CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Warta

Ganjar Pranowo hingga Pejabat Melayat ke Rumah Duka Seniman Den Baguse Ngarso

Penulis: Wiwit 22 Sep 2026 3 menit baca
Diperbarui September 22, 2026
Crowd of mourners gathered around a white coffin with several people taking photos on their phones
Jenazah Den Baguse Ngarso saat tiba di rumah duka Yogyakarta. (Dok. Catrawarta)
Bagikan:
0

catrawarta.com - ​Sejumlah tokoh publik, pejabat, hingga seniman mendatangi rumah duka seniman teater Yogyakarta, Susilo Nugroho alias Den Baguse Ngarso, di Mantrijeron, Kota Yogyakarta.

Di antara jajaran pelayat yang hadir sejak malam hingga Selasa (22/9/2026) siang, tampak mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hingga Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan memberikan penghormatan terakhir.

​Melalui unggahan di media sosialnya, Ganjar Pranowo turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kepulangan sang seniman. “Sugeng tindak Mas Susilo Den Baguse Ngarsa. Innalillahiwainnailaihirojiun. Dunia seni Indonesia berduka atas kepulanganmu, mas. Terimakasih atas dedikasimu selama ini. Swargi langgeng nggih mas, kulo bersaksi njenengan tiyang sae. Alfatihah,” tulis Ganjar.

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

Pelayat Berdatangan ke Rumah Duka

​Tetangga almarhum, Simon, mengonfirmasi kedatangan Ganjar Pranowo beserta jajaran pejabat lainnya yang berbaur bersama masyarakat dan komunitas seni di rumah duka. Simon menuturkan bahwa arus kedatangan pelayat tak berhenti sejak kabar duka tersiar.

“Tadi malam itu ada Mas Jujuk Prabowo datang. Kemudian tadi ada Pak Ganjar rawuh. Terus dari perwakilan dari Pakualaman rawuh, nggih. Ini juga ada Pak Wawan (Wakil Wali Kota Jogja). Dari tadi pagi, dari malam kemarin banyak sampai siang hari ini,” tutur Simon.

​Kedatangan para tokoh dan kerabat dalam jumlah besar tersebut memberikan penghiburan tersendiri bagi keluarga almarhum. Kakak kandung almarhum, Sukanti, mengibaratkan kehadiran para pelayat layaknya aliran air yang tiada putusnya.

“Bahasa Jawanya banyu mili, datang pergi, datang pergi, tapi banyak. Ya itu cukup melegakan karena, berarti banyak orang yang menganggap Mas Susilo jos sebagai teman atau sebagai kolega,” ungkap Sukanti.

Rekam Jejak Susilo Nugroho

​Kehadiran para pejabat dan rekan sejawat tidak lepas dari rekam jejak almarhum sebagai figur penting dalam dunia kesenian dan panggung kritik sosial. Budayawan Yogyakarta, Bambang Paningron, menilai sosok pemeran karakter legendaris dalam serial Mbangun Desa tersebut bukan sekadar pelawak, melainkan figur penyeimbang di masyarakat.

“Jogja kehilangan salah satu penjaga akal sehatnya. Mas Susilo Den Baguse Ngarso itu bukan sekadar pelawak. Dia adalah guru yang memilih panggung sebagai ruang kelasnya. Dari Mbangun Deso sampai Teater Gandrik, beliau mengajarkan kita bahwa kritik bisa disampaikan dengan guyon, tapi guyonannya tidak pernah kosong,” kata Bambang.

​Seniman rekan sejawat almarhum, Warsana Kliwir, turut menegaskan bahwa kerendahan hati almarhum membuat banyak orang dari berbagai kalangan merasa dekat dengannya. Menurutnya, almarhum senantiasa merawat komunikasi tanpa memandang status sosial.

“Pak Sus di mata saya adalah guru saya, sekaligus partner, dan dia bisa berdiskusi. Dia meskipun nama besar, dia tidak pernah menganggap dirinya besar,” puji Warsana.

​Senada dengan hal itu, seniman Kukuh Kudamai mengenang almarhum sebagai sosok inklusif yang terbuka berdiskusi dengan siapa saja, mulai dari isu sejarah hingga politik.

