CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Warta

Prabowo Bentuk BPGMN untuk Cegah Karhutla di Lahan Gambut

Penulis: Siswantini Suryandari 25 Sep 2026 4 menit baca
Presiden prabowo subianto memutuskan pembentukan badan pengelola gambut dan mangrove nasional bpgmn untuk memperkuat pengelolaan ekosistem gambut dan mangrove sekaligus mencegah kebakaran hutan dan lahan karhutla
KARHUTLA: Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Kepala BRIN Arif Satria menjelaskan tentang Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) di Istana Merdeka, Kamis (24/9/2026). (Sumber: Dok BPMI Setpres)
Bagikan:
0

catrawarta.com - Presiden Prabowo Subianto memutuskan pembentukan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pengelolaan ekosistem gambut dan mangrove sekaligus mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Keputusan tersebut diambil setelah Prabowo memimpin diskusi bersama sejumlah ilmuwan, akademisi, peneliti, serta perwakilan lembaga riset dan perguruan tinggi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/9/2026). Pertemuan itu membahas tata kelola gambut dan mangrove serta strategi pencegahan karhutla.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan BPGMN akan menjadi lembaga yang langsung berada di bawah Presiden. Badan tersebut nantinya akan melibatkan ilmuwan dan profesional serta didukung anggaran yang memadai.

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

”Salah satu keputusan yang penting terutama di bidang kehutanan dan terkait dengan karhutla adalah Bapak Presiden sudah mengambil keputusan akan mendirikan satu badan yang disebut sebagai Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional atau disingkat dengan BPGMN,” ujar Raja Juli.

Upaya Pencegahan Karhutla

Menurut dia, pembentukan BPGMN diarahkan untuk mengedepankan upaya pencegahan karhutla. Pendekatan tersebut dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi.

”Tujuannya adalah melakukan pencegahan. Karena semua sadar bahwa pencegahan adalah jauh lebih penting, lebih efektif, dan lebih efisien ketimbang tindakan-tindakan yang bersifat reaktif, reaksioner,” katanya.

Raja Juli menjelaskan BPGMN akan berbeda dengan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) yang sebelumnya berada di bawah Kementerian Kehutanan sebelum dibubarkan.

Enam Provinsi Miliki Lahan Gambut

Badan baru tersebut akan diprioritaskan untuk melakukan pencegahan karhutla, terutama di enam provinsi yang memiliki kawasan gambut, yakni Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Raja Juli menyebut pembentukan BPGMN juga menunjukkan keterbukaan Presiden dalam menerima masukan, evaluasi, dan kritik dari kalangan ilmuwan.

”Ini adalah satu inisiatif yang baik dan ini sekaligus menunjukkan keterbukaan Bapak Presiden menerima masukan evaluasi bahkan kritik dari para ilmuwan,” tuturnya.

BRIN Perkuat Deteksi Dini dengan AI

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengatakan lembaganya akan mendukung kerja BPGMN, terutama dalam penguatan sistem deteksi dini dan pemantauan titik panas atau hotspot.

”BRIN diminta untuk mendukung keberadaan dan peran dari badan ini khususnya dalam hal bagaimana kita melakukan deteksi dini, deteksi hotspot,” ujar Arif.

Menurut Arif, BRIN selama ini telah melakukan pemantauan dan bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan. Ke depan, teknologi tersebut akan terus dikembangkan dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI).

”Sekarang ini kita akan terus perbarui dengan AI yang semakin canggih untuk bisa mengantisipasi kebakaran hutan lebih dini lagi,” katanya.

Desa sebagai Basis Utama

Selain teknologi, Arif mengatakan Presiden Prabowo menekankan pentingnya pencegahan karhutla secara presisi dengan menjadikan desa sebagai basis utama.

Masyarakat desa dinilai memiliki kedekatan dengan lingkungan dan sumber daya di sekitarnya sehingga dapat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan, termasuk melalui kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA).

”Pencegahan presisi berbasis desa itu menunjukkan bahwa Presiden percaya masyarakat desa memiliki sense of belonging yang sangat tinggi terhadap sumber daya yang ada di sekitarnya,” ujar Arif.

Teknologi hingga Sumber Penghidupan

Dalam pertemuan tersebut, para ilmuwan dan pemerintah juga membahas sejumlah teknologi untuk mencegah dan menangani kebakaran di kawasan gambut.

