CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Warta

Kemenkes Pastikan CKG Anak Tak Berhenti di Pemeriksaan, Temuan Wajib Ditindaklanjuti

Penulis: Siswantini Suryandari 14 Agu 2026 3 menit baca
Diperbarui Agustus 14, 2026
Program cek kesehatan gratis ckg untuk anak dipastikan tidak berhenti pada tahap pemeriksaan atau skrining awal
GIGI: Pemeriksaan gigi pada anak sekolah. Kasus gigi berlubang tertinggi dialami anak-anak Indonesia. (Sumber: Dok Kementerian Kesehatan)
Bagikan:
0

catrawarta.com - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk anak dipastikan tidak berhenti pada tahap pemeriksaan atau skrining awal. Pemerintah menegaskan setiap temuan masalah kesehatan, mulai dari karies gigi hingga risiko gangguan mental, harus ditindaklanjuti agar tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius di kemudian hari.

Penegasan tersebut mengemuka dalam diskusi publik bertajuk ”Setahun Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk Anak, Apa Selanjutnya?” yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama RCCE Indonesia dan Wahana Visi Indonesia di Kantor Kemenkes, Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Berdasarkan evaluasi program sejak Februari 2025 hingga Februari 2026, sebanyak 23,5 juta anak telah mengikuti CKG. Namun, tingginya cakupan pemeriksaan tersebut belum sepenuhnya diikuti tindak lanjut medis terhadap anak yang memiliki masalah kesehatan.

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

Balita Berisiko Tuberkulosis

Data CKG menunjukkan, sebanyak 95 persen balita yang berisiko tuberkulosis (TB) belum menjalani tes konfirmasi. Temuan lainnya mencakup tingginya kasus anemia, peningkatan tekanan darah, masalah kesehatan mental, serta karies gigi.

Masalah karies menjadi salah satu perhatian utama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Dia meminta fasilitas kesehatan tingkat pertama, khususnya puskesmas, tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga mampu memberikan penanganan.

”Hasil CKG gigi paling jelek di anak-anak. Tiga puluh sampai empat puluh persen giginya bermasalah. Nomor satu karies, nomor dua masalah gusi. Pastikan semua puskesmas tidak hanya punya kursi gigi, tetapi juga bisa menambal dan merawat akar gigi,” ujar Budi.

Program cek kesehatan gratis ckg untuk anak dipastikan tidak berhenti pada tahap pemeriksaan atau skrining awal
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (Sumber: Dok Kementerian Kesehatan)

Kesehatan Mental Remaja Jadi Perhatian

Selain kesehatan fisik, Budi menyoroti pentingnya tindak lanjut terhadap hasil pemeriksaan kesehatan mental anak dan remaja. Anak usia SMP dan SMA yang terindikasi mengalami kecemasan atau depresi perlu segera mendapatkan layanan konseling.

Layanan tersebut dapat dilakukan melalui platform telemedisin maupun dengan memperkuat peran guru Bimbingan Konseling (BK) di sekolah.

Persoalan lain yang disoroti adalah transparansi hasil pemeriksaan kepada anak dan orang tua. Hasbi, salah satu siswa yang mengikuti program CKG di sekolahnya, mengaku tidak mendapatkan informasi lengkap mengenai hasil pemeriksaan kesehatannya.

”Di sana kita periksa tinggi badan, berat badan, tekanan darah, sampai ambil darah untuk tes Hb (Hemoglobin/Sel Darah Merah). Tapi hasilnya tidak dikasih tahu apa saja,” tutur Hasbi.

Menurut Hasbi, keterlambatan edukasi dan rujukan medis juga berdampak pada penanganan masalah gigi yang dialaminya. Ia bahkan harus menjalani pencabutan gigi pada usia 15 tahun karena masalah tersebut terlambat ditangani di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Program cek kesehatan gratis ckg untuk anak dipastikan tidak berhenti pada tahap pemeriksaan atau skrining awal
CEK: Seorang siswi menjalani cek kesehatan gratis. (Sumber: Dok Kementerian Kesehatan)

Hasil CKG Harus Sampai ke Orang Tua

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifatul Choiri Fauzi mendukung pelibatan anak secara aktif dalam program CKG. Dia menegaskan hasil skrining tidak boleh hanya menjadi data atau arsip pemerintah, tetapi harus menjadi dasar intervensi kesehatan bagi anak.

