Demokrasi

Kasus Andrie Yunus antara Militerisme, Luka Demokrasi, & Ujian bagi TNI

Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS, di Jakarta Pusat pada Kamis malam (12/3), bukan sekadar tindak kriminal biasa. Peristiwa ini menjadi peringatan serius terhadap demokrasi, terlebih ketika muncul dugaan keterlibatan oknum aparat militer. Publik tidak hanya menuntut keadilan bagi korban, tetapi juga menuntut kejelasan. Apakah ini tindakan individual, atau ada pola […]

Demokrasi Berisik di Media Sosial

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad,  menilai masyarakat sipil kini tidak kompak dan saling mencaci di media sosial. Menurutnya, ini menggambarkan realitas baru kehidupan demokrasi Indonesia. Ruang publik kita kini tidak lagi hanya berada di parlemen, kampus, atau forum diskusi, tetapi berpindah ke layar ponsel. Melalui medsos rakyat berbicara. Lewat medsos pula kritik, kemarahan, […]

Kanal Aspirasi Domestik Mampet, Dunia Internasional Diketuk

Tindakan Tiyo Ardianto, seorang mahasiswa Filsafat melayangkan surat kepada UNICEF memantik perdebatan luas. Ketua BEM UGM dituding melangkahi mekanisme konstitusional. Di sisi lain, publik justru melihatnya sebagai ekspresi frustrasi atas saluran aspirasi formal negara yang mampet. Tatkala saluran dialog di dalam negeri tak lagi responsif, ke mana lagi suara harus disampaikan? Dalam pandangan Tiyo, lembaga formal seperti […]

Refleksi Kepemimpinan Abraham Lincoln Terhadap Indonesia

Setiap 12 Februari, nama Abraham Lincoln hadir dalam ingatan sebagai figur kepemimpinan yang melampaui zamannya. Bukan semata karena posisinya sebagai Presiden ke-16 Amerika Serikat, melainkan karena kualitas etik yang ia tunjukkan ketika negara berada di titik krisis. Lahir pada 1809 di Kentucky dari keluarga miskin dengan pendidikan formal terbatas, Lincoln menjadi pemimpin yang membawa bangsanya […]

Parpol Baru dan Ujian Idealisme Demokrasi

Kelahiran dua partai politik baru pada awal  2026 ini – Partai Gema Bangsa dan Partai Gerakan Rakyat- menandai babak baru dalam dinamika demokrasi Indonesia. Di tengah kelelahan publik terhadap partai-partai mapan yang kerap terjebak pada pragmatisme kekuasaan, kehadiran parpol baru semestinya menjadi ruang harapan. Namun sejarah politik Indonesia juga mengajarkan satu pelajaran penting bahwa tidak […]

Otoritas vs Sensitivitas

Salah satu kelemahan, kalau bukan penyakit, kekuasaan adalah rendahnya sensitivitas. Ada jarak antara apa yang dirasakan dan dialami rakyat dengan kebijakan yang dibuat penguasa. Pada titik nadir, kondisi itu bisa kontraduktif bahkan menyebabkan munculnya krisis. Memperjuangkan Kekuasaan Otoritas kekuasaan sering menjadi target perjuangan individu atau gerakan kolektif. Dalam masyarakat tradisional, otoritas diwariskan secara turun-temurun dalam […]

Membedah Narasi Penak Zamanku To…

Beberapa waktu lalu muncul narasi dengan gambar Presiden kedua Indonesia, Suharto dengan bunyi ”Penak Zamanku to…”. Banyak pendapat tentang narasi yang kemudian viral tersebut. Ada yang memaknai sebagai humor, meme, lucu-lucuan. Tetapi ada pula yang menganggap serius karena nostalgia pada era Orde Baru yang serba murah. Tak ketinggalan ada yang menilai sebagai salah satu upaya […]

Mada Sukmajati: Ada Upaya Melanggengkan Kelompok Tertentu

Pemerintah dan DPR mendengar suara rakyat dan sepakat tidak akan mengganti pilkada menjadi tak langsung. Agenda menyusun isu pilkada tak langsung membuat rakyat curiga ada tujuan tertentu terutama pelanggengan kelompok tertentu. Pengamat politik Dr Mada Sukmajati melihat pelontaran isu pilkada tak langsung tidak memiliki dasar yang kuat dan hanya menguntungkan pihak tertentu. Menurut hasil survei […]

Perubahan Mekanisme Pilkada Tak Otomatis Menyelesaikan Pesoalan Demokrasi

Isu pengembalian pemilihan kepala daerah (pilkada) ke tangan DPRD kembali mencuat di tengah kegelisahan publik terkait mahalnya ongkos demokrasi. Banyak pihak menilai sistem pilkada langsung saat ini sering menyimpang dari tujuan penguatan kedaulatan rakyat akibat tingginya biaya politik dan maraknya praktik politik uang. ”Pilkada langsung cenderung berubah menjadi ajang investasi politik. Kompetisi gagasan dan kapasitas […]

Foto mahasiswa

Mahasiswa Bergerak, Tak Rela Pencabutan Hak Rakyat

Pengurus BEM Pesantren Seluruh Indonesia menegaskan wacana pemilihan kepala daerah tak langsung atau melalui DPRD merupakan pencabutan hak rakyat. Dengan dalih efisiensi anggaran yang harusnya menjadi beban negara ketika ingin demokrasi maju dan berkembang. Mereka yang tergabung dalam Lembaga Kajian Strategis BEM Pesantren Seluruh Indonesia juga menyatakan kebijakan tersebut bermasalah secara etika politik Islam. Yang […]