CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Warta

Kepungan Kabut Asap Karhutla Makin Pekat di Kalsel: Jarak Pandang Cuma 1 Meter

Penulis: Wiwit 22 Sep 2026 3 menit baca
Rear view of a white tanker truck driving in dense fog taillights visible through the mist
Kabut asap tebal yang kembali terjadi di Kalimantan Selatan. (Dok. Tangkapan Layar Threads @yudi_andika91 )
Bagikan:
0

catrawarta.com - Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan kabut asap tebal yang meresahkan warga.

Dampak dari bencana tahunan yang sudah berlangsung sejak Juli hingga September 2026 ini tak hanya mengancam kesehatan masyarakat akibat penurunan kualitas udara, tetapi juga mengganggu kelancaran transportasi darat dan udara hingga memicu kecelakaan lalu lintas.

​Memasuki bulan ketiga paparan asap, kepungan kabut tebal pada pagi hari kian memburuk dan melumpuhkan jarak pandang para pengendara di jalan raya. Situasi berbahaya tersebut memicu gelombang keluhan warga di berbagai platform media sosial saat mereka harus menembus jalanan tanpa jarak pandang yang aman.

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

Asap Tebal Parah

​“POV Kalimantan Selatan setelah ba’da Subuh. Asap karhutla parah banget,” tulis akun Threads @yuda_andika91 pada Selasa, 22 September 2026. Dia juga memperlihatkan rekaman saat kesulitan memantau kondisi jalan di depannya sewaktu berangkat bekerja.

“Ini gue berangkat kerja kayak gini, jarak pandang paling cuma 1 meter. Enggak keliatan apa-apa, ini mobil tangki di depan juga enggak keliatan, makanya hati-hati,” ujarnya.

​Kondisi senada dirasakan oleh warganet lain, @ems***b, yang terpaksa melajukan kendaraannya dalam kecepatan amat rendah demi menghindari benturan.

“Mau dibiarkan sampai kapan kebakaran di wilayah kami? Korban sudah banyak, warga jatuh sakit ISPA, kerugian ekonomi karena transportasi darat & udara nyaris lumpuh,” keluhnya sembari menambahkan keterangannya saat melintas.

“Enggak bisa cepat, jalan 10 km/h aja. Full asap, enggak kelihatan,” sambungnya.

Jarak Pandang Terbatas

​Terbatasnya pandangan di jalan raya terbukti memicu insiden lalu lintas di kawasan Banjarbaru, tempat satu unit armada truk dilaporkan terbalik karena pengemudi kehilangan arah.

“Truk terbalik saking tebalnya asap, warga Kalimantan hati-hati saat beraktivitas pagi karena jarak pandang tertutup kabut asap,” tulis akun Threads @ahm*********1. Perekam video di lokasi insiden itu turut menyuarakan kepanikannya. “Posisi jalan enggak kelihatan terbalik di daerah sini, minta tolong orangnya tapi enggak kelihatan. Instansi terkait tolong,” ujar sang perekam.

​Dampak kesehatan dan lamanya durasi karhutla juga mendulang kepasrahan warga yang saban hari terpaksa menghirup udara beracun.

“Sudah berbulan-bulan enggak ada perubahan, bayangin aja gimana kami di sini nafasnya,” tulis akun @fftw, yang disahuti oleh akun @khaz.

“Kami menghirup asap seperti ini setiap hari dan hari ini Banjarmasin pekat sekali,” paparnya.

Dirikan Rumah Oksigen

​Menanggapi krisis kesehatan yang memburuk, Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan telah bergerak mendirikan 127 rumah oksigen, dengan 38 unit difokuskan di Banjarbaru dan sisanya disebar ke Kabupaten Banjar serta Kabupaten Tanah Laut.

“Layanan lapangan siaga karhutla telah menjangkau 46.347 jiwa melalui 90 titik kegiatan selama periode Juli hingga September 2026,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Diauddin, dalam keterangannya pada Selasa, 22 September 2026.

​Kondisi udara yang masih jauh dari kata aman turut memaksa Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa PAUD, SD, hingga SMP sampai 23 September 2026. Keputusan yang diambil untuk ketiga kalinya ini didasarkan pada Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Banjarmasin yang hingga Minggu, 20 September 2026 masih bertahan pada kategori berbahaya bagi kesehatan anak-anak.

Tags:
#asap tebal #jarak pandang #kabut asap #Kalsel #karhutla
Illustrated portrait of a man with short dark hair and light facial hair wearing a patterned shirt indoors, facing the camera.
PenulisWiwit
Penulis yang telah mendalami bidang jurnalistik sejak 2008 dan berminat pada isu-isu budaya pop, politik, dan kebijakan publik. Lulusan Teknik Informatika Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Sketched-style portrait of a man with glasses, smiling, outdoors with palm trees in the background.
EditorWicaksana
Jurnalis senior, tinggal di Yogyakarta.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Warta

Prabowo Lantik Pratikno sebagai Kepala Wantimpres, Rocky Gerung Jadi Anggota

Siswantini Suryandari • 2 Okt 2026
Warta

Jokowi Hormati Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Warta

Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Warta

Denny Indrayana: KPU Korbankan Independensi demi Loloskan Gibran

Siswantini Suryandari • 6 Okt 2026
Warta

Bupati Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Izin dan TPPU

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Warta

Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak

Wiwit • 10 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Two men balance on a pile of branches in a smoke filled forest one wearing a uniform and face mask the other in a brown shirt nearby
Warta

Palangka Raya Perpanjang Status Darurat, Warga Luapkan Keluh Kesah Hadapi Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Two story brick house with white and blue accents turquoise balcony railing and arched windows
Warta

BGN Tegaskan Bangunan Tempat Penemuan Mayat Terborgol di Kendal Bukan Dapur MBG

Wiwit • 10 Okt 2026
Kebakaran hutan dan lahan
Warta

Bendung Api Karhutla, BNPB Uji Material Realiza Anti Chamas 

Mutia • 10 Okt 2026
Ilustrasi orangutan
Warta

Orangutan Korban Karhutla di Kalbar Dipulangkan ke Habitat Alami di Batu Nyambu

Mutia • 10 Okt 2026
Gunungkidul night carnival 2026
Catra Wisata

Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya 

Mutia • 10 Okt 2026
Untuk mencegah bertambahnya angka perceraian kantor urusan agama kua kecamatan kaliori bekerja sama dengan takmir masjid menghadirkan inovasi kurma
Warta

KUA Kaliori Buka Konsultasi Keluarga di Masjid, Tekan Angka Perceraian

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Selama 15 tahun pilot berkostum bangau menggunakan pesawat ultraringan untuk mengajari anak anak bangau amerika whooping crane bermigrasi dari wisconsin menuju florida amerika serikat
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Sebanyak 2 762 perusahaan atau 504 persen dari total 5 476 perusahaan yang mengikuti program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup proper 20242025 masih memperoleh peringkat merah
Catra Cendekia

50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
0
Follow us on
Up Next: News banner over a hazy early morning street with trees and streetlamps indonesian headline about premature birth risk Karhutla Kian Meluas, Ribuan Warga Pekanbaru Terserang ISPA
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network