CATRAWARTA
  • Warta
  • Catra Cendekia
  • Catra Milenia
  • Catra Budaya
  • Catra Wisata
  • Etalase
  • Idea Catra
  • Pena Catra
BERITA TERBARU
Warta

Soal Tentara Bayaran, Kedubes RI di Rusia Akui Terima Puluhan Laporan Keluarga Cari WNI di Moskow 

Penulis: Mutia 19 Sep 2026 3 menit baca
Diperbarui September 20, 2026
Ilustrasi tentara rusia
Ilustrasi tentara Rusia. (sumber: Dok Egmont Institute).
Bagikan:
0

catrawarta.com - Sebanyak delapan Warga Negara Indonesia (WNI) disebut Ukraina direkrut menjadi tentara bayaran di Rusia. Meski hingga saat ini, hal tersebut masih menjadi bagian dari pemeriksaan lebih lanjut oleh Kementerian Luar Negeri, Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Belarusia Jose Antonio Morato Tavares buka suara. 

Jose mengimbau agar masyarakat Indonesia tak mudah terjebak atau tergiur dengan kontrak kerja bergaji tinggi. Terlebih ketika tawaran tersebut datang melalui jalur tidak resmi seperti yang dilaporkan oleh Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina beberapa waktu lalu. 

Sebelumnya, Jose mengaku bahwa KBRI Moskow memang beberapa kali telah menerima puluhan laporan dari keluarga WNI yang mencari kerabatnya usai diduga ikut menjadi tentara bayaran. 

Baca Juga
5 artikel
  1. Warta Pernikahan Gusti Sura dan Adimas Rosdian November 2026, Padukan Adat Mangkunegaran dan Tradisi Katolik? →
  2. Warta Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak →
  3. Warta Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla →
  4. Warta Yusril: Silahkan Polisi hingga KPK Usut Klaster Mewah Lapas Cibinong →
  5. Warta Rocky Gerung Singgung Posisi Wantimpres Saat Komentari Polemik Ijazah Gibran →

Bahkan, beberapa laporan ini disebutnya datang saat yang bersangkutan telah berada di Rusia. 

”KBRI Moskow menerima banyak puluhan telepon dari keluarga warga Indonesia yang melaporkan kerabatnya diduga menjadi tentara bayaran. Kadangkala orang Indonesia sendiri yang sudah berada di Rusia,” ungkap Jose dalam keterangannya, dikutip dari kantor berita Antara, Sabtu (19/8/2026).

Fasilitasi WNI Kembali Pulang 

Berdasarkan laporan tersebut, KBRI kemudian melakukan verifikasi hingga pemeriksaan meski prosesnya cukup sulit untuk dilakukan lantaran banyak di antaranya merupakan ilegal. 

KBRI Moskow disebutnya dalam hal ini kemudian mengirimkan nota verbla kepada Kementerian Luar Negeri Rusia serta instansi terkait lainnya untuk membantu proses verifikasi. 

Menurut hasil yang diperoleh, ditemukan jika adanya indikasi WNI terdaftar menjadi tentara bayaran melalui agen tertentu di media sosial dengan iming-iming gaji yang besar. 

Setelah verifikasi hingga menemukan WNI yang dimaksud, KBRI beberapa kali juga telah berusaha memberi solusi terbaik. Di antaranya yakni melakukan diskusi hingga fasilitas untuk kembali ke Tanah Air. 

”Kami mengetahuinya setelah ada beberapa warga Indonesia yang datang ke Rusia dan ternyata tidak lolos seleksi fisik dan akhirnya kami fasilitasi untuk kembali ke tanah air. Bahkan ada staf kedutaan juga pernah menjumpai calon tentara bayaran di bandara, lalu dijelaskan risikonya dan akhirnya memilih kembali pulang,” cerita Jose. 

Peringatkan Bahaya Kontrak Kerja Ilegal 

Dalam hal ini, Jose kemudian memperingatkan WNI agar tidak mudah tergiur oleh tawaran pekerjaan sebagai tentara bayaran dengan upah yang tinggi. Ada konsekuensi dan risiko besar menanti jika WNI tidak memperhatikan setiap detail pekerjaan tersebut. 

Salah satunya Jose menyebut, hal ini bisa membuat WNI kehilangan status kewarganegaraannya. 

”Pada saat kontrak ditandatangi, akan sangat sulit untuk keluar dari ikatan kontrak tersebut,” ujarnya. 

Sebaliknya, Jose mengimbau agar WNI tetap mencari pekerjaan dengan menggunakan jalur-jalur resmi untuk menjamin kepastian kerja dan segenap perlindungan bagi kehidupan mereka di Rusia. 

”Coba tanya ke Kementerian Luar Negeri, tanya ke KBRI. Kami siap untuk membantu. BP2MI juga dapat dihubungi untuk memastikan keamanan dan keabsahan penawaran kerja yang diterima warga Indonesia di luar negeri,” tandasnya. 

Dugaan WNI Jadi Tentara Bayaran 

Dikabarkan sebelumnya, Ukraina melalui Dinas Intelijen Luar Negeri merilis pernyataan temuan rahasia mengenai dugaan perekrutan militer Rusia. Data tersebut disampaikan Ukraina dalam sebuah keterangan melalui situs resmi mereka berjuluk Foreign Intelligence Service of Ukraine/FISU.

