catrawarta.com - Games 2027 bakal berlangsung di Malaysia. Tuan rumah pasti berusaha untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Sudah menjadi rahasia umum, tuan rumah tentu ingin menjadi juara umum.
Karena itu, Indonesia harus mempersiapkan diri sebaik mungkin karena persaingan seluruh cabang olahraga bakal sangat ketat. Selain itu, karena ada empat lokasi yang berbeda dalam ajang olahraga terbesar Asean tersebut, para atlet juga harus siap mental dan fisik.
Menpora Erick Thohir mengungkapkan hal itu usai bertemu Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Raden Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kusumo dan Presiden National Olympic Committee (NOC) Indonesia Raja Sapta Oktohari di Graha Kemenpora.
”Lokasi penyelenggaraan rencananya terbagi dalam empat daerah sehingga meskipun SEA Games 2027 masih digelar sekira 1,5 tahun lagi, persiapan harus mulai dimatangkan dari sekarang,” ungkap Erick Thohir.
Mobilitas para Atlet
Ia menjelaskan, beberapa hal perlu dipersiapkan, seperti logistik dan mobilitas para atlet, juga persiapan lainnya. Mereka perlu berkoordinasi dengan KBRI yang lebih tahu kondisi di sana.
Kemenpora, lanjut Erick, melakukan persiapan dari segi kompetisi. Ini mengingat tuan rumah Malaysia tentunya percaya diri dan berusaha keras untuk menjadi juara umum. Indonesia akan bersaing dengan negara-negara kuat lainnya di Asia Tenggara seperti Thailand dan Vietnam yang mengincar peringkat kedua dan ketiga.
Presiden NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari pada kesempatan itu memaparkan, dalam persiapan SEA Games, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan Presiden NOC Malaysia secara informal. Terutama membangun semangat yang sama. Ajang SEA Games bisa menjadi tolok ukur utama untuk menuju jenjang yang lebih tinggi, Asian Games maupun Olimpiade.
Menurunya. spirit sudah sama yakni memaksimalkan fungsi SEA Games supaya lebih banyak nomor olimpiade. Hal ini penting agar negara-negara Asean bisa mendapatkan tiket ke Olimpiade 2028.
Dubes Indonesia untuk Malaysia Raden Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kusumo menyatakan kesiapan KBRI untuk melakukan koordinasi dengan Kemenpora maupun NOC. Ia berharap kontingen Indonesia bisa berjuang maksimal mengibarkan Merah Putih.









