CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Warta

Hujan Angin Masih Tinggi, DIY Perpanjang Status Darurat

Penulis: Giffari Ighfirlana 5 Feb 2026 2 menit baca
Diperbarui Februari 25, 2026
Angin disertai hujan masuk kategori bencana hidrometeorologi (Perkumpulan Imunitas)
Bagikan:
0

catrawarta.com - Mengantisipasi cuaca yang sulit diprediksi, Pemda DIY kembali memperpanjang status siaga darurat hidrometeorologi hingga 20 Maret 2026. Keputusan ini diambil menyusul prakiraan  puncak musim hujan bakal berlangsung hingga akhir Februari serta sebagai langkah kewaspadaan dampak cuaca ekstrem di  DIY.

Perpanjangan status siaga darurat tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) yang merupakan kelanjutan dari penetapan siaga sebelumnya. Apabila penetapan pertama durasinya satu bulan, pada perpanjangan kedua ini diberlakukan hingga dua bulan, menyesuaikan dinamika cuaca dan potensi risiko bencana.

​”Keputusan memperpanjang status siaga didasarkan pada data teknis  BMKG yang menunjukkan, curah hujan masih tinggi,” jelas Kepala Pelaksana BPBD DIY, Agustinus Ruruh Haryanta kepada wartawan

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

Informasi dari BMKG menunjukkan puncak musim hujan masih sampai Februari. Kalau melihat  grafik sinusoidal, kata Ruruh Haryanta, penurunan (decline) curah hujan baru mulai di akhir Februari hingga pertengahan Maret.

“Kami berharap pada Maret nanti situasi sudah aman, sehingga tidak perlu diperpanjang lagi,” katanya.

​Pihaknya berpesan,  peningkatan intensitas hujan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir ini perlu diimbangi  kewaspadaan yang tinggi dari seluruh warga. Karena berdasarkan hasil evaluasi, fenomena angin kencang yang memicu pohon tumbang menjadi perhatian utama karena telah menimbulkan korban jiwa. ​Hingga awal 2026, tercatat 5 orang meninggal dunia akibat peristiwa pohon tumbang di DIY. 

“Kondisi ini menjadikan langkah mitigasi vegetasi dan pemangkasan pohon rawan sebagai prioritas dalam rapat koordinasi lintas sektor,”ungkapnya.

Bergerak Bersama

Menurutnya, BPBD DIY telah membentuk grup khusus hidrometeorologi yang melibatkan OPD terkait dan instansi vertikal untuk memetakan sebaran alat dan personel secara real-time. Dengan status siaga ini, pemerintah daerah memiliki dasar untuk bergerak bersama, menyatukan visi, alat dan personel. Apabila terjadi bencana, mobilisasi bantuan dapat dilakukan dengan jauh lebih cepat.

Bencana Hidrometeorologi, adalah sebuah istilah yang dalam satu dekade terakhir marak dibahas. Bencana meteorologi merupakan bencana yang diakibatkan oleh parameter-parameter meteorologi (curah hujan, kelembaban, temperatur, angin). Kekeringan, Banjir, Badai, Kebakaran hutan, El Nino, La Nina, Longsor, Tornado, Angin puyuh, topan, angin puting beliung, Gelombang dingin, Gelombang panas, Angin fohn (angin gending, angin brubu, angin bohorok, angin kumbang) adalah beberapa contoh bencana Hidrometeorologi.

Bencana tersebut dimasukan kedalam bencana meteorologi karena bencana diatas disebabkan atau dipengaruhi faktor-faktor meteorologi.

Tags:
#Darurat #DIY #Hujan Angin #Masih Tinggi #Perpajnag Status
PenulisGiffari Ighfirlana
Alumnus Sejarah Kebudayaan Islam Fakultas Adab dan Budaya UIN Sunan Kalijaga
EditorYuliantoro
Alumni Sosiologi UGM (1995), jurnalis dan penulis yang menekuni isu sosial, budaya, dan kebijakan publik.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Warta

Prabowo Lantik Pratikno sebagai Kepala Wantimpres, Rocky Gerung Jadi Anggota

Siswantini Suryandari • 2 Okt 2026
Warta

Jokowi Hormati Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Warta

Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Warta

Denny Indrayana: KPU Korbankan Independensi demi Loloskan Gibran

Siswantini Suryandari • 6 Okt 2026
Warta

Bupati Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Izin dan TPPU

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Warta

Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak

Wiwit • 10 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Two men balance on a pile of branches in a smoke filled forest one wearing a uniform and face mask the other in a brown shirt nearby
Warta

Palangka Raya Perpanjang Status Darurat, Warga Luapkan Keluh Kesah Hadapi Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Two story brick house with white and blue accents turquoise balcony railing and arched windows
Warta

BGN Tegaskan Bangunan Tempat Penemuan Mayat Terborgol di Kendal Bukan Dapur MBG

Wiwit • 10 Okt 2026
Kebakaran hutan dan lahan
Warta

Bendung Api Karhutla, BNPB Uji Material Realiza Anti Chamas 

Mutia • 10 Okt 2026
Ilustrasi orangutan
Warta

Orangutan Korban Karhutla di Kalbar Dipulangkan ke Habitat Alami di Batu Nyambu

Mutia • 10 Okt 2026
Gunungkidul night carnival 2026
Catra Wisata

Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya 

Mutia • 10 Okt 2026
Untuk mencegah bertambahnya angka perceraian kantor urusan agama kua kecamatan kaliori bekerja sama dengan takmir masjid menghadirkan inovasi kurma
Warta

KUA Kaliori Buka Konsultasi Keluarga di Masjid, Tekan Angka Perceraian

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Selama 15 tahun pilot berkostum bangau menggunakan pesawat ultraringan untuk mengajari anak anak bangau amerika whooping crane bermigrasi dari wisconsin menuju florida amerika serikat
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Sebanyak 2 762 perusahaan atau 504 persen dari total 5 476 perusahaan yang mengikuti program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup proper 20242025 masih memperoleh peringkat merah
Catra Cendekia

50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
0
Follow us on
Up Next: Board of Peace: Proyek Perdamaian Palsu yang Melembagakan Ketidakadilan
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network