Dalam rilisnya, Ukraina menyebut jika setidaknya delapan Warga Negara Indonesia (WNI) kini menjadi prajurit di bawah kepemimpinan Vladimir Putin.

Adapun nama-nama yang dirilis tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Yuda Putra Pratama (kelahiran 9 Agustus 1997)

2. Haryanto Dwi Kencana (kelahiran 14 Juli 1983)

3. Erwanda (kelahiran 5 Agustus 1988)

4. Ngangun Hudri Fadli (kelahiran 17 Sptember 1978)

5. Muhammad Syaripudin (kelahiran 3 Agustus 1994)

6. M Hadi Maulana (kelahiran 7 April 1987)

7. Wahyu Oktavian Iskandar (kelahiran 22 Oktober 1985)

8. Helmi Nuraha Hakim (kelahiran 27 Januari 1983). 

Tags:
#kedubes ri #Rusia #tentara bayaran
Smiling woman wearing a beige hijab, black jacket, striped shirt, and a watch, standing against a dark textured wall.
PenulisMutia
Penulis yang telah mendalami bidang jurnalistik sejak 2015. Sedang mendalami isu-isu di bidang sosial, budaya, dan kebijakan publik di Yogyakarta serta nasional.
Sketched-style portrait of a man with glasses, smiling, outdoors with palm trees in the background.
EditorWicaksana
Jurnalis senior, tinggal di Yogyakarta.
Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Warta

Prabowo Lantik Pratikno sebagai Kepala Wantimpres, Rocky Gerung Jadi Anggota

Siswantini Suryandari • 2 Okt 2026
Warta

Jokowi Hormati Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran

Siswantini Suryandari • 8 Okt 2026
Warta

Tiga Kakak Beradik Meninggal Ditabrak Truk Saat Pastikan Sekolah Libur akibat Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Warta

Denny Indrayana: KPU Korbankan Independensi demi Loloskan Gibran

Siswantini Suryandari • 6 Okt 2026
Warta

Bupati Gowa Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Izin dan TPPU

Siswantini Suryandari • 30 Sep 2026
Warta

Cuaca Ekstrem Mengintai Jabodetabek 10-11 Oktober, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak

Wiwit • 10 Okt 2026

Berita Terkait

Lebih banyak ›
Two men balance on a pile of branches in a smoke filled forest one wearing a uniform and face mask the other in a brown shirt nearby
Warta

Palangka Raya Perpanjang Status Darurat, Warga Luapkan Keluh Kesah Hadapi Kabut Asap Karhutla

Wiwit • 10 Okt 2026
Two story brick house with white and blue accents turquoise balcony railing and arched windows
Warta

BGN Tegaskan Bangunan Tempat Penemuan Mayat Terborgol di Kendal Bukan Dapur MBG

Wiwit • 10 Okt 2026
Kebakaran hutan dan lahan
Warta

Bendung Api Karhutla, BNPB Uji Material Realiza Anti Chamas 

Mutia • 10 Okt 2026
Ilustrasi orangutan
Warta

Orangutan Korban Karhutla di Kalbar Dipulangkan ke Habitat Alami di Batu Nyambu

Mutia • 10 Okt 2026
Gunungkidul night carnival 2026
Catra Wisata

Gunungkidul Night Carnival di Wonosari Hari Ini 10 Oktober 2026, Catat Rutenya 

Mutia • 10 Okt 2026
Untuk mencegah bertambahnya angka perceraian kantor urusan agama kua kecamatan kaliori bekerja sama dengan takmir masjid menghadirkan inovasi kurma
Warta

KUA Kaliori Buka Konsultasi Keluarga di Masjid, Tekan Angka Perceraian

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Selama 15 tahun pilot berkostum bangau menggunakan pesawat ultraringan untuk mengajari anak anak bangau amerika whooping crane bermigrasi dari wisconsin menuju florida amerika serikat
Catra Cendekia

Pulihkan Populasi, Pilot Berkostum Bangau Ajari Burung Langka Bermigrasi ke Florida

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
Sebanyak 2 762 perusahaan atau 504 persen dari total 5 476 perusahaan yang mengikuti program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup proper 20242025 masih memperoleh peringkat merah
Catra Cendekia

50,4 Persen Perusahaan Peserta PROPER 2025 masih Berperingkat Merah

Siswantini Suryandari • 10 Okt 2026
0
Follow us on
Up Next: Presiden prabowo subianto menghadiri acara puncak peringatan hut ke 28 partai amanat nasional pan di plenary hall jakarta international convention center jicc jakarta jumat 1892026 Ambisi Presiden Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan: sampai Universitas Harus Gratis! 
Ikuti Media Sosial Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • X
  • Youtube
  • Tiktok
Menu
  • Warta
  • Catra Milenia
  • Catra Cendekia
  • Catra Budaya
  • Pena Catra
  • Idea Catra
  • Catra Wisata
  • Etalase
Informasi
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Jl. Sunan Ampel No.167, Jaban, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581

Kontak

redaksi@catrawarta.com
+62 819 887078

© Copyright CATRAWARTA
Catrawarta Theme by Dabtive Network