CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Warta

Putin Kunjungi Pulau Sengketa Picu Ketegangan Baru dengan Jepang

Penulis: Siswantini Suryandari 20 Agu 2026 3 menit baca
Presiden rusia vladimir putin mengunjungi pulau iturup atau yang dikenal jepang sebagai etorofu pada 13 agustus 2026
SENGKETA: Pulau Iturup yang menjadi sengketa antara Rusia dan Jepang.(Sumber: Dok NASA/Wikipedia)
Bagikan:
0

catrawarta.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Pulau Iturup atau yang dikenal Jepang sebagai Etorofu pada 13 Agustus 2026. Pulau tersebut merupakan pulau terbesar di antara Kepulauan Kuril Selatan yang disengketakan Rusia dan Jepang.

Kepulauan itu dikuasai Rusia sejak berakhirnya Perang Dunia II, tetapi Jepang juga mengklaim wilayah tersebut dan menyebutnya sebagai Northern Territories atau Wilayah Utara.

Sengketa Kepulauan Kuril Selatan selama ini menjadi salah satu persoalan utama dalam hubungan Rusia-Jepang. Perselisihan tersebut bahkan menjadi salah satu alasan kedua negara belum menandatangani perjanjian damai yang secara resmi mengakhiri Perang Dunia II.

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

Hubungan Baik Makin Sulit

Selama bertahun-tahun, Jepang berupaya mendorong kerja sama ekonomi dengan Rusia sebagai bagian dari upaya memperbaiki hubungan bilateral sekaligus mencari penyelesaian atas sengketa wilayah tersebut.

Persoalan Kepulauan Kuril Selatan juga menjadi perhatian penting mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Isu tersebut memiliki kedekatan historis dengan keluarganya, terutama ayahnya, Shintaro Abe, yang pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Jepang.

Namun, upaya memperbaiki hubungan Jepang-Rusia menghadapi situasi yang semakin sulit sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 2022.

Jepang Ikut Jatuhkan Sanksi

Jepang bergabung dengan Amerika Serikat dan negara-negara Eropa dalam mengecam invasi Rusia ke Ukraina serta menjatuhkan berbagai sanksi terhadap Moskow.

Setelah Jepang menjatuhkan sanksi, Rusia secara resmi menghentikan perundingan perjanjian damai dengan Jepang. Moskow juga membatalkan skema perjalanan bebas visa bagi warga Jepang yang ingin mengunjungi makam leluhur mereka di Kepulauan Kuril yang disengketakan.

Presiden rusia vladimir putin mengunjungi pulau iturup atau yang dikenal jepang sebagai etorofu pada 13 agustus 2026
ITURUP: Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Pulau Iturup, 13 Agustus 2026. (Sumber: Dok Instagram NewsofBahrain)

Kunjungan Putin Picu Kemarahan Jepang

Kunjungan Putin ke salah satu pulau yang menjadi sengketa semakin memperburuk ketegangan kedua negara. Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev pernah mengunjungi wilayah tersebut pada 2010. Namun, kunjungan Putin menjadi yang pertama kali dilakukan presiden Rusia ke salah satu pulau yang disengketakan tersebut.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi merespons kunjungan itu melalui pernyataan yang disiarkan televisi pada hari yang sama. Dia mengatakan kunjungan Putin ”melukai perasaan rakyat Jepang dan sama sekali tidak dapat diterima”.

”Kami berharap pihak Rusia benar-benar memahami keseriusan masalah ini,” ujarnya.

Sentimen Negatif Masyarakat Jepang

Kepada wartawan, Takaichi mengatakan kunjungan Putin semakin memperburuk sentimen masyarakat Jepang terhadap Rusia.

”Saya harus mengatakan bahwa kunjungan tersebut semakin memperkuat sentimen publik terhadap Rusia di Jepang, sehingga semakin sulit untuk memulihkan hubungan dalam jangka menengah hingga panjang,” katanya.

Respons Jepang sebenarnya dapat disampaikan melalui Kementerian Luar Negeri. Namun, Takaichi memilih menyampaikan sikap pemerintah secara langsung karena meyakini perdana menteri harus mengambil posisi tegas dalam persoalan sengketa wilayah.

