CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Catra Budaya

Lukisan Laku 7, Kibar Bisa Lunasi Utang Bank

Penulis: Wicaksana 4 Mei 2026 2 menit baca
Bearded elderly man with long white hair stands beside a large grayscale portrait of a smiling man wearing glasses and a top hat framing the image
KIBAR: Pelukis Kibar Suhardiyono bersama lukisan sosok yang dikaguminya, Bung Karno.(Sumber: instagram maestro_kibar)
Bagikan:
0

catrawarta.com - Bagaimana kabar pelukis yang melelang karyanya untuk melunasi utang bank? Pelukis berusia 76 tahun, Kibar Suhardiyono akhirnya bisa bernapas lega. Ia telah mencapai target dari menjual hasil karya untuk melunasi utang bank.

”Waduh luar biasa, sampai saya jiwiti kulit saya, seperti mimpi,” ungkap Kibar begitu gembiranya setelah 7 lukisannya laku.

Ia mengungkapkan terima kasih yang tak terhingga pada anak-anak muda yang membantu dari awal hingga lukisannya terjual. Dengan begitu, Kibar bisa menutup utang di bank yang nyaris melelang tanah warisan leluhur.

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

Kibar tampak begitu gembira seperti terlihat dari akun instagramnya, maestro_kibar. Tak henti-hentinya ia menyampaikan terima kasih pada sejumlah pihak yang telah membantu dan membeli lukisannya. Menurutnya, hal itu juga merupakan karunia Tuhan.

”Sebelum lukisan laku, saya ini memang susah, sangat susah untuk melunasi utang bank. Apalagi sampai mau dilelang punya Mbah Buyut saya ini,” tutur Kibar.

Tak Menikmati, Lunasi Utang

Diberitakan beberapa waktu lalu, postingan pelukis berumur 76 tahun, Kibar Suhardiyono, yang berniat melelang lukisan-lukisannya guna menutup utang bank viral di media sosial. Ia menggambar sejumlah tokoh antara lain Presiden Soekarno, Presiden Suharto, Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

Pada akun instagram maestro_kibar, ia menuliskan,”Saya pelukis usia 76 tahun sedang bertujuan melunasi utang bank sebesar Rp 400 juta. Hubungi saya jika tertarik membeli lukisan ini.”

Dalam kisahnya, ia menceritakan sedang berjuang sendirian melunasi utang bank yang mempertaruhkan tanah milkknya sebagai agunan. Ia tak ingin tanah tersebut hilang karena tak bisa melunasi utang.

Selain melukis tokoh Indonesia, ia juga menorehkan kuas di kanvas dengan lukisan tokoh lain seperti Bunda Maria dalam agama Katolik, Suster Theresa dari Calcuta India. Ada pula lukisan lainnya misal penari Bali, bunga-bunga.

Sosok Bung Karno

Kibar banyak melukis sosok Presiden Soekarno atau Bung Karno. Ia mengungkapkan kekagumannya pada sosok presiden pertama Republik Indonesia tersebut. Apalagi, sosok itu terkenal di seluruh dunia karena kepemimpinannya.

”Saya sangat mengagumi beliau dan saya sempat merasakan kepemimpinan beliau,” tandasnya.

Ia menceritakan memiliki lukisan Bung Karno yang berukuran besar. Lukisan terpaksa ia gunakan sebagai penutup pintu karena pintunya rusak sehingga angin dan air masuk saat hujan turun.

Mengenai utang bank, Kibar menjelaskan sebenarnya ada Rp 500 juta dan yang berutang merupakan keluarganya. Sebagai jaminan utang bank merupakan tanah miliknya warisan kakek nenek buyutnya. Kemudian, tanah ia wariskan ke keluarganya.

Setelah utang lunas, bukan berarti berhenti. Kibar menegaskan akan terus berkarya, melukis dan menghasilkan banyak lukisan. Melukis sudah menjadi tekadnya sejak kecil hingga akhir nanti.