Beberapa teknologi yang dibahas antara lain water injection, pembangunan pompa air di tingkat desa, serta penggunaan bahan alternatif untuk pemadaman api.

Selain aspek teknologi, pembahasan juga mencakup aspek ekonomi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hidrologi gambut.

Arif mengatakan sekitar 41 juta masyarakat hidup di sekitar kawasan hidrologi gambut sehingga strategi pengelolaan gambut juga perlu mempertimbangkan sumber penghidupan masyarakat dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.

Alternatif Sumber Penghidupan

Untuk jangka panjang, sagu disebut sebagai salah satu alternatif sumber penghidupan. Tanaman tersebut membutuhkan waktu sekitar delapan tahun untuk mencapai tahap produksi. Sementara kopi dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan jangka menengah dan tanaman hortikultura untuk jangka lebih pendek.

”Jadi, mata pencaharian dari masyarakat di sekitar hutan menjadi concern dari Bapak Presiden agar tetap dicarikan solusi ekonominya dengan berbagai teknologi yang ada,” kata Arif.

Pembentukan BPGMN diharapkan menjadi bagian dari perubahan pendekatan pemerintah dalam menangani karhutla, dari penanganan setelah kebakaran terjadi menjadi pencegahan yang lebih dini, berbasis teknologi dan melibatkan masyarakat di tingkat desa.

Tags:
#Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional #BPGMN #karhutla #lahan gambut #presiden prabowo subianto
Siswantini Suryandari
PenulisSiswantini Suryandari
Jurnalis senior, alumi Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada
Sketched-style portrait of a man with glasses, smiling, outdoors with palm trees in the background.
EditorWicaksana
Jurnalis senior, tinggal di Yogyakarta.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Warta

Prabowo Lantik Pratikno sebagai Kepala Wantimpres, Rocky Gerung Jadi Anggota

Siswantini Suryandari • 2 Okt 2026
Warta

Jokowi Hormati Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Warta

Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Warta

Denny Indrayana: KPU Korbankan Independensi demi Loloskan Gibran

Siswantini Suryandari • 6 Okt 2026
Warta

Bupati Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Izin dan TPPU

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Warta

Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak

Wiwit • 10 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Two men balance on a pile of branches in a smoke filled forest one wearing a uniform and face mask the other in a brown shirt nearby
Warta

Palangka Raya Perpanjang Status Darurat, Warga Luapkan Keluh Kesah Hadapi Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Two story brick house with white and blue accents turquoise balcony railing and arched windows
Warta

BGN Tegaskan Bangunan Tempat Penemuan Mayat Terborgol di Kendal Bukan Dapur MBG

Wiwit • 10 Okt 2026
Kebakaran hutan dan lahan
Warta

Bendung Api Karhutla, BNPB Uji Material Realiza Anti Chamas 

Mutia • 10 Okt 2026
Ilustrasi orangutan
Warta

Orangutan Korban Karhutla di Kalbar Dipulangkan ke Habitat Alami di Batu Nyambu

Mutia • 10 Okt 2026
Gunungkidul night carnival 2026
Catra Wisata

Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya 

Mutia • 10 Okt 2026
Untuk mencegah bertambahnya angka perceraian kantor urusan agama kua kecamatan kaliori bekerja sama dengan takmir masjid menghadirkan inovasi kurma
Warta

KUA Kaliori Buka Konsultasi Keluarga di Masjid, Tekan Angka Perceraian

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Selama 15 tahun pilot berkostum bangau menggunakan pesawat ultraringan untuk mengajari anak anak bangau amerika whooping crane bermigrasi dari wisconsin menuju florida amerika serikat
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Sebanyak 2 762 perusahaan atau 504 persen dari total 5 476 perusahaan yang mengikuti program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup proper 20242025 masih memperoleh peringkat merah
Catra Cendekia

50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
0
Follow us on
Up Next: Presiden prabowo subianto menghubungi tim bulu tangkis indonesia melalui sambungan telepon untuk menyampaikan apresiasi dan memberikan semangat kepada para atlet yang tengah berjuang membawa nama merah putih di asian games 2026 aichi nagoya jepang Emas Setelah 28 Tahun, Prabowo Telepon Tim Bulu Tangkis Indonesia
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network