CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Warta

Gajah Sumatra Lisa Melahirkan Anak Jantan di Taman Nasional Tesso Nilo

Penulis: Siswantini Suryandari 29 Sep 2026 2 menit baca
Diperbarui September 30, 2026
Seekor gajah binaan bernama lisa berusia 45 tahun melahirkan anak gajah berjenis kelamin jantan dalam kondisi sehat di camp elephant flying squad efs taman nasional tesso nilo tntn kabupaten pelalawan senin 2892026 malam
GAJAH: Lisa, gajah Sumatra berhasil melahirkan anak keenam, Senin (28/9/2026) malam. (Sumber: Dok Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Kemenhut)
Bagikan:
0

catrawarta.com - Kabar menggembirakan datang dari upaya konservasi gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) di Provinsi Riau. Seekor gajah binaan bernama Lisa, berusia 45 tahun, melahirkan anak gajah berjenis kelamin jantan dalam kondisi sehat di Camp Elephant Flying Squad (EFS), Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Senin (28/9/2026) malam.

Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo, Heru Sutmantoro, dalam keterangannya, Selasa (29/9/2026), mengatakan kelahiran tersebut merupakan yang keenam bagi Lisa. Peristiwa ini menjadi bagian penting dalam upaya mendukung keberlangsungan populasi gajah sumatra.

Anak gajah tersebut merupakan hasil perkawinan Lisa dengan gajah liar. Hal ini menunjukkan adanya interaksi reproduktif antara gajah binaan dan populasi gajah liar di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo.

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

Ditangani Tim Gabungan

Menurut Heru, pemantauan intensif terhadap Lisa telah dilakukan sejak Minggu (27/9) oleh tim gabungan yang terdiri atas mahout atau pawang gajah, dokter hewan, dan perawat satwa.

Pemantauan dilakukan setelah tim menemukan sejumlah tanda menjelang persalinan, antara lain pengerasan kelenjar susu serta meningkatnya kegelisahan Lisa dibandingkan dengan kondisi hariannya.

Pada Senin (28/9) pagi, pergerakan Lisa mulai melambat. Tim kemudian meningkatkan pengawasan hingga sore hari seiring dengan semakin jelasnya tanda-tanda persalinan.

“Proses kelahiran berlangsung pada pukul 19.00 WIB. Lisa berhasil melahirkan seekor anak gajah jantan secara mandiri dan dalam kondisi selamat di area Camp EFS TNTN,” kata Heru.

Bayi Langsung Berdiri

Sekitar 20 menit setelah dilahirkan, tepatnya pukul 19.20 WIB, anak gajah tersebut sudah mampu berdiri tegak dan menopang tubuhnya sendiri. Bayi gajah itu juga menunjukkan refleks dan kekuatan fisik yang baik.

Hasil pemeriksaan awal dan pengukuran morfometri oleh tim medis menunjukkan anak gajah tersebut dalam kondisi sehat. Bayi gajah jantan itu memiliki tinggi badan 96 sentimeter, panjang badan 101 sentimeter, lingkar dada 125 sentimeter, dan berat sekitar 129 kilogram. Suhu tubuhnya tercatat 36 derajat Celsius.

Saat ini, tim medis satwa bersama para mahout melakukan pengawasan selama 24 jam untuk memastikan kondisi induk dan anak gajah tetap stabil.

Pengawasan terutama difokuskan pada asupan nutrisi awal melalui air susu induk serta pemantauan kondisi fisik keduanya guna memastikan proses pemulihan dan pertumbuhan anak gajah berlangsung dengan baik.

Heru berharap kelahiran tersebut menjadi momentum positif bagi penguatan konservasi gajah sumatra sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga habitat satwa yang terancam punah tersebut.

Kelahiran anak gajah Lisa juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan populasi gajah sumatra, baik di lingkungan konservasi maupun di habitat alaminya.

Tags:
#gajah sumatra #kementerian kehutanan #konservasi gajah #Riau #Taman Nasional Tesso Nilo
Siswantini Suryandari
PenulisSiswantini Suryandari
Jurnalis senior, alumi Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada
Sketched-style portrait of a man with glasses, smiling, outdoors with palm trees in the background.
EditorWicaksana
Jurnalis senior, tinggal di Yogyakarta.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Warta

Prabowo Lantik Pratikno sebagai Kepala Wantimpres, Rocky Gerung Jadi Anggota

Siswantini Suryandari • 2 Okt 2026
Warta

Jokowi Hormati Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Warta

Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Warta

Denny Indrayana: KPU Korbankan Independensi demi Loloskan Gibran

Siswantini Suryandari • 6 Okt 2026
Warta

Bupati Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Izin dan TPPU

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Warta

Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak

Wiwit • 10 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Two men balance on a pile of branches in a smoke filled forest one wearing a uniform and face mask the other in a brown shirt nearby
Warta

Palangka Raya Perpanjang Status Darurat, Warga Luapkan Keluh Kesah Hadapi Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Two story brick house with white and blue accents turquoise balcony railing and arched windows
Warta

BGN Tegaskan Bangunan Tempat Penemuan Mayat Terborgol di Kendal Bukan Dapur MBG

Wiwit • 10 Okt 2026
Kebakaran hutan dan lahan
Warta

Bendung Api Karhutla, BNPB Uji Material Realiza Anti Chamas 

Mutia • 10 Okt 2026
Ilustrasi orangutan
Warta

Orangutan Korban Karhutla di Kalbar Dipulangkan ke Habitat Alami di Batu Nyambu

Mutia • 10 Okt 2026
Gunungkidul night carnival 2026
Catra Wisata

Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya 

Mutia • 10 Okt 2026
Untuk mencegah bertambahnya angka perceraian kantor urusan agama kua kecamatan kaliori bekerja sama dengan takmir masjid menghadirkan inovasi kurma
Warta

KUA Kaliori Buka Konsultasi Keluarga di Masjid, Tekan Angka Perceraian

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Selama 15 tahun pilot berkostum bangau menggunakan pesawat ultraringan untuk mengajari anak anak bangau amerika whooping crane bermigrasi dari wisconsin menuju florida amerika serikat
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Sebanyak 2 762 perusahaan atau 504 persen dari total 5 476 perusahaan yang mengikuti program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup proper 20242025 masih memperoleh peringkat merah
Catra Cendekia

50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
0
Follow us on
Up Next: Polda metro jaya menetapkan masinis kereta api ka argo bromo anggrek nofiandi sebagai tersangka dalam kecelakaan kereta di stasiun bekasi timur jawa barat yang menyebabkan 16 orang meninggal dunia Polda Metro Jaya Tetapkan Masinis Argo Bromo Anggrek sebagai Tersangka Tabrakan di Bekasi
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network