CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Warta

Drama Pemuda Bantul Berpura-pura Jadi Korban Klitih untuk Sembunyikan Kecelakaan

Penulis: Adrian Pratama 18 Mei 2026 3 menit baca
Two riders on motorbikes at night a man in a teal shirt brandishes a knife toward the other rider creating a dangerous scene
Ilustrasi Klitih. Sumber: catrawarta.
Bagikan:
0

catrawarta.com - Kabar soal pemuda diserang kelompok motor di Ringroad Manding bikin heboh warga Bantul beberapa waktu lalu. Remaja bernama AWP itu bilang dia jadi sasaran pengeroyokan saat melintas malam hari.

Ia tinggal di Sabdodadi, usia 28 tahun, dan ceritanya cepat menyebar lewat unggahan media sosial. Tapi polisi tak langsung percaya begitu saja. Mereka telusuri semua jejak digital, rekaman CCTV, juga periksa satu per satu keterangan dari orang-orang dekat sang remaja. Hasil akhirnya? Semua tudingan ternyata tidak berdasar sama sekali.

Bukan serangan, ternyata AWP terjatuh karena tabrak tiang listrik saat berkendara. Menurut penjelasan dari Iptu Rita Hidayanto – perwira humas Polres Bantul – hasil cek di lokasi menunjukkan cerita korban tak sesuai kenyataan. Petugas kepolisian mengumpulkan bukti dan menyimpulkan insiden itu murni kecelakaan tunggal. Tidak ada pelaku lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

“Kami tegaskan, kejadian di Ringroad Manding itu bukan kasus kejahatan jalanan atau pengeroyokan, melainkan murni kecelakaan lalu lintas tunggal. Korban menabrak tiang lampu jalan,” ujar Iptu Rita Hidayanto saat memberikan keterangan kepada media.

Bukan hal biasa, ternyata ketakutan pada orang tua jadi alasan utama. Dari cerita yang dibuat AWP, ada delapan orang naik empat motor yang menghadang dan melukainya pakai senjata tajam – padahal itu semua tidak terjadi. Ia hanya ingin menyembunyikan satu hal: kecelakaan karena kurang hati-hati saat berkendara. Di tengah kondisi ibu yang sedang sakit, kabar seperti itu bisa membuat beban bertambah berat.

“Motif korban mengaku menjadi korban kejahatan jalanan adalah karena rasa takut. Korban tidak ingin ibunya yang saat ini sedang dalam kondisi sakit merasa syok atau khawatir jika mengetahui anaknya mengalami kecelakaan lalu lintas,” ungkap Iptu Rita menjelaskan motif pelaku.

Begitu polisi dari Polres Bantul menggeledah tempat kejadian, hal aneh langsung muncul satu per satu. Orang-orang yang dulu diam kini bicara – pemilik warung, tetangga dekat – semua bilang suasana waktu itu sunyi, tak ada rombongan motor lewat. Justru yang mereka temukan adalah serpihan body Honda Vario si korban tersebar di tanah, berserakan. Bagian kap lampu jalan ikut copot karena benturan keras dari kendaraan yang melintas.

Menghadapi bukti rekaman CCTV dan kesaksian warga yang tidak bisa dibantah, AWP akhirnya mengakui seluruh perbuatannya.

“Setelah dikonfrontasi dengan fakta-fakta penyelidikan, keterangan korban akhirnya berubah. Ia mengakui tidak ada kekerasan atau pengeroyokan yang dialaminya. Kejadian sebenarnya adalah ia kehilangan kendali dan menabrak tiang besi di Dusun Nogosari, Trirenggo,” jelas Iptu Rita memungkasi.

Pernyataan dari aparat keamanan menyarankan warga berpikir dulu sebelum menyebarkan kabar yang belum jelas asalnya, lantaran isu bohong bisa bikin suasana jadi tegang serta membuat banyak orang gelisah. Meskipun niat awal baik, penyebaran cerita tanpa dasar malah menciptakan masalah baru yang tak perlu.

Tags:
#bantul #klitih #polres bantul
PenulisAdrian Pratama
Satu titik dua koma. kamu cantik siapa yang punya.....
Male singer on stage, wearing a white robe and head wrap, holding a microphone and raising one arm.
EditorWahjudi Djaja
Budayawan Sleman, Ketua Umum Keluarga Alumni Sejarah Universitas Gadjah Mada (Kasagama), Dosen STIEPAR API Yogyakarta, Pokja Ketahanan Ekonomi Badan Kesbangpol DIY, Direktur Pusat Kebudayaan Saptohoedojo
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Warta

Prabowo Lantik Pratikno sebagai Kepala Wantimpres, Rocky Gerung Jadi Anggota

Siswantini Suryandari • 2 Okt 2026
Warta

Jokowi Hormati Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Warta

Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Warta

Denny Indrayana: KPU Korbankan Independensi demi Loloskan Gibran

Siswantini Suryandari • 6 Okt 2026
Warta

Bupati Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Izin dan TPPU

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Warta

Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak

Wiwit • 10 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Two men balance on a pile of branches in a smoke filled forest one wearing a uniform and face mask the other in a brown shirt nearby
Warta

Palangka Raya Perpanjang Status Darurat, Warga Luapkan Keluh Kesah Hadapi Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Two story brick house with white and blue accents turquoise balcony railing and arched windows
Warta

BGN Tegaskan Bangunan Tempat Penemuan Mayat Terborgol di Kendal Bukan Dapur MBG

Wiwit • 10 Okt 2026
Kebakaran hutan dan lahan
Warta

Bendung Api Karhutla, BNPB Uji Material Realiza Anti Chamas 

Mutia • 10 Okt 2026
Ilustrasi orangutan
Warta

Orangutan Korban Karhutla di Kalbar Dipulangkan ke Habitat Alami di Batu Nyambu

Mutia • 10 Okt 2026
Gunungkidul night carnival 2026
Catra Wisata

Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya 

Mutia • 10 Okt 2026
Untuk mencegah bertambahnya angka perceraian kantor urusan agama kua kecamatan kaliori bekerja sama dengan takmir masjid menghadirkan inovasi kurma
Warta

KUA Kaliori Buka Konsultasi Keluarga di Masjid, Tekan Angka Perceraian

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Selama 15 tahun pilot berkostum bangau menggunakan pesawat ultraringan untuk mengajari anak anak bangau amerika whooping crane bermigrasi dari wisconsin menuju florida amerika serikat
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Sebanyak 2 762 perusahaan atau 504 persen dari total 5 476 perusahaan yang mengikuti program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup proper 20242025 masih memperoleh peringkat merah
Catra Cendekia

50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
0
Follow us on
Up Next: Penjual baju bekas impor sumber bbc Com Apa yang Salah dengan Wong Ndeso?
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network