Tags:
#jual lukisan #kibar suhardiyono #lunasi utang bank #pelukis kibar
Sketched-style portrait of a man with glasses, smiling, outdoors with palm trees in the background.
PenulisWicaksana
Jurnalis senior, tinggal di Yogyakarta.
EditorYuliantoro
Alumni Sosiologi UGM (1995), jurnalis dan penulis yang menekuni isu sosial, budaya, dan kebijakan publik.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Catra Budaya

Wayang Jogja Night Carnival 2026 Sedot Perhatian Ribuan Warga, Ini Target Kota Yogyakarta

Wiwit • 8 Okt 2026
Catra Budaya

Peringati Usia Ke-44, Bentara Budaya Teropong Masa Depan Yogyakarta Lewat Pameran ‘Mbesuuk’

Wiwit • 8 Okt 2026
Catra Budaya

Sosok Manu Jayaatmaja Widyaseputra, Pakar Sastra Jawa Kuno Penuh Dedikasi yang Telah Berpulang 

Mutia • 6 Okt 2026
Catra Budaya

Filolog Jawa Kuno Manu Jayaatmaja Widyaseputra Meninggal Dunia 

Mutia • 6 Okt 2026
Catra Budaya

Rumaket 2026: Ketika Warisan Budaya Yogyakarta Bertransformasi Tanpa Kehilangan Jati Diri 

Mutia • 5 Okt 2026
Catra Budaya

Sejarah Siak dan Perjuangan Mempertahankan Kepentingan Daerah

Siswantini Suryandari • 5 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Dancer in a gold white and silver costume stands center stage with arms wide a decorative circular backdrop above him and performers in blue outfits and props around him
Catra Budaya

Wayang Jogja Night Carnival 2026 Sedot Perhatian Ribuan Warga, Ini Target Kota Yogyakarta

Wiwit • 8 Okt 2026
Interior of an art gallery with a large colorful mural hanging above a wooden table displaying glassware and small sculptures on a white walled backdrop
Catra Budaya

Peringati Usia Ke-44, Bentara Budaya Teropong Masa Depan Yogyakarta Lewat Pameran ‘Mbesuuk’

Wiwit • 8 Okt 2026
Portrait of an older person wearing large glasses and a patterned high collar outfit looking to the left against a dark background
Catra Budaya

Sosok Manu Jayaatmaja Widyaseputra, Pakar Sastra Jawa Kuno Penuh Dedikasi yang Telah Berpulang 

Mutia • 6 Okt 2026
Filolog jawa kuno manu jayaatmaja widyaseputra
Catra Budaya

Filolog Jawa Kuno Manu Jayaatmaja Widyaseputra Meninggal Dunia 

Mutia • 6 Okt 2026
Rumaket 2026 oleh dinas kebudayaan kota yogyakarta
Catra Budaya

Rumaket 2026: Ketika Warisan Budaya Yogyakarta Bertransformasi Tanpa Kehilangan Jati Diri 

Mutia • 5 Okt 2026
Sejarah kabupaten siak tidak dapat dilepaskan dari kejayaan kesultanan siak sri indrapura kerajaan melayu islam yang pernah memiliki pengaruh kuat di pesisir timur sumatra dan kawasan selat malaka
Catra Budaya

Sejarah Siak dan Perjuangan Mempertahankan Kepentingan Daerah

Siswantini Suryandari • 5 Okt 2026
Regenerasi menjadi salah satu tantangan penting dalam menjaga keberlanjutan kebudayaan
Catra Budaya

Festival Dalang Anak Banten, Menjaga Regenerasi Wayang

Siswantini Suryandari • 5 Okt 2026
Catra Budaya

Ambarketawang, Jejak Kedhaton Hamengku Buwono I Sebelum Pindah ke Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat

Siswantini Suryandari • 5 Okt 2026
0
Follow us on
Up Next: Five colleagues sit around a cluttered conference table discussing documents as two women in hijabs stand nearby 10 Kader Siap Maju Jadi Balon Ketua DPD II Partai Golkar Wonosobo
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network