“Sosok yang sederhana, terus murah ilmu. Jadi, dia itu selalu berbagi ilmu tentang sejarah, metode keaktoran, terus perkembangan politik, kebudayaan, dan yang lain sebagainya itu beliau selalu sharing. Pak Sus itu menurutku saya anggap beliau itu kayak guru tapi dia tidak pernah merasa menggurui,” terang Kukuh.

Susilo Nugroho Meninggal di Rumah

​Susilo Nugroho yang menghembuskan napas terakhir pada Senin (21/9/2026) diketahui tidak pernah mengeluhkan sakit sebelum meninggal dunia. Sukanti menceritakan almarhum memiliki pola hidup terjaga dan sering bersenda gurau di angkringan dekat rumahnya sebelum ditemukan tak kunjung bangun hingga sore hari.

“Dia tuh makan juga hati-hati, selama ini kalau makan tidak pernah makan nasi. Dia tuh kalau makan nasinya tuh jagung. Makan juga enggak banyak. Tidak pernah mengeluh apa-apa,” jelas Sukanti.

​Rangkaian prosesi pelepasan jenazah diawali dengan ibadah penghiburan pada pukul 15.00 WIB. Selanjutnya, jenazah diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir pada pukul 16.00 WIB untuk dikebumikan di Makam Keluarga Krapyak, Panggungan, Sewon, Bantul. 

Tags:
#Den Baguse Ngarso #ganjar pranowo #Seniman #Teater Gandrik
Illustrated portrait of a man with short dark hair and light facial hair wearing a patterned shirt indoors, facing the camera.
PenulisWiwit
Penulis yang telah mendalami bidang jurnalistik sejak 2008 dan berminat pada isu-isu budaya pop, politik, dan kebijakan publik. Lulusan Teknik Informatika Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Sketched-style portrait of a man with glasses, smiling, outdoors with palm trees in the background.
EditorWicaksana
Jurnalis senior, tinggal di Yogyakarta.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Warta

Prabowo Lantik Pratikno sebagai Kepala Wantimpres, Rocky Gerung Jadi Anggota

Siswantini Suryandari • 2 Okt 2026
Warta

Jokowi Hormati Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Warta

Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Warta

Denny Indrayana: KPU Korbankan Independensi demi Loloskan Gibran

Siswantini Suryandari • 6 Okt 2026
Warta

Bupati Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Izin dan TPPU

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Warta

Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak

Wiwit • 10 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Two men balance on a pile of branches in a smoke filled forest one wearing a uniform and face mask the other in a brown shirt nearby
Warta

Palangka Raya Perpanjang Status Darurat, Warga Luapkan Keluh Kesah Hadapi Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Two story brick house with white and blue accents turquoise balcony railing and arched windows
Warta

BGN Tegaskan Bangunan Tempat Penemuan Mayat Terborgol di Kendal Bukan Dapur MBG

Wiwit • 10 Okt 2026
Kebakaran hutan dan lahan
Warta

Bendung Api Karhutla, BNPB Uji Material Realiza Anti Chamas 

Mutia • 10 Okt 2026
Ilustrasi orangutan
Warta

Orangutan Korban Karhutla di Kalbar Dipulangkan ke Habitat Alami di Batu Nyambu

Mutia • 10 Okt 2026
Gunungkidul night carnival 2026
Catra Wisata

Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya 

Mutia • 10 Okt 2026
Untuk mencegah bertambahnya angka perceraian kantor urusan agama kua kecamatan kaliori bekerja sama dengan takmir masjid menghadirkan inovasi kurma
Warta

KUA Kaliori Buka Konsultasi Keluarga di Masjid, Tekan Angka Perceraian

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Selama 15 tahun pilot berkostum bangau menggunakan pesawat ultraringan untuk mengajari anak anak bangau amerika whooping crane bermigrasi dari wisconsin menuju florida amerika serikat
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Sebanyak 2 762 perusahaan atau 504 persen dari total 5 476 perusahaan yang mengikuti program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup proper 20242025 masih memperoleh peringkat merah
Catra Cendekia

50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
0
Follow us on
Up Next: Rear view of a white tanker truck driving in dense fog taillights visible through the mist Kepungan Kabut Asap Karhutla Makin Pekat di Kalsel: Jarak Pandang Cuma 1 Meter
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network