CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Pena Catra

Messi, Benchmark Sebuah Kompetensi

Penulis: Wahjudi Djaja 17 Jun 2026 3 menit baca
Lionel messi
Ilustrasi Lionel Messi (Sumber: Catrawarta)
Bagikan:
0

catrawarta.com - Lionel Messi adalah sebuah fenomena. Lebih dari sekedar pemain di lebar lapangan sepakbola, ia menunjukkan pada kita bagaimana hidup dilukis dengan indah di arena olah raga. Kombinasi kepribadian yang hangat, keahlian permainan yang mumpuni, dan pencapaian yang mengesankan.

Sebagai seorang pemain kaliber, Messi nyaris sulit untuk dikejar. Catat rekornya khusus di Piala Dunia: 27 laga putaran final, pertama dalam sejarah yang bermain di enam turnamen Piala Dunia (2006-2026), 12 kali sebagai Man of the Match (terbanyak dalam sejarah Piala Dunia), dan assist terbanyak di lima edisi Piala Dunia berbeda. Belum rekor pribadi atau bersama klubnya yang menyabet 8 penghargaan Ballon d’Or serta rekor 45 gelar Guinness World Records.

Apa yang bisa dipetik dari pemain top sepanjang sejarah asal Argentina ini? Pertama, bekali hidup dengan keahlian, lalu tekuni itu dengan penuh totalitas dan kesungguhan. Tak pernah Messi habiskan waktunya tanpa mengasah keahliannya bermain bola. Entah akurasi tendangan, ketepatan menerima umpan, kelincahan memainkan bola, atau membangun teamwork bersama teman. Pastikan memiliki pola hidup sehat, baik menyangkut asupan gizi maupun lingkungan pergaulan. Segalanya telah dimilili Messi tapi tak sekalipun dia terlihat begadang sepanjang malam.

Baca Juga
5 artikel
  1. Pena Catra Teladan Kejujuran →
  2. Pena Catra Keluar dari ”Sarang Penyamun” →
  3. Pena Catra Affandi, Chairil Anwar dan Revolusi Kebudayaan →
  4. Pena Catra Korupsi Bukan Dominasi Elite →
  5. Pena Catra Etika Petinggi Negeri →

Kedua, pastikan urusan keluarga aman dan tanpa menyisakan permasalahan. Tak ada pemain kaliber dunia yang terlihat harmonis bukan saja di saat pertandingan maupun di luar pertandingan. Tak hanya sekali dua kali, kita dipertontonkan bagaimana Antonela bersama Thiago, Mateo dan Ciro bersorak penuh kebanggaan saat Messi bisa menceploskan bola ke gawang lawan. Kita pun kadang tertawa lebar melihat Messi menghampiri keluarganya di tepi lapangan usai menciptakan gol. Messi sangat mencintai mereka, dan keluarganya jauh dari gosip dan skandal. Bagi Messi, keluarga adalah sumber energi dan inspirasi.

Ketiga, cintai duniamu lalu hadapi dan jalani itu dengan penuh loyalitas dan totalitas. Karier profesional bukan sekedar ditandai tingginya angka transfer, tetapi bagaimana pemain membuktikan diri layak memiliki transferan selangit. Dan lebih dari itu semua, Messi memang jenius. Pergerakannya di lapangan sering dianggap lamban, hanya menunggu bola datang, tapi tak ada orang yang bisa meragukannya saat bola berada di kakinya. Deretan pemain belakang mudah dikecoh dan dilalui, dan tak hanya sekali dia memperdaya kiper lawan. Messi lihat mengukur sudut atau ruang, dia jeli melihat arah bola, dan tak ada partner yang tak dimanjakan oleh umpan matangnya.

Tak pernah merendahkan teman satu tim, Messi pintar dalam mengaransemen kesebalasan hingga daya juang tim menjadi sangat tinggi. Memberi ruang dan mensuport yang muda, lalu memberinya kepercayaan, menjadikan Messi jenderal lapangan yang disegani. Saat tim tertekan, ketenangannya menjadi kunci sehingga, pada kesempatan berikutnya, teman-temannya cepat bangkit dan mengejar ketertinggalan. Messi memang sebuah fenomena global yang langka ditemukan. Lihat bagaimana dia memompa liga Amerika, Major League Soccer (MLS), saat masuk ke barisan Inter Miami.

