadi juga disebutnya telah memberi dampak yang luas bagi masyarakat sekitar. DiCaprio tak mengelak, ada lebih dari 5 juta orang yang terpaksa menghirup udara yang tak layak.
Pernah Kunjungi Orangutan
Sebagai catatan, Leonardo DiCaprio sendiri sempat berkunjung langsung ke Indonesia pada 27-28 Maret 2016 di Taman Nasional Gunung Leuser, Aceh. Di lokasi tersebut, ia menyempatkan diri untuk melihat langsung kehidupan tiga ekor orangutan Sumatera dewasa.
Kunjungannya kala itu dilakukan di Stasiun Penelitian Ketambe setelah menyeberangi Sungai Alas menggunakan perahu. Leonardo tidak sendirian, melainkan didampingi oleh sesama rekan aktor seperti Adrien Brody hingga Fisher Stevens.
Kunjungan singkat selama dua jam ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian satwa langka dan lingkungan di Indonesia.









