CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Warta

Ambisi Presiden Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan: sampai Universitas Harus Gratis! 

Penulis: Mutia 20 Sep 2026 3 menit baca
Presiden prabowo subianto menghadiri acara puncak peringatan hut ke 28 partai amanat nasional pan di plenary hall jakarta international convention center jicc jakarta jumat 1892026
Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Puncak Peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (18/9/2026). (Sumber: Dok BPMI Setpres).
Bagikan:
0

catrawarta.com - Ada hal menarik yang diungkap Presiden Prabowo Subianto saat berpidato dalam rangka peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat (18/9/2026) malam lalu. 

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyinggung soal biaya pendidikan yang mestinya bisa diselenggarakan secara gratis bagi setiap Warga Negara Indonesia (WNI). Sehingga, biaya pendidikan ini semestinya tak lagi menjadi tanggungan dan beban tersendiri bagi masyarakat. 

Prabowo mengatakan, dia bakal segera menggelar rapat terbatas untuk membahas rencana dalam rangka mewujudkan pendidikan negeri tanpa biaya tersebut. 

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

Segera Wacanakan Ratas

”Saya sangat setuju. Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis,” kata Prabowo dalam keterangannya, dikutip Sabtu (19/9/2026). 

Dia kemudian memberi perincian secara lebih jelas mengenai jenjang pendidikan yang diharapkan bisa ditempuh masyarakat tanpa biaya. Adapun, Prabowo dalam kesempatan itu menyebut yakni SD, SMP, SMA, hingga tingkat universitas di dalam negeri. 

”Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” sambung Prabowo.  

Asal Dana Pendidikan

Prabowo juga turut mengupas sumber pendapatan yang nantinya bisa dialokasikan untuk menopang realisasi program pendidikan gratis yang digaungkannya. 

Menurutnya, anggaran jumbo ini bisa diambil dari aliran dana yang berasal dari hasil pemulihan aset negara. Dengan kata lain, uang rakyat yang sempat menjadi kasus oleh para koruptor bakal diburu kembali untuk membiayai pendidikan gratis dari setiap pelajar di Indonesia. 

”Nanti akan ada yang bertanya, dari mana uangnya? Uangnya yang dikorupsi, yang nyolong, yang dicuri,” tandasnya. 

Sesuai Dengan Amanat UUD 1945

Gagasan pembiayaan program pendidikan gratis menggunakan dana hasil pemulihan korupsi ini memang terkesan sejalan dengan amanat konstitusi, khususnya UUD 1945. 

Sebagaimana disampaikan dalam UUD 1945, setidaknya konstitusi ini mewajibkan negara mencerdaskan kehidupan bangsa dan memprioritaskan anggaran pendidikan minimal 20% dari APBN. Secara filosofis, langkah ini mencerminkan prinsip keadilan sosial karena kekayaan negara yang sempat dirampok oleh para koruptor dialihkan secara produktif untuk memenuhi hak dasar rakyat banyak.

Kendati demikian, rencana tersebut akan menghadapi sejumlah kendala serius di lapangan, terutama terkait ketidakpastian jumlah dan waktu pencairan dana. 

Uang hasil korupsi yang disita melalui proses hukum yang panjang dan berbelit tentu bersifat fluktuatif dan tidak pasti, sementara program pendidikan gratis membutuhkan kepastian anggaran rutin setiap tahunnya. 

Selain itu, skala kebutuhan dana pendidikan nasional secara masif seringkali jauh melampaui total nilai aset korupsi yang berhasil diserahkan ke kas negara.

Oleh karena itu, agar tidak memicu kerentanan fiskal, dana hasil pemulihan korupsi ini idealnya diposisikan sekadar sebagai anggaran pelengkap atau stimulus. Tulang punggung utama untuk merealisasikan pendidikan gratis rasanya tetap harus bertumpu pada pos penerimaan negara yang stabil dan berkesinambungan, seperti optimalisasi pajak dan pengelolaan kekayaan alam.

Tags:
#Pendidikan #Prabowo Subianto #presiden prabowo subianto
Smiling woman wearing a beige hijab, black jacket, striped shirt, and a watch, standing against a dark textured wall.
PenulisMutia
Penulis yang telah mendalami bidang jurnalistik sejak 2015. Sedang mendalami isu-isu di bidang sosial, budaya, dan kebijakan publik di Yogyakarta serta nasional.
Sketched-style portrait of a man with glasses, smiling, outdoors with palm trees in the background.
EditorWicaksana
Jurnalis senior, tinggal di Yogyakarta.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Warta

Prabowo Lantik Pratikno sebagai Kepala Wantimpres, Rocky Gerung Jadi Anggota

Siswantini Suryandari • 2 Okt 2026
Warta

Jokowi Hormati Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Warta

Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Warta

Denny Indrayana: KPU Korbankan Independensi demi Loloskan Gibran

Siswantini Suryandari • 6 Okt 2026
Warta

Bupati Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Izin dan TPPU

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Warta

Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak

Wiwit • 10 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Two men balance on a pile of branches in a smoke filled forest one wearing a uniform and face mask the other in a brown shirt nearby
Warta

Palangka Raya Perpanjang Status Darurat, Warga Luapkan Keluh Kesah Hadapi Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Two story brick house with white and blue accents turquoise balcony railing and arched windows
Warta

BGN Tegaskan Bangunan Tempat Penemuan Mayat Terborgol di Kendal Bukan Dapur MBG

Wiwit • 10 Okt 2026
Kebakaran hutan dan lahan
Warta

Bendung Api Karhutla, BNPB Uji Material Realiza Anti Chamas 

Mutia • 10 Okt 2026
Ilustrasi orangutan
Warta

Orangutan Korban Karhutla di Kalbar Dipulangkan ke Habitat Alami di Batu Nyambu

Mutia • 10 Okt 2026
Gunungkidul night carnival 2026
Catra Wisata

Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya 

Mutia • 10 Okt 2026
Untuk mencegah bertambahnya angka perceraian kantor urusan agama kua kecamatan kaliori bekerja sama dengan takmir masjid menghadirkan inovasi kurma
Warta

KUA Kaliori Buka Konsultasi Keluarga di Masjid, Tekan Angka Perceraian

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Selama 15 tahun pilot berkostum bangau menggunakan pesawat ultraringan untuk mengajari anak anak bangau amerika whooping crane bermigrasi dari wisconsin menuju florida amerika serikat
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Sebanyak 2 762 perusahaan atau 504 persen dari total 5 476 perusahaan yang mengikuti program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup proper 20242025 masih memperoleh peringkat merah
Catra Cendekia

50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
0
Follow us on
Up Next: Person with glasses taking a bite of an orange fried snack close up from the side clip BGN Tindak Pegawai SPPG Dlingo yang Diduga Sindir Siswi Korban Keracunan MBG Karo
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network