CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Warta

Pemerintah ‘Tancap Gas’ Bangun Sekolah Rakyat, Rampung Juli 2026

Penulis: Giffari Ighfirlana 16 Mei 2026 2 menit baca
Two construction workers in white safety helmets and blue yellow vests overlook a busy site marked by orange steel framework and piles of materials
Pembangunan gedung sekolah rakyat di Kabupaten Wonosobo. (Sumber foto: Antara)
Bagikan:
0

catrawarta.com - Anjing menggonggong, kafilah berlalu. Barangkali peribahasa ini yang menjadi pegangan pemerintah dalam membangun infrastruktur atau gedung baru sekolah rakyat.

Di tengah sorotan banyak pihak tentang keberadaan sekolah rakyat yang diragukan kemanfaatannya, pemerintah terus ‘tancap gas’ menyelesaikan bangunan untuk sekolah rakyat.

Bahkan seperti disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU)  Dody Hanggodo, ketika meninjau progres pembangunan gedung sekolah rakyat di Desa Candiyasan, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jateng, Jumat (15/5/2026), ia memastikan proyek tersebut rampung sebelum tahun ajaran baru Juli 2026.

Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan program prioritas pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan. Penyediaan pendidikan gratis dan fasilitas belajar yang layak bagi masyarakat kurang mampu ini, diyakini bakal menyelesaikan persoalan anak-anak putus sekolah agar mampu belajar secara formal.

Di Wonosobo, kompleks Sekolah Rakyat dibangun di atas lahan seluas 5,2 hektare dengan nilai kontrak mencapai Rp 1,1 triliun. Sekolah ini nantinya melayani jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas.

Menurut Dody, progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 40 persen dari target pekerjaan selama 250 hari kalender sejak dimulai pada 28 November 2025. Pemerintah optimistis proyek dapat selesai sesuai target meski sebelumnya sempat terkendala persoalan lahan.

Pemerintah Libatkan Banyak Pihak

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

Ia menyebut, pemerintah kini melibatkan berbagai pihak, mulai dari BUMN hingga TNI, untuk mempercepat penyelesaian pembangunan di sejumlah daerah. Dari total 93 sekolah rakyat tahap kedua yang dibangun secara nasional, sekitar 20 proyek sempat mengalami hambatan, namun kini terus dipercepat.

Pembangunan sekolah rakyat Wonosobo melibatkan 1.200 pekerja dengan total 28 bangunan yang dilengkapi ruang kelas, asrama, kantin dan fasilitas olahraga untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Dikutip dari laman Kementerian Sosial (Kemensos) sekolah rakyat adalah sekolah berasrama yang 100 persen gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin.

Sekolah ini terdiri dari jenjang SD, SMP, dan SMA. Sekolah rakyat dirancang untuk memutus rantai kemiskinan dan membuka masa depan lebih cerah.


Berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) No 8 Tahun 2025, program sekolah rakyat merupakan bagian dari pelaksanaan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem. Calon siswa sasaran rekolah rakyat ditentukan dengan basis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Tags:
#Pembangunan #Sekolah Rakyat #Tancap Gas
PenulisGiffari Ighfirlana
Alumnus Sejarah Kebudayaan Islam Fakultas Adab dan Budaya UIN Sunan Kalijaga
EditorYuliantoro
Alumni Sosiologi UGM (1995), jurnalis dan penulis yang menekuni isu sosial, budaya, dan kebijakan publik.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Warta

Prabowo Lantik Pratikno sebagai Kepala Wantimpres, Rocky Gerung Jadi Anggota

Siswantini Suryandari • 2 Okt 2026
Warta

Jokowi Hormati Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Warta

Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Warta

Denny Indrayana: KPU Korbankan Independensi demi Loloskan Gibran

Siswantini Suryandari • 6 Okt 2026
Warta

Bupati Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Izin dan TPPU

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Warta

Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak

Wiwit • 10 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Two men balance on a pile of branches in a smoke filled forest one wearing a uniform and face mask the other in a brown shirt nearby
Warta

Palangka Raya Perpanjang Status Darurat, Warga Luapkan Keluh Kesah Hadapi Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Two story brick house with white and blue accents turquoise balcony railing and arched windows
Warta

BGN Tegaskan Bangunan Tempat Penemuan Mayat Terborgol di Kendal Bukan Dapur MBG

Wiwit • 10 Okt 2026
Kebakaran hutan dan lahan
Warta

Bendung Api Karhutla, BNPB Uji Material Realiza Anti Chamas 

Mutia • 10 Okt 2026
Ilustrasi orangutan
Warta

Orangutan Korban Karhutla di Kalbar Dipulangkan ke Habitat Alami di Batu Nyambu

Mutia • 10 Okt 2026
Gunungkidul night carnival 2026
Catra Wisata

Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya 

Mutia • 10 Okt 2026
Untuk mencegah bertambahnya angka perceraian kantor urusan agama kua kecamatan kaliori bekerja sama dengan takmir masjid menghadirkan inovasi kurma
Warta

KUA Kaliori Buka Konsultasi Keluarga di Masjid, Tekan Angka Perceraian

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Selama 15 tahun pilot berkostum bangau menggunakan pesawat ultraringan untuk mengajari anak anak bangau amerika whooping crane bermigrasi dari wisconsin menuju florida amerika serikat
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Sebanyak 2 762 perusahaan atau 504 persen dari total 5 476 perusahaan yang mengikuti program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup proper 20242025 masih memperoleh peringkat merah
Catra Cendekia

50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
0
Follow us on
Up Next: Busy airport terminal filled with travelers waiting and moving through seating area with luggage Periode Libur Bulan Mei, Risiko Delay Hingga Kehilangan Bagasi
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network