Pada laga pertama (17/6/2026) melawan Algeria, Argentina menekuk kuda hitam Negeri Para Singa dengan skor telak 3:0. Dan Messi melakukan hattrick, mencetak tiga gol (mestinya empat tetapi satu dianulir wasit) hingga mencatatkan sejarah sebagai pemain pertama yang tampil pada enam edisi Piala Dunia.

Piala Dunia 2026, bisa jadi merupakan ajang terakhir Messi mengingat usianya sudah 39 tahun. Tetapi melihat stamina, keakuratan, dan kejeniusannya, nampaknya kita masih akan lebih lama melihat kiprah Messi. Satu hal, kombinasi indah antara cinta, skill dan daya juang, Messi telah mengukir sejarah sepak bola dengan catatan yang sulit ditandingi. Keputusan terbaik, kata Messi, tidak dibuat dengan pikiranmu, tetapi dengan nalurimu.

Ksatrian Sendaren, 17 Juni 2026

Tags:
#argentina #goal #hattrick #legenda #lionel messi #piala dunia 2026 #Sepak bola
Male singer on stage, wearing a white robe and head wrap, holding a microphone and raising one arm.
PenulisWahjudi Djaja
Budayawan Sleman, Ketua Umum Keluarga Alumni Sejarah Universitas Gadjah Mada (Kasagama), Dosen STIEPAR API Yogyakarta, Pokja Ketahanan Ekonomi Badan Kesbangpol DIY, Direktur Pusat Kebudayaan Saptohoedojo
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Pena Catra

Teladan Kejujuran

Wicaksana • 7 Okt 2026
Pena Catra

Keluar dari ”Sarang Penyamun”

Wicaksana • 4 Okt 2026
Pena Catra

Affandi, Chairil Anwar dan Revolusi Kebudayaan

Wahjudi Djaja • 24 Sep 2026
Pena Catra

Korupsi Bukan Dominasi Elite

Wicaksana • 21 Sep 2026
Pena Catra

Etika Petinggi Negeri

Wicaksana • 15 Sep 2026
Pena Catra

Jangan ‘Racuni’ Anak Kami

Wicaksana • 8 Sep 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
A magnifying glass over a cafeteria tray highlighting a pile of rice on the top compartment with bread and a mug in the background
Pena Catra

Jangan ‘Racuni’ Anak Kami

Wicaksana • 8 Sep 2026
Firefighter climbs a towering wall of stacked papers as flames rage in the background with people observing from the top
Pena Catra

Kegagapan Menghadapi dan Mengatasi Bencana

Wicaksana • 31 Agu 2026
Wide city avenue leads to a neoclassical government building as journalists with cameras and microphones line the street awaiting a press statement under a red flag
Pena Catra

Akhir Cerita ‘Demonstrasi’

Wicaksana • 28 Agu 2026
Children in white shirts carry buckets and try to douse flames as a wildfire ravages a forest behind them
Pena Catra

Pemadaman Kebakaran Hutan, Jangan Libatkan Anak-Anak!

Wicaksana • 24 Agu 2026
Protesters stand on the roof of a neoclassical government building raising fists beside the indonesian garuda emblem amid cracks and torn banners
Pena Catra

Mengapa Mereka Marah?

Wicaksana • 17 Agu 2026
Rocket bound by chains within a red no entry circle over a city skyline conveying a prohibition or ban on missiles
Pena Catra

Nuklir untuk Perdamaian

Wicaksana • 9 Agu 2026
Indonesian official in a beige uniform and black peci sits at a desk with a microphone tablet papers and a small indonesian flag
Pena Catra

Komunikasi Nirempati

Wicaksana • 3 Agu 2026
Stylized portrait of a high ranking officer in a dark green ceremonial uniform with gold epaulettes medals and a sword seated in a carved chair
Pena Catra

Wirya, Arta dan Winasis

Wahjudi Djaja • 22 Jul 2026
0
Follow us on
Up Next: Ilustrasi musim kemarau sumber  pexels Kemarau Datang, 12 Kapanewon di Gunungkidul Rawan Kekeringan
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network