Dengan isu tersebut kini dinaikkan ke tingkat perdana menteri, upaya untuk meredakan ketegangan secara diam-diam dinilai akan semakin sulit.

Rusia Panggil Dubes Jepang

Ketegangan semakin meningkat setelah Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Galuzin memanggil Duta Besar Jepang untuk Rusia, Muto Akira, ke Kementerian Luar Negeri Rusia. Pemanggilan dilakukan untuk menyampaikan protes resmi atas pernyataan Takaichi yang dinilai ”anti-Rusia”.

Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia, Galuzin menegaskan kepada Muto bahwa kedaulatan dan yurisdiksi Rusia atas Kepulauan Kuril Selatan tidak dapat diganggu gugat.

”Setiap upaya pihak Jepang, baik secara langsung maupun tidak langsung, untuk mempertanyakan kenyataan tersebut sama sekali tidak dapat diterima dan tidak sah,” kata Galuzin, seperti dikutip dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.

Perselisihan mengenai Kepulauan Kuril Selatan dengan demikian kembali menjadi titik panas dalam hubungan Jepang-Rusia, di tengah memburuknya hubungan kedua negara akibat perang Rusia-Ukraina dan sanksi yang diberlakukan Jepang terhadap Moskow.

Tags:
#Iturup #Jepang #perang dunia II #Presiden Rusia #Rusia #sengketa pulau #Vladimir Putin
Siswantini Suryandari
PenulisSiswantini Suryandari
Jurnalis senior, alumi Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada
Sketched-style portrait of a man with glasses, smiling, outdoors with palm trees in the background.
EditorWicaksana
Jurnalis senior, tinggal di Yogyakarta.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Warta

Prabowo Lantik Pratikno sebagai Kepala Wantimpres, Rocky Gerung Jadi Anggota

Siswantini Suryandari • 2 Okt 2026
Warta

Jokowi Hormati Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Warta

Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Warta

Denny Indrayana: KPU Korbankan Independensi demi Loloskan Gibran

Siswantini Suryandari • 6 Okt 2026
Warta

Bupati Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Izin dan TPPU

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Warta

Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak

Wiwit • 10 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Two men balance on a pile of branches in a smoke filled forest one wearing a uniform and face mask the other in a brown shirt nearby
Warta

Palangka Raya Perpanjang Status Darurat, Warga Luapkan Keluh Kesah Hadapi Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Two story brick house with white and blue accents turquoise balcony railing and arched windows
Warta

BGN Tegaskan Bangunan Tempat Penemuan Mayat Terborgol di Kendal Bukan Dapur MBG

Wiwit • 10 Okt 2026
Kebakaran hutan dan lahan
Warta

Bendung Api Karhutla, BNPB Uji Material Realiza Anti Chamas 

Mutia • 10 Okt 2026
Ilustrasi orangutan
Warta

Orangutan Korban Karhutla di Kalbar Dipulangkan ke Habitat Alami di Batu Nyambu

Mutia • 10 Okt 2026
Gunungkidul night carnival 2026
Catra Wisata

Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya 

Mutia • 10 Okt 2026
Untuk mencegah bertambahnya angka perceraian kantor urusan agama kua kecamatan kaliori bekerja sama dengan takmir masjid menghadirkan inovasi kurma
Warta

KUA Kaliori Buka Konsultasi Keluarga di Masjid, Tekan Angka Perceraian

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Selama 15 tahun pilot berkostum bangau menggunakan pesawat ultraringan untuk mengajari anak anak bangau amerika whooping crane bermigrasi dari wisconsin menuju florida amerika serikat
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Sebanyak 2 762 perusahaan atau 504 persen dari total 5 476 perusahaan yang mengikuti program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup proper 20242025 masih memperoleh peringkat merah
Catra Cendekia

50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
0
Follow us on
Up Next: Menteri sekretaris negara prasetyo hadi mengatakan presiden prabowo subianto belum mengunjungi korban gempa bumi di nusa tenggara timur ntt Presiden Prabowo Berencana Kunjungi Korban Gempa NTT, Purbaya Keluhkan Kurangnya Koordinasi Pusat-Daerah
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network