CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Warta

Kontroversi Kata ‘Enjoy’ di Tengah Kepungan Asap, Wali Kota Palembang Akhirnya Sampaikan Permohonan Maaf

Penulis: Wiwit 9 Okt 2026 3 menit baca
Man in a white dress shirt with a clipped microphone speaking outdoors among onlookers and a nearby official looking figure
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa buka suara mengenai (Dok. Tangkapan Layar Instagram @ratudewa)
Bagikan:
0

catrawarta.com - Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan permohonan maaf secara terbuka terkait pernyataannya yang melontarkan kata ”enjoy” saat merespons situasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ucapan tersebut sempat menuai gelombang kritik dari warga Kota Palembang yang tengah berjuang menghadapi dampak buruk pekatnya polusi udara.

​Gelombang protes masyarakat mencuat usai potongan video wawancara Ratu Dewa menyebar luas di media sosial. Dalam rekaman yang diambil pada Senin (5/10/2026) di Griya Agung Palembang tersebut, ia sempat memberikan jawaban terkait kondisi kesehatannya di tengah kepungan asap.

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

“Kalau saya sebenarnya sampai sekarang tidak ya, karena mungkin saya enjoy-enjoy saja, terus aktivitas olahraga masih rutin. Tapi banyak yang mengeluh ke saya begitu,” kata Dewa kala itu.

Klarifikasi Minta Maaf

​Merespons perdebatan publik yang kian memanas, Ratu Dewa mengunggah klarifikasi dan permohonan maaf resmi melalui akun Instagram pribadinya, @ratudewa, pada Rabu (7/10/2026). Ia menegaskan bahwa pihak pemerintah kota tidak tinggal diam dan terus mengerahkan jajaran terkait untuk memitigasi dampak bencana.

​”Dengan kerendahan hati, saya meminta maaf dengan warga yang terdampak karhutla baik yang ada di dalam Kota Palembang maupun dampak dari luar yang menyebabkan asap terus menerus,” tulis Dewa.

​Ia memaparkan bahwa personel BPBD bersama Pemadam Kebakaran terus bersiaga penuh di lapangan untuk menjinakkan titik api. Selain itu, tim medis juga diterjunkan secara jemput bola dengan mendirikan posko layanan kesehatan serta mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya penggunaan masker.

​Melalui unggahan tersebut, Dewa meluruskan bahwa dirinya sama sekali tidak berniat mengabaikan penderitaan warga atau menganggap remeh krisis kesehatan yang mengintai anak-anak serta masyarakat terdampak.

“Pertama, saya minta maaf kepada masyarakat Kota Palembang kalau ucapan saya soal ‘enjoy’ kemarin menyinggung atau membuat masyarakat merasa saya tidak peduli. Saya paham kondisi sekarang tidak mudah,” ungkapnya.

Berdampak pada Masyarakat

​”Kabut asap ini berdampak ke masyarakat, terutama kesehatan anak-anak dan warga kita. Jadi, tidak ada maksud saya untuk mengatakan bahwa saya senang atau menikmati kondisi seperti ini. Sama sekali tidak,” lanjut Dewa.

​Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa maksud di balik ucapannya tersebut adalah wujud upayanya untuk menjaga ketenangan di tingkat kepemimpinan agar tidak memicu kepanikan massal.

“Yang saya maksud, dalam menghadapi situasi seperti ini, seorang pemimpin harus tetap tenang, jangan ikut panik, supaya bisa berpikir dan mengambil keputusan dengan baik,” tambahnya.

​Meski demikian, Ratu Dewa secara ksatria mengakui kekeliruannya dalam memilih diksi saat diwawancarai oleh awak media, yang akhirnya memicu salah paham di kalangan masyarakat luas.

“Tapi saya akui, mungkin pilihan kata saya kurang tepat. Untuk itu saya mohon maaf. Yang jelas, saya tetap peduli dan kami di Pemerintah Kota Palembang akan terus bekerja untuk menangani persoalan ini dan melindungi masyarakat,” tegasnya.

Tags:
#karhutla #palembang
Illustrated portrait of a man with short dark hair and light facial hair wearing a patterned shirt indoors, facing the camera.
PenulisWiwit
Penulis yang telah mendalami bidang jurnalistik sejak 2008 dan berminat pada isu-isu budaya pop, politik, dan kebijakan publik. Lulusan Teknik Informatika Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Sketched-style portrait of a man with glasses, smiling, outdoors with palm trees in the background.
EditorWicaksana
Jurnalis senior, tinggal di Yogyakarta.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Warta

Prabowo Lantik Pratikno sebagai Kepala Wantimpres, Rocky Gerung Jadi Anggota

Siswantini Suryandari • 2 Okt 2026
Warta

Jokowi Hormati Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Warta

Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Warta

Denny Indrayana: KPU Korbankan Independensi demi Loloskan Gibran

Siswantini Suryandari • 6 Okt 2026
Warta

Bupati Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Izin dan TPPU

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Warta

Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak

Wiwit • 10 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Two men balance on a pile of branches in a smoke filled forest one wearing a uniform and face mask the other in a brown shirt nearby
Warta

Palangka Raya Perpanjang Status Darurat, Warga Luapkan Keluh Kesah Hadapi Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Two story brick house with white and blue accents turquoise balcony railing and arched windows
Warta

BGN Tegaskan Bangunan Tempat Penemuan Mayat Terborgol di Kendal Bukan Dapur MBG

Wiwit • 10 Okt 2026
Kebakaran hutan dan lahan
Warta

Bendung Api Karhutla, BNPB Uji Material Realiza Anti Chamas 

Mutia • 10 Okt 2026
Ilustrasi orangutan
Warta

Orangutan Korban Karhutla di Kalbar Dipulangkan ke Habitat Alami di Batu Nyambu

Mutia • 10 Okt 2026
Gunungkidul night carnival 2026
Catra Wisata

Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya 

Mutia • 10 Okt 2026
Untuk mencegah bertambahnya angka perceraian kantor urusan agama kua kecamatan kaliori bekerja sama dengan takmir masjid menghadirkan inovasi kurma
Warta

KUA Kaliori Buka Konsultasi Keluarga di Masjid, Tekan Angka Perceraian

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Selama 15 tahun pilot berkostum bangau menggunakan pesawat ultraringan untuk mengajari anak anak bangau amerika whooping crane bermigrasi dari wisconsin menuju florida amerika serikat
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Sebanyak 2 762 perusahaan atau 504 persen dari total 5 476 perusahaan yang mengikuti program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup proper 20242025 masih memperoleh peringkat merah
Catra Cendekia

50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
0
Follow us on
Up Next: A man wearing a cap feeds a large deer like animal in a crowded park with people in the background Tak Berniat Buruk Beri Plastik ke Rusa Nara Park, Turis WNI Menyampaikan Permohonan Maaf
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network