CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Warta

Rupiah Lemah, Harga Kebutuhan Pokok Bakal Naik

Penulis: Wicaksana 12 Mei 2026 2 menit baca
Colorful bar chart showing a downward trend with a large red arrow pointing downward across a light gray background
Ilustrasi turunnya rupiah terhadap dolar AS.(Sumber: Freepik)
Bagikan:
0

catrawarta.com - Kondisi geopolitik terutama konflik Timur Tengah membuat rupiah mengalamai pelemahan. Beberapa Waktu terakhir ini, rupiah mencapai lebih Rp 17.300 per dolar USA.

Dampak pelemahan rupiah menurut para pakar bakal mengancam harga-harga kebutuhan pokok, energi dan transportasi. Selain itu, para investor mulai menarik rupiah dan mengamankannya dalam bentuk dolar Amerika Serikat.

”Pelemahan terjadi akibat akumulasi tekanan, mulai dari ketegangan geopolitik, ketidakpastian ekonomi global,” ungkap ekonom Rijadh Djatu Winardi PhD dalam keterangannya kepada media.

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

Ia menjelaskan, dari sisi ekonomi domestic adanya faktor musiman dan struktural turut memperbesar tekanan nilai rupiah, seperti periode pembayaran dividen kepada investor asing yang secara rutin meningkatkan kebutuhan valuta asing.

Selain itu, meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap ruang fiskal yang semakin terbatas atau defisit yang mendekati batas turut mendorong naiknya persepsi risiko terhadap perekonomian domestik.

”Kombinasi dari sisi global dan sisi domestik inilah yang membuat pelemahan rupiah terasa lebih tajam,” imbuh Rijadh.

Dampak Langsung Masyarakat

Menurutnya mekanisme pelemahan nilai tukar rupiah memiliki dampak yang relatif langsung terhadap harga barang. Fenomena tersebut dikenal sebagai inflasi impor, pelemahan rupiah menyebabkan kenaikan biaya barang impor dalam denominasi rupiah.

Perusahaan yang bergantung pada bahan baku impor akan menghadapi peningkatan biaya produksi. Meski masih memiliki stok lama, penyesuaian harga pada akhirnya sulit dihindari.

Mereka akan mulai meneruskan kepada konsumen dalam rentang waktu satu hingga beberapa bulan setelahnya. Masyarakat akan mulai merasakan dampaknya dalam bentuk harga kebutuhan pokok yang meningkat, biaya transportasi yang naik, hingga harga produk kesehatan.

”Tekanan besar juga terjadi pada sejumlah pos dalam anggaran negara, terutama pada belanja yang sensitif terhadap pergerakan kurs,” ujar Rijadh.

Ia menyebut subsidi energi sebagai salah satu sektor yang paling terdampak. Hal itu karena ketergantungan pada komponen impor yang membuat beban subsidi meningkat Ketika terjadi pelemahan rupiah.

Tags:
#dolar kuat #harga bahan pokok #harga naik #rupiah
Sketched-style portrait of a man with glasses, smiling, outdoors with palm trees in the background.
PenulisWicaksana
Jurnalis senior, tinggal di Yogyakarta.
EditorYuliantoro
Alumni Sosiologi UGM (1995), jurnalis dan penulis yang menekuni isu sosial, budaya, dan kebijakan publik.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Warta

Prabowo Lantik Pratikno sebagai Kepala Wantimpres, Rocky Gerung Jadi Anggota

Siswantini Suryandari • 2 Okt 2026
Warta

Jokowi Hormati Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Warta

Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Warta

Denny Indrayana: KPU Korbankan Independensi demi Loloskan Gibran

Siswantini Suryandari • 6 Okt 2026
Warta

Bupati Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Izin dan TPPU

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Warta

Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak

Wiwit • 10 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Two men balance on a pile of branches in a smoke filled forest one wearing a uniform and face mask the other in a brown shirt nearby
Warta

Palangka Raya Perpanjang Status Darurat, Warga Luapkan Keluh Kesah Hadapi Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Two story brick house with white and blue accents turquoise balcony railing and arched windows
Warta

BGN Tegaskan Bangunan Tempat Penemuan Mayat Terborgol di Kendal Bukan Dapur MBG

Wiwit • 10 Okt 2026
Kebakaran hutan dan lahan
Warta

Bendung Api Karhutla, BNPB Uji Material Realiza Anti Chamas 

Mutia • 10 Okt 2026
Ilustrasi orangutan
Warta

Orangutan Korban Karhutla di Kalbar Dipulangkan ke Habitat Alami di Batu Nyambu

Mutia • 10 Okt 2026
Gunungkidul night carnival 2026
Catra Wisata

Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya 

Mutia • 10 Okt 2026
Untuk mencegah bertambahnya angka perceraian kantor urusan agama kua kecamatan kaliori bekerja sama dengan takmir masjid menghadirkan inovasi kurma
Warta

KUA Kaliori Buka Konsultasi Keluarga di Masjid, Tekan Angka Perceraian

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Selama 15 tahun pilot berkostum bangau menggunakan pesawat ultraringan untuk mengajari anak anak bangau amerika whooping crane bermigrasi dari wisconsin menuju florida amerika serikat
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Sebanyak 2 762 perusahaan atau 504 persen dari total 5 476 perusahaan yang mengikuti program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup proper 20242025 masih memperoleh peringkat merah
Catra Cendekia

50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
0
Follow us on
Up Next: People wading through knee deep floodwater on a residential street Ratusan Rumah Terendam Banjir di Kendari
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network