catrawarta.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menyerukan seluruh sivitas akademika UI mengenakan pakaian berwarna hitam pada Kamis (24/9/2026).
Seruan tersebut disampaikan melalui kampanye #HitamkanUI. BEM UI menyebut penggunaan pakaian hitam sebagai bentuk solidaritas sekaligus upaya membangun semangat kolektif.
”Seruan #HitamkanUI memanggil seluruh sivitas akademika Universitas Indonesia untuk mengenakan pakaian berwarna hitam sebagai bentuk solidaritas nyata dan pemantik semangat kolektif perjuangan kita,” tulis BEM UI melalui akun Instagram resminya.
Simbol Duka Cita
Aksi simbolik tersebut dilaksanakan di Fakultas Teknik UI. Peserta aksi diminta mengenakan pakaian berwarna hitam selama kegiatan berlangsung.
Ketua BEM UI, Yathalatof Himawan, mengatakan warna hitam sengaja dipilih sebagai simbol duka cita atas pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang terjadi di Indonesia.
”Warna hitam ini kami pilih sebagai simbol duka cita,” kata Yathalatof.
Wakil Kepala Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI 2026, Lionel Sihaloho, menambahkan bahwa pemilihan warna hitam juga merujuk pada istilah Black September di Yordania pada 1970.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pameran digital di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UI. Dalam konteks sejarah, Black September merujuk pada konflik bersenjata di Yordania pada 1970–1971 antara Angkatan Bersenjata Yordania yang dipimpin Raja Hussein dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) yang dipimpin Yasser Arafat.
Konflik tersebut bermula dari meningkatnya ketegangan antara Pemerintah Yordania dan kelompok-kelompok bersenjata Palestina yang berada di wilayah Yordania.