”Data ini bukan hanya angka mati di komputer, tetapi harus disampaikan kepada orang tua agar mereka tahu kondisi anaknya dan langkah edukasi apa yang harus dilakukan selanjutnya,” katanya.

Arifatul mendorong kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan Dinas Pendidikan, Tim Penggerak PKK, hingga Forum Anak di tingkat kelurahan untuk memastikan tindak lanjut hasil pemeriksaan berjalan secara optimal dan disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami anak.

Mulai 2027, Ukuran Keberhasilan Berubah

Sebagai bagian dari evaluasi program, mulai 2027 keberhasilan CKG tidak lagi hanya diukur berdasarkan jumlah anak yang menjalani pemeriksaan. Pemerintah akan mengukur keberhasilan berdasarkan rasio temuan penyakit yang berhasil ditangani.

Kemenkes juga berkomitmen menyediakan obat gratis selama 15 hari pertama bagi anak yang memiliki ”rapor kesehatan” berstatus kuning atau merah.

Dengan perubahan indikator tersebut, CKG diharapkan tidak sekadar menjadi program pemeriksaan massal, tetapi menjadi pintu masuk untuk memastikan setiap masalah kesehatan anak ditemukan lebih dini dan mendapatkan penanganan hingga tuntas.

Tags:
#anemia #cek kesehatan gratis #gigi berlubang #kementerian kesehatan #kesehatan mental #TBC
Siswantini Suryandari
PenulisSiswantini Suryandari
Jurnalis senior, alumi Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada
Sketched-style portrait of a man with glasses, smiling, outdoors with palm trees in the background.
EditorWicaksana
Jurnalis senior, tinggal di Yogyakarta.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Warta

Prabowo Lantik Pratikno sebagai Kepala Wantimpres, Rocky Gerung Jadi Anggota

Siswantini Suryandari • 2 Okt 2026
Warta

Jokowi Hormati Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Warta

Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Warta

Denny Indrayana: KPU Korbankan Independensi demi Loloskan Gibran

Siswantini Suryandari • 6 Okt 2026
Warta

Bupati Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Izin dan TPPU

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Warta

Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak

Wiwit • 10 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Two men balance on a pile of branches in a smoke filled forest one wearing a uniform and face mask the other in a brown shirt nearby
Warta

Palangka Raya Perpanjang Status Darurat, Warga Luapkan Keluh Kesah Hadapi Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Two story brick house with white and blue accents turquoise balcony railing and arched windows
Warta

BGN Tegaskan Bangunan Tempat Penemuan Mayat Terborgol di Kendal Bukan Dapur MBG

Wiwit • 10 Okt 2026
Kebakaran hutan dan lahan
Warta

Bendung Api Karhutla, BNPB Uji Material Realiza Anti Chamas 

Mutia • 10 Okt 2026
Ilustrasi orangutan
Warta

Orangutan Korban Karhutla di Kalbar Dipulangkan ke Habitat Alami di Batu Nyambu

Mutia • 10 Okt 2026
Gunungkidul night carnival 2026
Catra Wisata

Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya 

Mutia • 10 Okt 2026
Untuk mencegah bertambahnya angka perceraian kantor urusan agama kua kecamatan kaliori bekerja sama dengan takmir masjid menghadirkan inovasi kurma
Warta

KUA Kaliori Buka Konsultasi Keluarga di Masjid, Tekan Angka Perceraian

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Selama 15 tahun pilot berkostum bangau menggunakan pesawat ultraringan untuk mengajari anak anak bangau amerika whooping crane bermigrasi dari wisconsin menuju florida amerika serikat
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Sebanyak 2 762 perusahaan atau 504 persen dari total 5 476 perusahaan yang mengikuti program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup proper 20242025 masih memperoleh peringkat merah
Catra Cendekia

50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
0
Follow us on
Up Next: Presiden prabowo subianto menjadikan perbaikan infrastruktur sekolah sebagai salah satu agenda utama pemerintah Ia menargetkan seluruh sekolah dasar sd sekolah menengah pertama smp sekolah menengah kejuruan smk hingga pesantren selesai direnovasi pada 2029 Prabowo Targetkan Renovasi Seluruh Sekolah Tuntas pada 2029
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network