CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Warta

Krisis Kabut Asap Karhutla Kalimantan Meluas ke Malaysia: 108 Sekolah Ditutup

Penulis: Wiwit 21 Agu 2026 2 menit baca
Two schoolboys in uniform with backpacks and face masks standing on a foggy road each holding a yellow lunch box menu bags
PAKAI MASKER: Siswa sekolah terdampak asap Karhutla di Kalimantan.(Sumber: istimewa)
Bagikan:
0

catrawarta.com - Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menerjang sejumlah wilayah di Kalimantan kini berdampak luas hingga melintasi batas negara.

Paparan kabut asap pekat yang terdorong angin tidak hanya mengancam kesehatan warga lokal, tetapi juga memicu krisis kualitas udara mendesak di wilayah tetangga, Malaysia.

​Eskalasi dampak buruk pencemaran udara ini dilaporkan memaksa otoritas pendidikan di Sarawak mengambil tindakan tegas. Media lokal Malaysia, Bernama, merilis data bahwa sebanyak 108 sekolah di wilayah Serian, Sarawak, terpaksa ditutup sementara demi melindungi para siswa dari bahaya paparan asap karhutla Kalimantan.

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

Jaga Kesehatan Anak Sekolah

​Komite Manajemen Bencana Negara Bagian Sarawak (JPBN) menegaskan bahwa langkah krusial tersebut diambil guna memastikan kesehatan anak-anak sekolah tetap terpelihara tanpa menghentikan proses akademik secara total.

”Berdasarkan Rencana Aksi Kabut Nasional, yang berada di bawah yurisdiksi direktur Departemen Pendidikan Negara Bagian Sarawak, sekolah, taman kanak-kanak, dan tempat penitipan anak akan segera ditutup begitu API mencapai 200,” bunyi keterangan resmi JPBN Sarawak pada Jumat (21/8/2026).

​Penutupan fasilitas pendidikan tersebut dialihkan ke sistem Pembelajaran dan Pengajaran Berbasis Rumah agar hak belajar para siswa tetap terpenuhi.JPBN Sarawak mengungkapkan bahwa kualitas udara di wilayahnya mengalami perburukan signifikan sejak awal bulan.

Kategori Sangat Tidak Sehat

”Dua wilayah mencatat pembacaan API dalam kategori sangat tidak sehat, yaitu 212 di Tebedu dan 202 di Serian. Sementara 11 wilayah berada dalam kategori tidak sehat, yaitu Kuching, Samarahan, Sri Aman, Sarikei, Sibu, Bintulu, Samalaju, Miri, Lundu, Lubok Antu, dan Lawas,” jelas pihak JPBN Sarawak.

​Secara teknis, nilai Indeks Pencemaran Udara (API) di rentang 101 hingga 200 tergolong tidak sehat, sedangkan angka 201 hingga 300 sudah memasuki level sangat tidak sehat yang berbahaya bagi sistem pernapasan manusia.

Menyikapi situasi darurat ini, otoritas setempat mengimbau masyarakat luas, terutama kelompok rentan, untuk menghentikan aktivitas di luar ruangan.

Kelompok Berisiko Hindari Asap

”Kelompok berisiko tinggi, termasuk anak-anak, lansia, ibu hamil, dan individu dengan masalah pernapasan atau jantung, harus membatasi paparan mereka terhadap udara yang tercemar,” tandas JPBN Sarawak.

​Fenomena tersebut mendulang perhatian besar di jagat maya setelah akun Instagram @undercover.id turut menyoroti penutupan massal sekolah akibat asap lintas batas tersebut.

”Penutupan dilakukan karena Indeks Pencemaran Udara (API) di kawasan tersebut telah masuk kategori sangat tidak sehat. Aktivitas belajar siswa selanjutnya dialihkan ke Pembelajaran dan Pengajaran Berbasis Rumah,” tulis akun tersebut pada Jumat (21/8/2026).

Unggahan ini memicu gelombang desakan publik agar otoritas lintas negara segera berkolaborasi menuntaskan titik api di Tanah Kalimantan secara permanen.

Tags:
#kalimantan #karhutla
Illustrated portrait of a man with short dark hair and light facial hair wearing a patterned shirt indoors, facing the camera.
PenulisWiwit
Penulis yang telah mendalami bidang jurnalistik sejak 2008 dan berminat pada isu-isu budaya pop, politik, dan kebijakan publik. Lulusan Teknik Informatika Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Sketched-style portrait of a man with glasses, smiling, outdoors with palm trees in the background.
EditorWicaksana
Jurnalis senior, tinggal di Yogyakarta.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Warta

Prabowo Lantik Pratikno sebagai Kepala Wantimpres, Rocky Gerung Jadi Anggota

Siswantini Suryandari • 2 Okt 2026
Warta

Jokowi Hormati Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Warta

Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Warta

Denny Indrayana: KPU Korbankan Independensi demi Loloskan Gibran

Siswantini Suryandari • 6 Okt 2026
Warta

Bupati Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Izin dan TPPU

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Warta

Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak

Wiwit • 10 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Two men balance on a pile of branches in a smoke filled forest one wearing a uniform and face mask the other in a brown shirt nearby
Warta

Palangka Raya Perpanjang Status Darurat, Warga Luapkan Keluh Kesah Hadapi Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Two story brick house with white and blue accents turquoise balcony railing and arched windows
Warta

BGN Tegaskan Bangunan Tempat Penemuan Mayat Terborgol di Kendal Bukan Dapur MBG

Wiwit • 10 Okt 2026
Kebakaran hutan dan lahan
Warta

Bendung Api Karhutla, BNPB Uji Material Realiza Anti Chamas 

Mutia • 10 Okt 2026
Ilustrasi orangutan
Warta

Orangutan Korban Karhutla di Kalbar Dipulangkan ke Habitat Alami di Batu Nyambu

Mutia • 10 Okt 2026
Gunungkidul night carnival 2026
Catra Wisata

Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya 

Mutia • 10 Okt 2026
Untuk mencegah bertambahnya angka perceraian kantor urusan agama kua kecamatan kaliori bekerja sama dengan takmir masjid menghadirkan inovasi kurma
Warta

KUA Kaliori Buka Konsultasi Keluarga di Masjid, Tekan Angka Perceraian

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Selama 15 tahun pilot berkostum bangau menggunakan pesawat ultraringan untuk mengajari anak anak bangau amerika whooping crane bermigrasi dari wisconsin menuju florida amerika serikat
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Sebanyak 2 762 perusahaan atau 504 persen dari total 5 476 perusahaan yang mengikuti program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup proper 20242025 masih memperoleh peringkat merah
Catra Cendekia

50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
0
Follow us on
Up Next: Pimpinan pusat muhammadiyah mengimbau seluruh pimpinan muhammadiyah di berbagai tingkatan menghimpun infak salat jumat untuk korban gempa ntt Muhammadiyah Imbau Infak Salat Jumat untuk Korban Gempa Flores
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network